Sakit Otot Tulang Sendi? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Saat Anda menderita rasa sakit atau nyeri, baik ringan ataupun parah dan tiba-tiba ataupun jangka panjang, mengidentifkasi penyebab utamanya dan mendapatkan perawatan yang tepat akan membantu Anda menjalani gaya hidup aktif yang lebih nyaman. Nyeri otot tulang sendi merupakan hal yang umum dijumpai, dan rasa sakit atau nyeri tersebut dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, mulai dari cidera dan stres akibat aktivitas atau olahraga berlebih, hingga gangguan musculoskeletal. Cidera akibat olahraga biasanya tidak perlu menjadi sumber kekhawatiran, karena dengan obat anti nyeri OTC seperti ibuprofen sudah cukup dalam mengatasi rasa sakit yang ditimbulkan. Namun, gangguan kesehatan seperti gangguan musculoskeletal perlu mendapatkan perhatian, diagnosa, dan perawatan yang tepat. Artikel ini akan membahas gangguan kesehatan tersebut. 

Gangguan musculoskeletal adalah sebuah kondisi yang memengaruhi otot tulang sendi Anda. Gangguan musculoskeletal ini terdiri dari tendinitis, sindrom terowongan karpal, osteoarthritis, fibromyalgia, patah tulang, dan rheumatoid arthritis. Gangguan musculoskeletal merupakan sebuah hal yang umum dijumpai. Dan risiko Anda untuk menderitanya meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Tingkat keparahan gangguan musculoskeletal bervariasi. Dalam beberapa kasus tertentu, kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Diagnosa awal dan perawatan tepat dapat membantu meringankan gejala serta meningkatkan hasil pemulihan jangka panjang. 

Gejala dan penyebab

Gejala gangguan musculoskeletal di antaranya adalah rasa sakit atau nyeri yang terus muncul, persendian yang kaku, dan pembengkakan. Gejala tersebut dapat memengaruhi daerah sistem musculoskeletal manapun, termasuk leher, bahu, pergelangan tangan, punggung, pinggang, kaki, dan lutut. Dalam beberapa kasus, gejala gangguan musculoskeletal dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti berjalan hingga mengetik. Anda juga dapat memiliki rentang gerakan yang sangat terbatas sehingga kesulitan melakukan kegiatan atau tugas rutin harian. 

Seseorang memiliki risiko menderita gangguan musculoskeletal yang lebih tinggi apabila memiliki faktor risiko seperti usia yang tua, pekerjaan yang berat, level aktivitas yang tinggi, gaya hidup yang tidak sehat, dan riwayat kesehatan keluarga. Beberapa aktivitas tertentu dapat merusak otot tulang sendi pada sistem musculoskeletal Anda, yang menyebabkan gangguan musculoskeletal, seperti duduk dalam posisi yang sama di depan komputer setiap hari, melakukan pergerakan repetitif atau berulang kali, mengangkat beban yang berat, dan memiliki postur tubuh yang buruk saat bekerja. 

Diagnosa dan perawatan

Rencana perawatan sakit otot tulang sendi akibat gangguan musculoskeletal bervariasi tergantung penyebab utama gangguan tersebut. Sehingga sangat penting untuk Anda mendapatkan diagnosa yang akurat dan cepat. Apabila Anda menderita gejala yang disebutkan sebelumnya di atas, buatlah kunjungan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa gejala seperti nyeri, kemerahan, pembengkakan, lemah otot, dan atrophy otot. Dokter juga dapat memeriksa refleks Anda, mengingat refleks yang tidak biasa dapat mengindikasikan adanya kerusakan saraf. Dokter juga dapat melakukan tes pencitraan seperti sinar-X atau MRI untuk memeriksa tulang dan jaringan lunak. Untuk memeriksa penyakit rheumatic, dokter dapat melakukan tes darah. 

Setelah diagnosa dilakukan, rencana perawatan berfokus pada mengatasi rasa sakit otot tulang sendi tersebut, mulai dari penggunaan obat-obatan OTC seperti ibuprofen atau acetaminophen hingga obat resep pengurang rasa sakit dan peradangan pada kasus yang parah. Dalam kasus tertentu, dokter juga dapat merekomendasikan terapi fisik untuk membantu Anda mengatasi rasa sakit dan tidak nyaman, menjaga kekuatan dan rentang gerak, hingga menyesuaikan aktivitas sehari-hari.