Natur-E 100 IU Kapsul, Apa Saja Komposisinya?

Natur-E 100 IU kapsul adalah salah satu produk suplemen yang dikeluarkan oleh Natur-E. Suplemen ini mengandung vitamin E dan memiliki manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam. 

Dengan rutin menggunakan suplemen ini, Anda bisa memiliki kulit yang lebih sehat dan terawat. Vitamin E dari suplemen ini mampu mencerahkan dan meratakan warna kulit, mengatasi garis atau kerutan halus di wajah, serta menjaga kelembaban wajah.

Bahan dasar suplemen Natur-E 100 IU kapsul

Pada dasarnya, suplemen ini menggunakan komposisi utama berupa vitamin E. Vitamin E ini didapatkan dari berbagai sumber alami. Ada dua sumber utama dari vitamin E tersebut, yaitu: 

  • Minyak biji bunga matahari

Minyak dari biji bunga matahari merupakan sumber vitamin E alami yang baik untuk memberikan nutrisi bagi kulit. Minyak alami ini dipercaya memiliki sifat non-komedogenik, yaitu sifat minyak yang tidak menyumbat pori-pori.

Kandungan vitamin E dari minyak ini sangat mudah diserap oleh kulit. Karena tidak menyumbat pori-pori, kandungan minyak ini juga tidak akan menyebabkan iritasi bagi sebagian besar orang. 

Karena sifatnya yang non-komedogenik, minyak biji bunga matahari aman digunakan bagi pemilik jenis kulit apapun, termasuk kulit sensitif dan berjerawat sekalipun. Jadi, karena Natur-E 100 IU kapsul menggunakan vitamin E dari minyak ini, maka apapun jenis kulit Anda, Anda bisa tetap mengonsumsi suplemen ini dengan aman. 

  • Minyak biji gandum

Vitamin E alami berikutnya didapatkan dari minyak biji gandum. Sama seperti minyak biji bunga matahari, kandungan minyak biji gandum sangat mudah diserap oleh kulit. Kandungan minyak ini bisa menjadi sumber pelembab yang sangat baik untuk kulit Anda. 

Selain melembabkan, adanya vitamin E dari minyak biji gandum juga berkontribusi dalam menyembuhkan kulit yang terluka akibat kekeringan, seperti gejala kulit pecah-pecah. Ini adalah manfaat lain yang bisa Anda rasakan dari mengonsumsi suplemen Natur-E 100 IU. 

Vitamin E dari kandungan ini bisa mencegah kerusakan kulit, menjadi antioksidan untuk menangkal radikal bebas, serta mendukung pembentukan kolagen untuk mempertahankan warna kulit yang merata. 

Ketika dikombinasikan, vitamin E dari minyak biji bunga matahari maupun minyak biji gandum bekerja sama dalam memberikan nutrisi pada kulit serta berperan sebagai antioksidan yang sangat baik. 

Waspada alergi terhadap kandungan vitamin E

Vitamin E sebenarnya merupakan nutrisi yang cukup aman bagi kulit. Akan tetapi, pada sebagian orang, kandungan yang digunakan sebagai sumber vitamin E bisa saja memicu reaksi alergi. 

Ada beberapa orang yang alergi terhadap kandungan vitamin E alami, seperti dari minyak biji bunga matahari dan minyak biji gandum. Jadi, sebelum menggunakan Natur-E 100 IU, pastikan Anda memerhatikan daftar komposisinya terlebih dahulu.

Selain itu, Anda juga perlu mewaspadai penggunaan vitamin E apabila Anda memiliki kondisi kulit yang sensitif. Kulit sensitif lebih rentan mengalami reaksi negatif terhadap berbagai macam kandungan. Bisa saja, kulit sensitif Anda juga berkontradiksi dengan penggunaan vitamin E dari suplemen.

Ketika menggunakan suplemen vitamin E seperti dari Natur-E, hasil akhir kulit yang sehat akan Anda rasakan bila diimbangi dengan perawatan kulit dari luar. Jadi, Anda bisa menerapkan perawatan kulit dari luar dan dari dalam di saat yang bersamaan.

Gunakanlah suplemen Natur E 100 IU kapsul sesuai dengan dosis yang dianjurkan agar Anda tidak berisiko mengalami efek samping negatif.

Selain Anelat, Konsumsi Juga 12 Makanan Asam Folat

suplemen anelat

Mengonsumsi suplemen Anelat sangat penting bagi ibu hamil karena dapat mencegah terjadinya cacat lahir pada bayi serta dapat mencegah anemia.

Hal itu karena adanya asam folat yang terkandung dalam suplemen. Namun selain melalui suplemen, Anda pun bisa mendapatkan asam folat dari berbagai makanan berikut ini:

1. Asparagus

Makanan pertama yang bisa Anda konsumsi karena kandungan asam folatnya adalah asparagus.

Diketahui Asparagus banyak mengandung vitamin dan mineral penting bagi tubuh, termasuk asam folat. 

Setengah cangkir asparagus yang sudah dimasak atau 90 gram mengandung sekitar 134 mcg folat. Jumlah tersebut mencukupi sekitar 34 persen kebutuhan rata-rata asam folat per hari.

2. Telur

Makanan yang mudah didapatkan ini ternyata mengandung asam folat. Sebutir telur mengandung 22 mcg asam folat atau bisa mencukupi 6% kebutuhan rata-rata asam folat per hari.

Selain itu, telur tinggi protein, selemum, riboflavin, vitamin B12, serta antioksidan lutein dan zeaxanthin.

3. Bayam, kangkung, dan sawi

Asam folat juga bisa Anda dapatkan pada sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, sawi, dan pokcoi.

Satu cangkir atau 30 gram bayam mengandung 58,2 mcg folat sehingga dapat mencukupi 15% kebutuhan rata-rata asam folat per hari.

Selain itu, sayuran berdaun hijau juga tinggi serat, vitamin K dan A, serta antioksidan yang penting bagi tubuh.

4. Bit

Biasanya bit digunakan sebagai pewarna makanan alami. Namun ternyata buah sayuran ini juga memiliki sejumlah nutrisi penting seperti asam folat, mangan, kalium sampai vitamin C 

Satu cangkir bit atau 136 gram bit mentah mengandung 148 mcg folat atau sekitar 37% kebutuhan rata-rata asam folat per hari. Hal ini bisa Anda jadikan sebagai alternatif ketika Anelat tidak ada sama sekali.

5. Brokoli

Brokoli juga mengandung asam folat sebesar 57 mcg dan bisa mencukupi 14% kebutuhan asam folat per hari.

Namun untuk mendapatkan asam folat yang banyak sebaiknya Anda mengonsumsi brokoli yang sudah matang ketimbang mentah. 

Jika sudah dimasak, kandungan asam folat dalam brokoli adalah sebanyak 84 mcg atau dapat mencukupi 21% kebutuhan  asam folat per hari.Selain asam folat, brokoli juga mengandung mangan, vitamin C, K, A, dan antioksidan penting.

6. Hati Sapi

Salah satu jeroan sapi yang biasa Anda konsumsi dengan cara digoreng atau direbus ini ternyata juga mengandung asam folat yang tinggi

Terdapat kandungan sebesar 212 mcg asam folat pada hati sapi yang sudah dimasak dengan berat sekitar 85 gram.

Jumlah ini mampu mencukupi kebutuhan harian asam folat sebesar 54%. Selain itu, hati sapi dapat memasok kebutuhan vitamin A, B12, dan tembaga bagi tubuh.

7. Jeruk

Asam folat juga bisa Anda dapatkan pada jeruk, dan segala jenis jeruk mengandung asam folat. Satu buah jeruk berukuran sedang mengandung 55 mcg asam folat sehingga bisa memenuhi 14%  kebutuhan rata-rata folat per hari.

Selain itu, jeruk juga banyak mengandung vitamin C yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan membantu mencegah penyakit terutama di masa pandemi Covid-19.

8. Pepaya 

Buah yang sering dikonsumsi untuk melancarkan pencernaan ini ternyata juga mengandung asa. folat.

Kandungan asam folat pada pelaya adalah sebesar 53 mcg atau setara dengan 13% kebutuhan harian. Selain itu, pepaya juga kaya akan vitamin C, kalium, dan antioksidan seperti karotenoid.

9. Pisang

Buah yang kaya akan karbohidrat ini juga mempunyai asam folat sebesar 23,6 mcg folat, atau bisa mencukupi sekitar enam persen kebutuhan asam folat per hari.

Selain folat, pisang juga mengandung nutrisi penting lain seperti kalium, vitamin B6, dan mangan.

10. Alpukat

Buah yang dapat menyehatkan jantung ini juga mempunyai asam folat sebesar 82 mcg dan mampu mencukupi 21% kebutuhan folat harian. Selain itu, alpukat kaya akan potasium, vitamin K, C, dan B6 yang sangat dibutuhkan tubuh.

11. Legum 

Legum adalah tumbuhan polong yang terdiri dari buah atau biji-bijan dalam famili Fabaceae. Tumbuhan ini mengandung asam folat yang cukup tinggi yaitu dari angka 131 mcg hingga 358 mcg. Tumbuhan yang termasuk legum adalah kacang, kacang polong, dan lentil.

12. Kubis Brussels

Makanan alami mengandung asam folat tanpa Anda harus mengonsumsi Anelat adalah kubis Brussels yang mengandung 47 mcg asam folat.