Meredakan Keseleo dan Nyeri Sendi Lainnya dengan Counterpain

counterpain atasi nyeri sendi

Mengalami keseleo bisa mengganggu aktivitas Anda, bahkan untuk aktivitas beberapa hari kedepan. Umumnya keseleo terjadi karena aktivitas olahraga, namun tidak menutup kemungkinan kebiasaan sehari-hari dapat memicu kondisi ini. Anda dapat menyediakan Counterpain dirumah untuk mengatasi keseleo jika terjadi.

Keseleo tidak terjadi secara tiba-tiba. Selain itu, rasa sakit yang ditimbulkan juga bisa disertai dengan bengkak pada bagian yang keseleo. Untuk mewaspadainya, Anda perlu mengetahui apa saja penyebab dari keseleo.

Penyebab Keseleo

Beberapa kondisi yang umumnya menjadi penyebab keseleo, diantaranya:

  1. Menggunakan sepatu tinggi atau ukurannya tidak sesuai

Jika Anda menggunakan sepatu yang terlalu sempit atau sepatu tinggi dalam jangka waktu yang panjang, maka Anda bisa mengalami keseleo. Hal ini terjadi karena sepatu yang sempit atau sepatu yang terlalu tinggi dapat menghambat aliran darah di daerah kaki, terutama pada jari dan area pergelangan kaki. Aliran darah akan tersendat karena kaki dipaksa untuk menahan beban tubuh saat berjalan atau berdiri.

  1. Olahraga yang tidak dapat dan berlebihan

Penyebab keseleo paling sering adalah olahraga yang tidak tepat dan berlebihan. Pergerakan anggota tubuh yang berubah dan tiba-tiba selama olahraga bisa menyebabkan jaringan ligamen cedera.

Selain itu, jika tempat olahraga tidak memadai seperti berlari pada di tanah atau jalan yang berbatu juga berpotensi membuat Anda terjatuh atau posisi kaki tidak kondusif sehingga menyebabkan keseleo. 

  1. Benturan benda

Jika kaki mengalami benturan dengan benda apapun, posisi tulang atau sendi bisa bergeser. Akibatnya, terjadi penumpukan cairan luka pada jaringan ikat disekitar kaki sehingga Anda mengalami keseleo.

  1. Jatuh, terpukul, dan terpental

Cedera pada ligamen dapat disebabkan karena Anda jatuh, terpukul, terpental, atau terpeleset. Hal ini mengakibatkan pergelangan kaki mengalami keseleo yang disertai rasa nyeri, terkilir, dan berpotensi menimbulkan lebam atau pembengkakan.

  1. Duduk bersila dalam waktu yang panjang

Tidak hanya bergerak, terlalu lama duduk bersila dan tidak mengubah posisi dapat memberikan tekanan di sekitar jaringan lunak. Ketika mencoba untuk bergerak, kaki bisa mengalami terkilir atau keseleo.

Mengatasi Keseleo

Setelah mengetahui penyebab keseleo, Anda harus mengetahui cara mengatasinya. Beberapa cara untuk mengatasi kondisi ini, diantaranya:

  • Istirahat

Setelah Anda mengalami keseleo, segera hentikan aktivitas apa pun yang menyebabkan kondisi ini. Menghentikan aktivitas juga dapat mencegah keseleo bertambah parah. 

  • Kompres dingin

Cara menangani keseleo selanjutnya adalah dengan kompres dingin menggunakan es batu yang dibalut dengan kain bersih. Kompres pada area yang membengkak selama 20 hingga 30 menit setiap 3 jam sekali. 

Kompres dingin dapat membantu untuk membatasi peradangan setelah cedera agar tidak semakin parah. Namun, pastikan Anda tidak menaruh es batu terlalu lama pada area tubuh yang cedera agar tidak terjadi kerusakan jaringan otot.

  • Menggunakan krim pereda nyeri

Obat krim yang memiliki khasiat pereda nyeri seperti Counterpain bisa diandalkan untuk mengatasi keseleo. Selain keseleo, Counterpain juga dapat mengatasi nyeri pada otot dan persendian lainnya, seperti pegal linu dan encok. 

Krim ini memiliki kandungan metil salisilat yang berfungsi untuk meredakan rasa nyeri. Lalu, Counterpain juga memiliki kandungan eugenol sebagai zat anti inflamasi efektif untuk meredakan peradangan dan kandungan mentol yang memberikan sensasi hangat sehingga membuat otot lebih rileks.

Anda dapat menggunakan krim ini sebanyak 3 hingga 4 kali dalam sehari. Oleskan pada bagian tubuh yang sakit dan ratakan hingga krim meresap ke kulit. Namun, jangan gunakan obat ini pada bagian kulit yang iritasi atau luka terbuka.

Untuk memastikan Counterpain tetap aman digunakan, Anda dapat menyimpannya pada tempat yang sejuk dan kering, serta jauhkan dari sinar matahari langsung.

Referensi:

https://toko.sehatq.com/produk/counterpain-krim-120-g diakses 17 Juli 2021

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190828155350-255-425436/mengatasi-nyeri-dan-bengkak-akibat-keseleo diakses 17 Juli 2021

https://www.orami.co.id/magazine/waspada-dan-hati-hati-ini-6-hal-yang-seringkali-menyebabkan-kaki-keseleo/ diakses 17 Juli 2021

Mengenal Manfaat Parasetamol dalam Obat Afibramol

afibramol

Saat merasakan demam atau sakit kepala, Anda pasti langsung mencari obat pereda nyeri seperti parasetamol. Obat yang mengandung paracetamol umumnya bisa didapatkan tanpa resep dokter. Ada banyak merek obat parasetamol ini, salah satunya adalah Afibramol.

Mengenal Obat Afibramol Pereda Nyeri dan Demam

Afibramol sirup merupakan obat yang bisa meringankan sakit gigi, menurunkan demam, meredakan sakit kepala. Afibramol ini bisa didapatkan di apotek tanpa memerlukan resep dari dokter.

Seperti yang diketahui, zat aktif dalam obat afibramol ini adalah parasetamol. Zat ini akan bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin atau zat penyebab peradangan. Turunnya prostaglandin yang ada dalam tubuh akan ikut mengurangi gejala peradangan yang dialami, seperti nyeri akibat sakit gigi atau sakit kepala, hingga menurunkan demam.

Sama seperti obat lainnya, penggunaan obat afibramol ini juga punya efek samping. Berikut efek samping yang mungkin dirasakan:

  • Penurunan tekanan darah
  • Kondisi saat jumlah sel neutrofil dalam darah menurun
  • Rendahnya jumlah trombosit dalam tubuh
  • Reaksi alergi
  • Penggunaan jangka panjang dan dosis yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan hati
  • Ruam pada kulit
  • Rasa gatal di tubuh, baik sebagian maupun keseluruhan
  • Terjadinya pembengkakan karena penumpukan cairan di bagian tubuh, seperti mata, pipi, dan bibir.
  • Rendahnya sel darah putih dalam tubuh
  • Mengalami biduran
  • Insomnia atau sulit tidur
  • Urin berwarna gelap
  • Feses berwarna gelap
  • kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan
  • Mual
  • Sakit perut bagian atas
  • Sklera mata atau kulit berwarna kekuningan
  • Muntah

Sebaiknya obat afibramol ini tidak dikonsumsi oleh pasien yang punya alergi terhadap parasetamol dan punya penyakit hati yang berat. 

Mengenal Manfaat Parasetamol dalam Obat Afibramol untuk Kondisi Medis

Parasetamol memang memiliki manfaat untuk berbagai kondisi nyeri dan bisa dibilang jadi obat sejuta umat. Berikut beberapa manfaat parasetamol yang perlu Anda ketahui:

Mengatasi nyeri di berbagai bagian tubuh

Parasetamol atau asetaminofen punya manfaat yaitu sebagai analgesik, yaitu meredakan nyeri ringan hingga sedang di area tubuh, seperti sakit gigi, sakit kepala, kram saat menstruasi, nyeri punggung, sakit akibat pilek dan flu, serta nyeri saat injeksi vaksinasi.

Untuk meredakan sakit kepala, paracetamol disebut lebih efektif dibandingkan ibuprofen. Obat parasetamol juga bisa mengatasi migrain ringan hingga sedang. Paling efektif jika mengkombinasikan parasetamol, aspirin, dan kafein. 

Menurunkan demam

Parasetamol juga bisa menjadi obat untuk menurunkan demam. Manfaat sebagai antipiretik ini bisa menurunkan demam seseorang bila dikonsumsi. 

Manfaat lain

Selain sebagai analgesik dan antipiretik, parasetamol juga bermanfaat mengendalikan gula darah dan fungsi otot. Parasetamol juga punya efek antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi otak dan jantung.

Meski secara umum obat parasetamol aman dikonsumsi untuk mengatasi berbagai kondisi nyeri hingga demam, namun tetap ada peringatan tertentu. 

Parasetamol punya bahaya mayor, salah satunya adalah kerusakan organ hati bila digunakan secara berlebihan. Risiko ini bisa terjadi akibat hati merupakan organ yang menyingkirkan parasetamol dari aliran darah dalam tubuh. 

Sehingga bila dikonsumsi terlalu banyak bisa membuat kerja hati terlalu berat dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Jadi, apapun merek obat parasetamol yang digunakan, termasuk afibramol, perhatikan aturan minum dan jangan berlebihan. Tetap perhatikan aturan pakai pada kemasan atau sesuai anjuran dokter.