Risiko Hamil Lagi Saat Masa Subur Setelah Nifas

Risiko Hamil Lagi Saat Masa Subur Setelah Nifas

Mempunyai masa subur setelah nifas jamak dialami para wanita yang sudah melahirkan, baik melahirkan anak pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

Kondisi ini terjadi karena sel telur dalam tubuh wanita akan terus melakukan ovulasi, yaitu keluar dari ovarium ke dalam rahim meskipun tidak ada aktivitas pembuahan sama sekali.

Ketika Anda mengalami masa tersebut tentunya Anda sudah harus tahu beberapa risiko yang mungkin terjadi dan bisa mempertimbangkannya terlebih dahulu dengan berkonsultasi kepada dokter yang telah menangani persalinan Anda.

Risiko Hamil Lagi Setelah Melahirkan

Risiko itu biasanya terjadi pada bayi yang Anda lahirkan juga pada Anda sendiri. Risiko-risiko yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:

 Bayi lahir secara prematur. Hal ini berdasarkan sebuah studi yang menyatakan bahwa bayi yang lahir dari wanita yang mengandung kurang dari 6 bulan setelah melahirkan memiliki 40% peningkatan untuk lahir prematur.

  • Plasenta sebagian atau seluruhnya terlepas dari dinding bagian dalam rahim sebelum melahirkan
  • Memiliki berat badan yang rendah saat lahir. Hal ini juga berdasarkan penelitian, yaitu adanya  61% risiko peningkatan berat badan lahir rendah jika dibandingkan dengan bayi yang lahir dari ibu yang mempunyai jarak kehamilan dari kelahiran pertama 18 bulan hingga 2 tahun.
  • Mempunyai kelainan bersifat bawaan
  • Gangguan kesehatan mental seperti skizofrenia
  • Secara psikologis akan memengaruhi hubungan antara anak dan orang tua karena jarak usia yang tidak terlalu jauh
  • Selain risiko di atas, risiko lainnya adalah anak akan mengalami autisme yang tentu saja akan memengaruhi tumbuh-kembang anak selanjutnya

Apa Risikonya Bagi Sang Ibu?

Bagi ibu dia tidak akan memiliki cukup waktu untuk memulihkan diri setelah persalinan pertama. Ibu yang demikian juga akan mengalami masalah kesehatan, yaitu peradangan pada saluran genital atau kewanitaan, serta anemia.

Yang Perlu Dilakukan untuk Menghilangkan Risiko

Risiko akibat mempunyai masa subur setelah nifas sebenarnya bisa dihilangkan dengan berbagai cara, yaitu:

  • Aktif menyusui setelah melahirkan karena hal ini akan dapat menghalangi ovulasi dalam tubuh, dan terbukti 98% efektif
  • Memakai alat kontrasepsi seperti IUD dan implan
  • Meminum pil KB atau pil kontrasepsi lainnya
  • Mengonsumsi vitamin-vitamin yang dapat mencegah kehamilan kembali
  • Mengonsumsi buah-buahan dan tanaman herbal yang membantu mencegah kehamilan
  • Merencanakan kehamilan berencana dalam rentang waktu 18-24 bulan supaya tidak terjadi komplikasi yang tidak diinginkan

Adakah Juga Risiko Kehamilan dalam Jarak Jauh?

Selain risiko kehamilan dalam jarak dekat perlu diwaspadai, ternyata risiko kehamilan dalam jarak jauh juga perlu. 

Dilansir dari WebMD, hal tersebut malah dapat menyebabkan risiko preeklampsia yang dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi seperti kejang, tekanan darah tinggi, gagal ginjal, dan jantung.

Sehingga untuk kehamilan jarak jauh ini terutama pada wanita yang berusia 35 tahun ke atas harus menunggu jarak terbaik yaitu 12 bulan untuk hamil.

Bagaimanakah dengan Ibu yang Mengalami Keguguran?

Bagi Ibu yang mengalami keguguran tentunya tidak perlu mempertimbangkan lagi jarak kehamilan yang akan diambil sebab tidak akan ada risiko yang dialami.

Sebenarnya tidaklah masalah ketika Anda ingin hamil lagi dalam waktu cepat. Namun, Anda tetap perlu mempertimbangkan risiko komplikasi yang terjadi yang tentu saja akan berpengaruh pada kesehatan Anda dan buah hati pasca persalinan.

Demikian informasi mengenai risiko yang akan muncul di saat masa subur setelah nifas atau kehamilan kembali setelah melahirkan serta penanganannya untuk menghilangkan risiko-risiko yang tidak diinginkan sama sekali.