Obat Batuk Siladex yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

obat batuk siladex

Ibu hamil dan menyusui memiliki kekebalan tubuh yang lebih rendah dibandingkan perempuan lainnya. Ketika Anda sakit, ada kemungkinan besar bayi Anda ikut terpengaruh oleh penyakit yang diderita maupun pengobatan yang sedang dijalani, sehingga penanganannya menjadi lebih rumit. 

Jika biasanya batuk atau flu mudah ditangani dengan obat dekongestan yang dijual bebas, sekarang Anda tidak bisa sembarangan karena bisa menyebabkan masalah bagi bayi. Ibu harus pintar memilih mana yang aman dikonsumsi dan yang harus dihindari. 

Salah satu yang terbilang aman bagi ibu hamil dan menyusui adalah obat batuk siladex. Siladex juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena bebas kandungan gula dan alkohol. 

Obat batuk yang boleh dan harus dihindari

Dua belas minggu pertama kehamilan adalah waktunya perkembangan organ vital bayi, sehingga ibu disarankan untuk menghindari semua jenis obat dalam masa tersebut. 

Jika Anda mengalami flu dan batuk, pilihan pengobatan ini aman untuk dicoba dalam dua trimester berikutnya:

  • Balsem mentol untuk dioleskan di dada, pelipis, atau di bawah hidung.
  • Nasal strip atau strip hidung.
  • Obat batuk dengan kandungan dextromethorphan dan dextromethorphan-guaifenesin.
  • Acetaminophen untuk meredakan sakit tenggorokan dan sakit kepala akibat batuk dan pilek.
  • Antihistamin chlorpheniramine dan cetirizine untuk meredakan gejala pilek akibat flu musiman. Penggunaannya harus sesuai rekomendasi dokter.
  • Semprotan hidung saline.
  • Semprotan hidung ipratropium bromide 0,06 %.
  • Ekspektoran guaifenesin.
  • Dekongestan pseudoephedrine.
  • Semprotan hidung steroid yang mengandung budesonide, beclomethasone, dan fluticasone.

Adapun obat yang sebaiknya dihindari antara lain:

  • Antihistamin fexofenadine.
  • Aspirin.
  • Beberapa jenis antibiotik, seperti bactrim.
  • Naproxen.
  • Kodein.

Rekomendasi obat batuk untuk ibu hamil dan menyusui

Berikut ini obat batuk siladex yang aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui:

  • Siladex Cough & Cold

Obat batuk siladex cough & cold mengandung dextromethorphan hbr, pseudoephedrine HCl, dan doxylamine succinate yang berkhasiat meringankan batuk dan pilek. 

Untuk orang dewasa konsumsi 2 sendok takar ata 10 ml sebanyak 3 kali sehari atau sesuai petunjuk penggunaan. 

  • Siladex Mucolytic & Expectoran

Siladex Mucolytic & Expectorant adalah ekspektoran sirup untuk meredakan batuk berdahak dan memudahkan pengeluaran dahak. Tiap 5 ml obat mengandung bromhexine HCl 10 mg dan guaifenesin 50 mg.

Konsumsi 3×1 sendok takar (5 ml) per hari setelah makan. 

  • Siladex Antitussive

Obat batu siladex antitussive mengandung dua zat aktif yaitu dextromethorphan HBr dan chlorphenamine maleate yang digunakan untuk mengurangi batuk kering yang disertai alergi. 

Minum obat siladex 1 sendok takar sebanyak 3 kali sehari setelah makan. Kocok sebelum digunakan, dan simpan pada suhu di bawah 30°C.

  • Siladex DMP

Siladex DMP adalah sirup obat batuk untuk meredakan batuk tidak berdahak atau batuk kering yang disertai alergi. Karena efek kantuknya, disarankan untuk mengonsumsi obat di malam hari atau menjelang istirahat. 

Konsumsi 3x sehari dengan dosis 2 sendok takar (10 ml) atau menurut petunjuk dokter. 

Catatan

Obat batuk siladex tergolong obat golongan bebas yang bisa dikonsumsi tanpa resep dokter. Namun obat ini tidak cocok dikonsumsi oleh beberapa kalangan. Utamanya ibu hamil tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat jenis apapun.

Efek samping yang dihasilkan pun perlu diwaspadai, termasuk kantuk, mual, sembelit, dan gangguan pencernaan. 

Jika efek samping berlanjut, hentikan penggunaan obat dan segera menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *