Menderita Gangguan Saraf? Atasi dengan Obat Saraf

Tahukah Anda, penyakit saraf adalah salah satu penyakit yang bisa menimbulkan rasa nyeri paling parah? Rasa nyeri yang disebabkan oleh penyakit saraf disebut sebagai nyeri yang kronis. Jika sudah seperti ini, maka Anda mungkin memerlukan pengobatan saraf, salah satunya dengan mengonsumsi obat saraf.

Perlu diketahui, sistem saraf Anda terlibat dalam segala hal yang dilakukan oleh tubuh Anda. Hal ini meliputi mengatur pernapasan, mengontrol otot, merasakan suhu panas dan dingin, dan lain sebagainya.

Ketika Anda mengalami gangguan pada saraf, maka fungsi di dalam tubuh Anda akan ikut mengalami masalah. Hal ini bisa berakibat fatal apabila tidak segera ditangani dengan tepat. 

Kapan perlu menggunakan obat saraf?

Penggunaan obat untuk saraf bisa dilakukan apabila Anda mengalami kondisi saraf tertentu. Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda memiliki masalah pada saraf Anda. Hal ini biasanya baru bisa dideteksi setelah melakukan pemeriksaan ke dokter. 

Tapi, Anda mungkin perlu mewaspadai gejala gangguan saraf sejak dini. Ini penting supaya Anda bisa segera melakukan pemeriksaan begeitu merasakan adanya gejala-gejala tersebut. Gejala untuk masalah pada saraf meliputi:

  • Nyeri saraf yang tajam dan menusuk
  • Terasa seperti ada sengatan listrik di bawah permukaan kulit
  • Sensasi panas atau terbakar
  • Kesemutan yang parah dan menusuk

Gejala-gejala di atas merupakan gejala dari masalah saraf yang masih ringan. Jika mengalami hal ini, mungkin Anda perlu mengatasinya dengan obat saraf.

Selain gejala yang sudah disebutkan di atas, ada juga gejala atau tanda-tanda yang akan muncul dalam kasus yang lebih parah. Apabila gangguan saraf Anda lebih serius, maka tanda-tandanya meliputi:

  • Keringat berlebihan
  • Sakit kepala ringan
  • Mata dan bibir kering
  • Disfungsi kandung kemih
  • Disfungsi seksual
  • Sembelit

Jika sudah merasakan gejala tambahan seperti di atas, maka Anda harus lebih waspada. Jangan menunda waktu konsultasi dengan dokter agar Anda bisa segera mendapatkan pengobatan yang tepat. 

Apa saja obat saraf yang umumnya digunakan?

Penggunaan obat untuk saraf biasanya dilakukan apabila dokter mendiagnosa adanya gangguan pada saraf Anda. Obat jenis ini bisa dibeli secara bebas maupun memerlukan resep dari dokter. 

Ada beberapa jenis obat yang umumnya digunakan untuk mengatasi masalah pada saraf. Obat-obat tersebut terdiri atas: 

  • Obat pereda nyeri

Ini adalah obat yang secara khusus ditargetkan untuk meredakan nyeri yang Anda rasakan. Obat jenis ini biasanya bisa meredakan nyeri serta gejala lain. 

Ada banyak sekali jenis obat pereda nyeri yang dijual di apotek. Beberapa jenis mungkin bisa dibeli secara bebas. Namun ada juga jenis obat pereda nyeri yang berdosis lebih berat, sehingga pembeliannya hanya bisa dilakukan melalui resep dokter. 

  • Obat antidepresan

Tahukah Anda bahwa obat antidepresan juga merupakan sejenis obat saraf? Obat ini mungkin secara khusus ditujukan untuk mengatasi depresi. Namun, kandungan di dalamnya juga bisa meredakan berbagai macam permasalahan pada saraf. 

Namun, perlu diperhatikan, obat antidepresan juga memiliki efek samping. Efek samping ini meliputi mual-mual, bibir kering, konstipasi, rasa lelah yang parah, serta penurunan nafsu makan. 

  • Obat antikejang

Seringkali, salah satu gejala yang muncul ketika mengalami gangguan saraf adalah kejang. Kejang ini bisa diatasi dengan penggunaan obat kejang. 

Anda bisa mengonsultasikan kondisi Anda kepada dokter terlebih dahulu. Setelah itu, dokter bisa memberikan anjuran obat saraf yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi kondisi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *