Ini Tanda-tanda Bayi Bingung Puting yang Perlu Diperhatikan

bayi bingung puting

Tidak sedikit bayi bingung puting ketika sedang menyusui. Mereka tidak bisa menyesuaikan diri dengan bentuk puting sang ibu. Kondisi bayi bingung puting ini bisa terjadi apabila bayi sebelumnya sudah terbiasa mengisap susu dari botol.

Bagi bayi, menyusui dari puting dan dari botol susu memiliki sensasi yang berbeda. Ini akan menyebabkan kebingungan dan menghambat proses menyusui.

Ciri-ciri bayi bingung puting

Sang ibu bisa mendeteksi apabila bayi mengalami kebingungan ketika menyusui. Anda perlu mengenai beberapa tanda-tandanya, seperti: 

  • Bayi menyusui dengan posisi lidah mendorong ke atas, memicu puting keluar dari mulut mereka sehingga mereka tidak mendapat ASI yang memadai
  • Bayi menjadi rewel karena harus menanti ASI keluar setelah beberapa menit mengisap puting, tidak seperti botol susu yang langsung mengeluarkan susu tanpa perlu diisap secara berkala
  • Bayi gagal membuka mulut secara lebar terus-menerus selama proses menyusui, mengakibatkan puting sang ibu terasa sakit dan ASI yang didapat tidak maksimal

Perhatikanlah tanda-tanda di atas ketika sedang menyusui. Jika Anda mendeteksi ciri-ciri tersebut, maka kemungkinan besar bayi Anda mengalami kebingungan.

Dampak pemberian susu dari botol terhadap kebingungan bayi

Kondisi bayi bingung puting terjadi apabila bayi cukup sering diberikan susu formula melalui botol. Tidak seperti puting sang ibu saat menyusui, bayi tidak perlu melakukan aksi lebih dalam kegiatan mengisap untuk mendapatkan susu dari botol. 

Selain itu, botol susu memiliki bentuk dot yang cukup kaku, tidak bertekstur lembut seperti puting ibu menyusui. Kebiasaan memberikan susu formula melalui botol akan memicu bayi menjadi kesulitan untuk menyusui. 

Tidak diketahui dengan pasti apakah pemberian susu formula melalui botol dot akan menimbulkan masalah menyusui pada bayi. Beberapa bayi bisa saja tidak mengalami masalah bayi bingung puting meskipun diberikan susu formula melalui botol. Tapi, ada juga bayi yang justru mengalami kebingungan dan proses menyusui pun menjadi terhambat. 

Upaya mencegah kebingungan bayi saat menyusui

Supaya bayi terhindar dari kebingungan ketika menyusui, ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua, yaitu: 

  • Membiasakan bayi menyusui

Pada masa-masa awal setelah bayi dilahirkan, sebaiknya Anda membiasakan bayi untuk menyusui secara langsung. Biarkan mereka terbiasa dulu dengan bentuk puting Anda. Setelah itu, barulah Anda bisa memberikan susu formula dari botol susu yang memiliki dot.

Dengan begitu, bayi akan mengenal bentuk puting sebagai sumber susu pertama mereka. Ini akan menghindari bayi bingung puting di kemudian hari. 

  • Menyusui sesering mungkin

Apabila dimungkinkan, sebaiknya tingkatkan frekuensi menyusui. Semakin sering Anda menyusui, akan semakin banyak suplai ASI Anda. Bayi pun akan mendapatkan asupan ASI yang lebih maksimal.

Meningkatkan frekuensi menyusui juga akan membiasakan bayi pada bentuk puting. Jika tidak terpaksa, sebaiknya jangan berikan susu melalui botol pada bayi, kecuali saat Anda sedang berhalangan untuk menyusui.

  • Jangan membiarkan bayi kelaparan

Sebaiknya, waktu menyusui diberikan pada waktu saat bayi tidak terlalu lapar dan juga tidak terlalu kenyang. Ini penting agar bayi tidak menjadi frustasi karena kelaparan dan menjadi tidak sabar untuk menunggu ASI keluar.

Mengeluarkan ASI membutuhkan waktu selama beberapa menit. Bayi harus bisa bersabar menanti ASI keluar ketika menyusui. Hal ini tidak bisa dilakukan apabila bayi sudah terlalu kelaparan.

Sebisa mungkin, jangan biarkan bayi Anda menjadi kebingungan saat menyusui. Lakukanlah hal-hal di atas untuk mencegah bayi bingung puting di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *