Hipomastia, Kondisi yang Membuat Bentuk Payudara Kiri dan Kanan Berbeda

Hipomastia, Kondisi yang Membuat Bentuk Payudara Kiri dan Kanan Berbeda

Pernahkah Anda mendengar istilah hipoplasia payudara (hipomastia)? Kondisi ini terjadi ketika jaringan payudara yang tidak berkembang, dan tidak memiliki jaringan kelenjar yang memadai, melainkan hanya terdiri dari jaringan lemak saja.

Salah satu tanda Anda mengalami hipomastia yaitu bentuk payudara kiri dan kanan berbeda

Selain pada payudara, hipoplasia bisa terjadi pada hampir semua bagian tubuh, mulai dari enamel gigi, testis, ovarium, rahim, usus besar, usus halus, dan esofagus. 

Yuk kenali hipoplasia payudara agar bisa menemukan solusi yang tepat, berikut ini. 

Tanda Hipoplasia Payudara

Sebenarnya, payudara hipoplastik tidak selalu terkait dengan payudara berukuran kecil ataupun besar.

Istilah hipoplastik ini sebenarnya lebih merujuk pada tidak adanya jaringan kelenjar pada payudara, sehingga hal yang lebih berpengaruh adalah bentuk, posisi, dan asimetri.

Adapun tanda-tanda Anda mengalami hipoplasia payudara, diantaranya: 

  • Bentuk payudara kiri dan kanan berbeda, salah satu payudara tampak jauh lebih besar. Bahkan, payudara bisa terpisah jauh satu sama lain (lebih dari 1,5 inci)
  • Bentuk payudara tubular (menyerupai kantung yang kosong). 
  • Areola yang berukuran besar, tapi tak proporsional
  • Munculnya stretch mark pada payudara tanpa diikuti pembesaran payudara (baik pada saat pubertas maupun saat hamil).

Selain itu, seorang wanita dengan hipoplasia payudara tidak adanya perubahan pada payudara baik saat hamil, setelah melahirkan, maupun keduanya

Penyebab Hipoplasia Payudara 

Bagi ibu yang tengah berada dalam fase menyusui bayi, hipoplasia adalah salah satu ancaman yang mungkin memengaruhi suplai air susu. 

Sementara bagi para wanita yang tengah tidak menyusui, kondisi ini bisa memengaruhi kepercayaan diri sehingga operasi mungkin menjadi pilihan untuk memperbaiki bentuk payudara ini.

Sementara itu, beberapa penyebab hipoplasia pada payudara, yaitu: 

  • Gangguan hormon
  • Kelainan kromosom atau genetik
  • Paparan pestisida atau zat kimia tertentu seperti dioksin
  • Sedang menyusui

Cara Mengatasi Bentuk Payudara Kiri dan Kanan Berbeda Akibat Hipoplasia 

Hipoplasia payudara perlu diatasi jika disebabkan oleh gangguan hormonal. Namun, jika wanita sudah lewat masa pubertas dan payudara mengalami hipoplasia, akan sulit mengatasinya agar payudara dapat tumbuh dengan normal.

Hipoplasia payudara bisa sembuh atau tidaknya tergantung dari kondisi masing-masing individu.  Pada ibu menyusui dengan kondisi payudara hipoplastik sangat dianjurkan melakukan konsultasi dengan dokter anak atau konselor laktasi sedini mungkin untuk mengetahui manajemen ASI yang tepat.

Namun, satu-satunya penanganan hipoplasia pada wanita yang tidak sedang menyusui adalah lewat jalan operasi pembesaran salah satu atau kedua payudara yang mengalaminya.

Anda juga harus mengetahui risiko operasi koreksi hipoplasia yaitu:

  • Terjadinya perdarahan
  • Jaringan parut bekas luka sayatan
  • Infeksi
  • Kelainan bentuk payudara. 

Oleh karena itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai penanganan terhadap risiko-risiko tersebut sebelum menjalani prosedurnya.

Apalagi operasi ini tidak wajib dilakukan dan bersifat kosmetik karena hipoplasia adalah kondisi yang tidak membahayakan nyawa Anda ataupun bayi. 

Itulah informasi mengenai hipoplasia payudara. Sebenarnya, ada penyebab lain yang membuat bentuk payudara kiri dan kanan berbeda. Salah satunya adalah keturunan atau genetik. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan ukuran payudara yang asimetris, ada kemungkinan Anda pun akan mengalaminya. 

Kemudian, asupan nutrisi selama masa pertumbuhan nyatanya juga memengaruhi bentuk tubuh seseorang. Jika asupan nutrisi dalam tubuh kurang, maka pertumbuhan fisik tentunya juga dapat terganggu. 

Maka dari itu, asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak-anak dan remaja sangat penting guna mencegah bentuk payudara kiri dan kanan berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *