7 Cara Sederhana Membuat Trigliserida Normal

Trigliserida adalah sejenis lemak yang ditemukan dalam darah Anda. Setelah Anda makan, tubuh Anda akan mengubah kalori yang tidak Anda butuhkan menjadi trigliserida dan menyimpannya dalam sel lemak untuk digunakan sebagai energi nanti. 

Rentang nilai trigliserida mulai dari yang normal hingga yang paling tinggi

Nilai trigliserida normal adalah < 150 mg/dL atau < 1,7 mmol/L. Selain dari nilai tersebut atau lebih dari itu Anda sudah harus mulai untuk melakukan usaha untuk menurunkan, karena trigliserida tinggi bisa menyebabkan penyakit jantung. Pada artikel berikut kami akan membahas cara sederhana untuk menurunkan trigliserida Anda. 

Bagaimana trigliserida diukur?

Dokter Anda mungkin akan memberi tes umum yang disebut panel lipid. Ia memeriksa berbagai jenis kolesterol, termasuk tingkat jenis “baik” dan “buruk”. The American Heart Association merekomendasikan bahwa setiap orang yang berusia 21 tahun ke atas mendapatkan panel lipid setidaknya setiap 5 tahun. 

Anda akan diperiksa setelah melakukan puasa semalaman. Jika Anda tidak puasa, lemak dari makanan yang baru ini bisa membuat gambar menjadi keruh. Tes ini penting karena Anda jarang memiliki gejala apapun saat trigliserida Anda tinggi, tidak seperti banyak kondisi lainnya. 

Apa itu tingkat normal dan tinggi?

The National Cholesterol Education Program penetapan pedoman untuk kadar trigliserida:

  • Tingkat normal: kurang dari 150 mg/dL 
  • Garis batas tinggi: 150 hingga 199
  • Tinggi: 200 hingga 499
  • Sangat tinggi: 500 atau lebih

Kadar yang meningkat dapat menyebabkan penyakit jantung, terutama pada orang dengan kadar kolesterol “baik” yang rendah dan kadar kolesterol “jahat” yang tinggi. Hal yang sama pun berlaku jika Anda menderita diabetes tipe 2. 

Bagaimana membuat trigliserida normal?

  • Menurunkan berat badan

Setiap kali Anda makan lebih banyak kalori daripada yang Anda butuhkan, tubuh Anda mengubah kalori tersebut menjadi trigliserida dan menyimpannya dalam sel lemak. Itulah mengapa menurunkan berat badan adalah cara efektif untuk menurunkan kadar trigliserida darah Anda. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa menurunkan berat badan 5-10% saja dapat menurunkan trigliserida sebesar 40 mg/dL. 

  • Batasi asupan gula

Menambahkan gula adalah bagian besar dari makanan banyak orang. Sementara American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 6-9 sendok teh gula tambahan per hari, pada tahun 2008 rata-rata orang Amerika makan sekitar 19 sendok teh setiap hari. 

Gula tersebut biasanya tersembunyi dalam permen, minuman ringan, dan jus buah. Gula ekstra dalam makanan Anda diubah menjadi trigliserida yang dapat menyebabkan peningkatan kadar trigliserida darah, bersama dengan faktor risiko penyakit jantung lainnya. Untungnya, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat dan tambahan gula dapat menyebabkan penurunan trigliserida darah. 

  • Banyak lebih banyak serat

Serat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Sumber serat baik lainnya termasuk kacang-kacangan, sereal, dan kacang polong. Masukkan lebih banyak serat dalam makanan Anda dapat menurunkan penyerapan lemak dan gula di usus kecil Anda, membantu menurunkan jumlah trigliserida dalam darah Anda. Dalam sebuah penelitian, para peneliti menunjukkan bahwa suplemen dengan serat menurunkan trigliserida darah sebesar 7-8% di antara penderita diabetes. 

  • Olahraga secara teratur

Latihan rutin dengan latihan aerobic intensitas tinggi dapat meningkatkan kolesterol HDL baik dan menurunkan trigliserida darah. Cobalah berolahraga 5 hari atau lebih setiap minggu. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum Anda memulai rencana olahraga apa pun. 

  • Makan lebih sedikit lemak jahat

Cobalah untuk menurunkan lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol dalam makanan Anda. Mengurangi karbohidrat juga akan membantu. 

  • Konsumsi ikan

Makarel, sarden, tuna albacore, dan salmon yang tinggi omega 3, lemak yang baik untuk Anda. Mungkin sulit untuk mendapatkan cukup omega 3 dari makanan. Dokter Anda mungkin akan merekomendasikan suplemen atau resep. 

  • Kurangi asupan alkohol

Alkohol tinggi gula dan kalori. Jika kalori ini tetap tidak terpakai, mereka dapat diubah menjadi trigliserida dan disimpan dalam sel lemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah sedang dapat meningkatkan trigliserida darah hingga 53%, bahkan jika kadar trigliserida Anda normal. 

Faktor diet dan gaya hidup memiliki pengaruh besar pada trigliserida normal Anda. Memilih lemak tak jenuh yang sehat sebagai pengganti lemak trans, mengurangi asupan karbohidrat, dan berolahraga secara teratur dapat membantu menurunkan trigliserida darah Anda dalam waktu singkat. 

Mengenal Gangguan Autoimun Penyakit Graves

Mengenal Gangguan Autoimun Penyakit Graves

Penyakit Graves adalah sebuah gangguan autoimun yang menyebabkan kelenjar tiroid Anda menciptakan terlalu banyak hormon tiroid di tubuh. Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan hipertiroidisme. Penyakit Graves merupakan salah satu bentuk hipertiroidisme yang paling umum dijumpai. 

Dalam penyakit Graves, sistem kekebalan tubuh Anda menciptakan antibodi yang dikenal sebagai imunoglobulin yang menstimulasi tiroid. Antibodi tersebut dapat menyebabkan tiroid Anda menciptakan terlalu banyak hormon tiroid. Hormon tiroid memengaruhi banyak aspek tubuh, seperti fungsi sistem saraf, perkembangan otak, suhu tubuh, dan elemen penting lainnya. Jika tidak diobati, hipertiroidisme dapat menyebabkan turunnya berat badan, ketidakmampuan emosional, depresi, dan kelelahan fisik serta mental. 

Gejala dan penyebab penyakit Graves

Penyakit Graves dan hipertiroidisme memiliki gejala yang sama, seperti tremor tangan, turunnya berat badan, detak jantung yang cepat (tachycardia), intoleransi terhadap panas, kelelahan, gugup, kelemahan otot, gondok (pembengkakan pada kelenjar tiroid), diare, dan sulit tidur. Persentase kecil penderita penyakit Graves akan menderita penebalan kulit dan kulit yang memerah di daerah tulang kering. Kondisi tersebut dikenal dengan sebutan dermopathy Graves. 

Gejala lain yang dapat Anda rasakan adalah sebuah kondisi yang bernama ophthalmopathy Graves. Kondisi ini terjadi ketika mata Anda terlihat membesar yang disebabkan karena kelopak mata yang mundur. Saat kondisi ini terjadi, mata akan mulai menonjol di rongga mata. Institut Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal Nasional memperkirakan ada sekitar 30 persen orang-orang yang menderita penyakit Graves akan menderita ophthalmopathy Graves yang bersifat ringan. Sementara itu, sekitar 5% akan menderita kasus ophthalmopathy Graves parah. 

Pada gangguan autoimun seperti penyakit Graves, sistem kekebalan tubuh mulai melawan jaringan dan sel yang sehat di dalam tubuh. Sistem kekebalan tubuh biasanya memproduksi protein yang dikenal dengan sebutan antibodi untuk melawan virus dan bakteri berbahaya. Dalam kasus penyakit Graves, sistem kekebalan tubuh Anda salah memproduksi antibodi yang disebut imunoglobulin yang menstimulasi tiroid yang menyerang sel tiroid sehat. Meskipun para ilmuwan tahu bahwa orang-orang dapat mewarisi kemampuan untuk membuat antibodi yang melawan sel sehat mereka sendiri, mereka tidak memiliki cara dalam menentukan apa yang menyebabkan penyakit Graves atau siapa yang akan menderita kondisi ini. 

Para ahli percaya bahwa faktor-faktor seperti keturunan, stres, usia, dan jenis kelamin dapat memengaruhi risiko Anda dalam menderita penyakit Graves. Penyakit ini biasanya ditemukan pada orang-orang yang berusia kurang dari 40 tahun. Risiko Anda juga meningkat dengan signifikan apabila salah satu anggota keluarga memiliki penyakit Graves. Sementara itu, wanita mengembangkan penyakit ini 7 hingga 8 kali lebih banyak dibandingkan dengan pria. Memiliki penyakit autoimun lain juga dapat meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit Graves. Beberapa penyakit autoimun tersebut di antaranya adalah diabetes mellitus, rheumatoid arthritis, dan penyakit Crohn. 

Tiga pilihan perawatan tersedia untuk orang-orang yang menderita penyakit Graves, yaitu obat antitiroid, terapi iodine radioaktif, dan operasi tiroid. Obat antitiroid seperti propylthiouracil atau methimazole dapat diresepkan. Beta-blocker juga dapat digunakan untuk membantu mengurangi efek dari gejala hingga perawatan mulai bekerja. 

Sementara itu, terapi radioiodine akan meminta Ana untuk mengonsumsi pil radioactive iodine-131. Di sisi lain, meskipun operasi tiroid adalah salah satu pilihan perawatan, metode ini jarang digunakan. Dokter akan merekomendasikan operasi apabila perawatan sebelumnya tidak efektif, apabila dokter mencurigai adanya kanker tiroid, atau apabila Anda sedang hamil dan tidak mengonsumsi obat-obatan anti-tiroid.

Tak Hanya Cedera Kepala, Berikut 7 Penyebab Koma

Tak Hanya Cedera Kepala, Berikut 7 Penyebab Koma

Kondisi seseorang tak sadarkan diri berkepanjangan disebut dengan koma. Koma berbeda dengan tidur panjang. Seseorang yang koma tidak bisa dibangunkan, tidak akan merespon rangsangan yang diberikan termasuk cahaya atau suara. Mereka juga cenderung membutuhkan alat bantu pernapasan agar bisa bernapas secara normal. 

Koma kerap kali dikaitkan dengan trauma kepala atau terluka parah akibat kecelakaan, karena kesadaran seseorang diatur oleh bagian otak tertentu. Tapi koma juga bisa disebabkan oleh kondisi medis.

Penyebab koma

Penyebab utama koma adalah cedera otak. Cedera otak disebabkan oleh adanya tekanan, pendarahan, kurangnya oksigen, atau penumpukan racun di otak. Cedera bisa bersifat sementara dan dapat disembuhkan, tapi juga bisa permanen. 

Lebih dari 50% koma terkait dengan trauma kepala atau gangguan pada sistem peredaran darah di otak. Berikut ini beberapa kondisi yang bisa menyebabkan koma:

  1. Kekurangan oksigen

Oksigen sangat penting agar seluruh tubuh dapat berfungsi secara normal. Kurangnya kadar oksigen di otak selama beberapa menit saja bisa menyebabkan kematian sel pada jaringan otak, sehingga memicu koma. Kondisi ini disebut hipoksia atau cedera otak anoksia.

Serangan jantung, cedera kepala atau trauma, tenggelam, tersedak, overdosis obat, atau keracunan dapat menyebabkan kurangnya oksigen di otak.

  1. Trauma kepala

Cedera kepala, misalnya akibat terbentur benda keras, dapat menyebabkan pembengkakan jaringan otak dan pendarahan. Saat pembengkakan atau pendarahan terjadi, batang otak akan tertekan dan merusak RAS (Reticular Activating System) yang bertanggung jawab terhadap kesadaran. 

Pembengkakan dan pendarahan tak hanya terjadi akibat trauma kepala. Kekurangan oksigen, ketidakseimbangan elektrolit atau hormon dapat menyebabkan pembengkakan. Hipertensi, aneurisma serebral, dan tumor merupakan penyebab pendarahan otak non-traumatis.

  1. Stroke

Kurangnya aliran darah ke seluruh bagian otak, terutama batang otak, dapat menyebabkan stroke. Ini akan memicu pembengkakan otak sehingga berakhir pada koma. 

  1. Kadar gula darah tidak normal

Penderita diabetes dapat mengalami koma jika kadar gula darah sangat tinggi (hiperglikemia) dalam waktu lama. Kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia) juga bisa menyebabkan koma. Jika tidak segera ditangani, hipoglikemia dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan koma berkepanjangan.

  1. Infeksi sistem saraf pusat

Infeksi yang terjadi pada sistem saraf pusat, seperti meningitis atau ensefalitis, dapat menyebabkan koma. 

  1. Penumpukan racun 

Mengonsumsi obat-obatan dalam dosis besar atau kebiasaan alkoholik akan menyebabkan penumpukan racun di hati, darah, dan ginjal. Secara terus menerus ini dapat mengganggu fungsi neuron di otak sehingga menyebabkan koma. 

  1. Kejang

Kejang yang terjadi secara terus menerus (epilepsi) dapat mencegah otak pulih dengan benar, sehingga berakhir pada kondisi tidak sadar dan koma berkepanjangan. 

Mengatasi koma

Ketika seseorang koma, orang terdekat pasien harus memberikan informasi lengkap untuk menentukan kemungkinan penyebabnya. Pasien koma akan dirawat di unit perawatan intensif (ICU), dan diberikan tindakan tergantung pada kondisi yang mendasarinya. 

Misalnya, jika koma disebabkan infeksi maka diperlukan antibiotik. Pasien diabetes yang mengalami syok diabetes akan diberikan glukosa. Jika koma disebabkan tumor, operasi akan dilakukan untuk mengurangi tekanan pada otak.

Pasien koma juga akan diberikan respirator atau alat bantu napas selagi dokter mengobati penyebab utama koma. Perawatan suportif lainnya, seperti cairan infus juga disediakan sesuai kebutuhan. 

Catatan

Peran keluarga dan kerabat dekat sangat penting bagi seseorang yang mengalami koma, karena mereka seringkali membutuhkan bantuan seumur hidup sampai kondisi mereka membaik. 

Diskusikan mengenai perawatan dan pemulihan pasien pasca koma dengan dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Upaya Diri Agar Masuk Daftar Penerima Vaksin Covid-19

Penyuntikan vaksin Sinovac di lengan Joko Widodo pada Rabu, 13 Januari 2021, kemarin menjadi gong dimulainya program vaksinasi di Indonesia. Selain Jokowi, acara yang digelar di Istana Negara, Jakarta itu juga melibatkan beberapa nama beken yang masuk daftar penerima vaksin covid-19 tahap perdana, termasuk Raffi Ahmad.

Program ini akan berjalan sepanjang tahun hingga seluruh masyarakat yang masuk ke dalam kriteria kebagian jatah. Prosesnya bertahap dan disesuaikan dengan seberapa besar peran masing-masing kriteria dalam penanganan pandemi covid-19 ini.

Seperti yang sudah ramai diberitakan, tenaga kesehatan adalah kriteria utama dalam program ini. Jika sesuai rencana, pemerintah akan melakukan vaksinasi massal kepada 1,46 juta orang tenaga kesehatan hingga Februari 2021. Tenaga kesehatan menjadi prioritas karena mereka merupakan ujung tanduk dalam pemberantasan covid-19.

Setelah nakes, pemerintah akan membuka program vaksinasi untuk pekerja di pelayanan publik. Sebagai prioritas terakhir barulah kemudian program ini akan dibuka untuk masyarakat umum. Kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, daftar penerima vaksin covid-19 ini akan dirilis sesuai dengan tahapan yang tengah berjalan, “Listnya nanti di belakang, sesudah health workers, kemudian public workers, baru kemudian masyarakat. Jadi sabar saja.”

Mekanisme itu seperti tertera dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Dalam beleid peraturan pelaksana vaksin virus corona tersebut dijelaskan, sasaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 merupakan masyarakat kelompok prioritas penerima vaksin sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Tentu saja untuk saat ini, daftar penerima vaksin covid 19 baru tersedia bagi para tenaga kesehatan. Mereka sudah bisa mengakses nama masing-masing melalui website yang disiapkan khusus sebagai sarana informasi. Pemerintah juga melakukan pengiriman pesan singkat massal (SMS blast) untuk menyiarkan soal daftar penerima vaksin covid 19.

Kendati demikian dalam praktiknya, masih banyak tenaga kesehatan yang belum terdaftar. Kondisi ini terjadi terkait dengan kelengkapan basis data yang dimiliki. Data tenaga kesehatan didapatkan dari daftar Direktorat PPSDM Kesehatan, sehingga besar sekali potensi kekurangan atau kekeliruan data di sana.

Sebagai bentuk reaksi pemerintah dalam mengatasi masalah ini, Budi Gunadi menyarankan kepada para tenaga medis yang belum terdaftar bisa melakukan upaya agar namanya masuk ke dalam daftar penerima vaksin covid 19. Para tenaga kesehatan yang belum terdaftar itu bisa menghubungi 119 dan mendaftarkan diri secara manual.

“Kami minta agar mereka call 119 sehingga kita bisa melakukan verifikasi ulang yang belum ada. Itu dipakai sebagai dasar, dan mereka bisa daftar, daftarnya bisa lewat SMS atau Whatsapp, website atau aplikasi, kalau yang belum terdaftar, bisa call 119,” ujarnya.

Hingga saat ini setidaknya tak kurang dari 30 ribu tenaga kesehatan yang belum masuk dalam daftar penerima vaksin covid 19. Menkes yang baru dilantik beberapa waktu lalu itu sadar, pembukaan pendaftaran manual memang memungkinkan terjadinya ledakan atau kelebihan data. Namun, dia terpaksa mengambil langkah itu demi terciptanya program vaksinasi yang efektif.

“Tidak masalah jika datanya berlebih, tetapi berbahaya jika kekurangan karena vaksinasi bisa tidak efektif. Inilah yang membuat Kemenkes membuka jalur manual sebagai sarana perbaikan data,” kata Budi.

Jadi, jika Anda merupakan prioritas utama, dalam hal ini nakes, tetapi belum masuk daftar penerima vaksin covid 19, Anda sebaiknya segera melakukan apa yang diarahkan Menkes Budi Gunadi. Program ini harus berjalan dengan lancar, dan salah satu kriteria yang dapat dijadikan ukuran adalah tepat sasaran.

Ini Efek Samping Natrium Bikarbonat

Merupakan obat yang bisa digunakan untuk beberapa kondisi seperti asidosis metabolik, urine yang terlalu asam hingga asam lambung berlebih disebut natrium bikarbonat. Cara kerja obat ini dengan mengurai natrium dan bikarbonat yang terdapat di dalam air untuk kemudian akan membentuk alkaline yang fungsinya bisa menetralkan asam.

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan cairan suntik, bisa digunakan sebagai penetral asam dan juga dapat dipakai sebagai bahan untuk memasak. Biasanya banyak orang mengenal bahan ini dengan nama baking soda atau soda kue. Sementara itu merek dagang obat ini adalah sodium bicarbonate dan meylon 84-BP.

Efek Samping Natrium Bikarbonat

Dalam setiap konsumsi obat selalu memunculkan efek samping tertentu, namun belum tentu muncul di setiap pemakaian obat. Meski begitu bukan tidak mungkin terjadi, jika efek samping muncul berlebihan maka harus segera ditangani oleh medis. Obat ini bisa menyebabkan beberapa efek samping, mulai dari yang ringan hingga berat, seperti berikut.

  • Alkalosis metabolik.
  • Nafas cepat.
  • Irama jantung ireguler.
  • Hipernatremia.
  • Perut kembung.
  • Kram perut.
  • Nekrosis pada area injeksi.

Jika beberapa efek samping di atas kemunculannya semakin memburuk segera hubungi dokter atau kunjungi rumah sakit terdekat agar segera mendapat penanganan medis. Selain itu kenali juga beberapa gejala yang jarang muncul tetapi menjadi kondisi yang sangat serius, diantaranya seperti berikut ini.

  • Kenaikan berat badan yang tidak bisa dihindari.
  • Kejang, nyeri dada hingga pembengkakan tangan atau lengan.

Fungsi Obat

Kandungan ini bekerja pada tubuh sebagai alkalizer sistemik, mampu meningkatkan plasma bikarbonat yang terdapat di dalam darah. Senyawa ini juga bisa menyangga konsentrasi ion hidrogen berlebih sehingga mampu meningkatkan pH darah. Selain itu senyawa ini juga bertindak sebagai alkalizer pada urin dengan meningkatkan eksresi ion bikarbonat bebas dalam urin.

Sehingga secara efektif bisa meningkatkan pH urin, pada kondisi urin yang basa penghancuran batu asam urat bisa dilakukan. Senyawa ini bersifat antasida, fungsinya mampu menetralkan atau menyangga kondisi lambung yang asam, sehingga memberi kelegaan pada gejala penyakit yang disebabkan meningkatnya asam lambung, berikut beberapa manfaat senyawa ini.

  • Mengatasi asidosis metabolik yang pada umumnya muncul pada penyakit ginjal yang parah (renal tubular asidosis) dan diabetes tidak terkontrol.
  • Pembasaan urin, mengatasi overdosis obat antidepresan trisiklik, resusitasi hiperkalemia dan pelarut serta pembersih topikal.

Catatan Penting

Sangat direkomendasikan untuk tidak mengonsumsi obat ini dengan obat yang lainnya secara bersamaan. Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika beberapa obat secara bersamaan dikonsumsi. Apabila ingin menggunakan obat secara bersama, lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Nantinya dokter akan mengganti dosis jika memang pasien harus mengonsumsi beberapa obat sekaligus. Mengonsumsi natrium bikarbonat secara bersamaan dengan obat lain bisa menyebabkan beberapa interaksi, seperti berikut ini.

  • Konsumsi obat ini dengan obat lain bisa mengurangi efek lithium, chlorpropamide dan salisilat karena adanya peningkatan enzim.
  • Obat ini dapat meningkatkan penyerapan obat-obatan tertentu karena adanya peningkatan pH intra-lambung.

Jangan mengonsumsi obat ini dengan susu atau produk susu, disarankan untuk tidak menggunakan obat ini selama lebih dari dua minggu. Jangan berikan obat ini ke anak dengan usia di bawah 12 tahun, kecuali pemberian obat tersebut atas saran atau petunjuk dokter. Apabila gejala yang dialami tak kunjung membaik maka sangat disarankan untuk menghubungi dokter.

Aturan Pakai hingga Dosis Obat Piracetam

piracetam

Pernah mendengar atau familiar dengan obat piracetam? Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati penyakit demensia, Alzheimer, vertigo, cedera otak, hingga disfungsi memori.

Obat ini akan bekerja pada otak dan sistem saraf dengan melindungi otak dari kondisi kekurangan oksigen.

Obat ini juga digunakan untuk mengatasi penurunan fungsi kognitif, seperti kemampuan mengingat, berpikir, memecahkan masalah, hingga gangguan gerak tertentu.

Obat yang tergolong obat neurotonik atau neurotropik dan obat nootropik ini akan memengaruhi otak dan juga sistem saraf dengan cara melindungi korteks serebri sehingga tidak kekurangan oksigen. Di mana korteks serebri ini adalah bagian otak yang perannya untuk mengelola gerakan tubuh.

Biasanya, obat ini digunakan dengan kombinasi bersama obat lain yang bertujuan mengobati mioklonus, yaitu kondisi saat sistem saraf membuat otot di lengan dan kaki mengalami kedutan dan tidak terkendali.

Aturan Pakai Piracetam

Obat yang satu ini tergolong obat keras sehingga harus dikonsumsi dengan resep dokter. Cara konsumsinya pun harus mengikuti petunjuk pada kemasan yang terdapat pada obat serta mengikuti anjuran dari dokter.

Telan tablet atau kapsul obat dalam kondisi utuh dengan segelas air, jangan dihancurkan terlebih dahulu sebelum diminum. Anda bisa meminta dokter untuk meresepkan obat ini dalam bentuk sirup jika memiliki kesulitan untuk menelan obat tablet. Sedangkan untuk obat Piracetam suntik hanya bisa diberikan atau diawasi oleh dokter.

Jangan menggandakan dosis atas asumsi atau dugaan sendiri. Misalnya, ketika Anda lupa minum obat ini, Anda bisa langsung minum saat ingat asalkan jarak konsumsi berikutnya masih jauh. Namun, jika jarak waktu konsumsi berikutnya sudah dekat, maka tidak usah diminum saat itu, tunggu saja saat waktu konsumsi berikutnya. Sehingga dosisnya tidak menjadi ganda.

Pasien juga tidak boleh menghentikan dan atau menggandakan dosis obat tanpa sepengetahuan dokter. Sebab, jika Anda menghentikan pemakaian obat secara tiba-tiba, bisa menyebabkan kekambuhan penyakit yang diderita atau munculnya gejala putus obat.

Dosis Obat Piracetam

Sebelum membahas mengenai dosis piracetum ini, perlu diingat bahwa informasi yang disampaikan di sini bukanlah pengganti konsultasi dengan dokter. Pasien harus tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Sebagai gambaran umum, berikut pembagian dosis berdasarkan usia.

  • Dosis untuk Orang Dewasa

Dosis awal untuk orang dewasa ini awalnya 7,2 gram setiap hari atau berjumlah 6 tablet. Obat dengan dosis tersebut bisa dibagi untuk 2-3 waktu konsumsi dalam satu hari. Misalnya minum 2 tablet masing-masing pagi, siang, dan malam.

Dokter akan memberikan berbagai anjuran dan saran pada pasien terkait peningkatan dosis secara bertahap untuk memastikan bahwa kondisi yang dialami pasien diobati dengan dosis terbaik.

  • Dosis untuk Anak

Sedangkan bagi anak-anak, belum ada ketentuan dosis untuk penggunaannya. Bahkan, bisa saja obat ini berbahaya bagi anak. Sebelum memberikan pada pasien di bawha umur, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dnegan dokter.

Efek Samping Piracetum

Efek samping obat ini bisa terjadi saat penggunaan obat. Tentu ketika efek sampingnya berlebihan, pastikan untuk segera mencari pertolongan medis sesegera mungkin.

Efek samping yang umumnya muncul adalah gangguan tidur, mengalami halusinasi, gelisah, gugup, kecemasan, ruam kulit, vertigo, sakit kepala, rasa ngantuk, sakit perut, diare, hingga bertambahnya berat badan.

Akan tetapi, jika efek samping tersebut semakin memburuk, maka segera hubungi dokter, terlebih jika pasien mengalami perdarahan dan efek samping berat yang lainnya. Bisa juga dengan bertanya dan memastikan pada dokter terkait efek samping ini sebelum mengonsumsi obat.

Penting juga untuk memberitahukan dokter terkait kondisi dan riwayat medis Anda sebelumnya. Apalagi jika Anda memiliki riwayat seperti perdarahan dan mengalami gangguan ginjal ringan atau berat. Seseorang juga tidak disarankan mengonsumsi obat piracetam jika memiliki kondisi medis seperti gagal ginjal, mengalami perdarahan otak, hingga ibu hamil dan menyusui.

Berapa Dosis untuk Konsumsi Zycin

zycin

Termasuk obat yang mengandung azithromisin, zycin merupakan obat golongan antibiotik makrolida yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi. Khususnya yang diakibatkan bakteri, seperti saluran pernapasan atas dan bawah, infeksi kulit dan struktur lunak, uretritis atau peradangan pada saluran uretra non gonokokus dan servisitis.

Azitromisin bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan dan mencegah penyebaran bakteri agar tidak meluas ke bagian tubuh lain. Namun, obat antibiotik ini tidak akan berpengaruh pada infeksi virus seperti demam dan influenza. Konsumsi antibiotik yang tidak diperlukan berisiko membuat semakin rentan tubuh terhadap infeksi akibat kebal terhadap pengobatan antibiotik.

Dosis Zycin

Obat yang termasuk dalam golongan makrolida dapat menghambat sintesis protein yang bergantung pada RNA dengan mengikat subunit ribosom 50. Sehingga kondisi tersebut mampu menghentikan pertumbuhan bakteri.

Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk pada kemasan dan juga anjuran dari dokter, terdapat beberapa dosis tersendiri yang harus dikonsumsi pasien. Bisa tergantung dari usia atau kondisi (seberapa parah) kondisi pasien tersebut. Berikut beberapa dosis yang biasanya dianjurkan untuk dikonsumsi.

  • Pasien yang diperbolehkan mengonsumsi obat ini di antaranya dewasa, lanjut usia dan anak-anak berusia 16 tahun ke atas.
  • Pasien yang mengalami infeksi pernapasan, infeksi kulit dan struktur kulit dengan catatan, hari pertama sebanyak 500 mg sehari dalam dosis tunggal dan hari kedua hingga kelima sebanyak 250 mg per hari.
  • Uretritis dan servisitis nongonore, dosis yang dikonsumsi sebanyak 100 mg per hari dalam dosis tunggal.
  • Aturan pakai obat ini sebaiknya dikonsumsi pada saat perut kosong, satu jam sebelum makan atau dua jam sesudah makan.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan elektrolit terutama pasien yang memiliki kadar kalium yang rendah dalam darah atau hipokalemia dan kadar magnesium yang rendah dalam darah atau hipomagnesia.
  • Hentikan penggunaan jika muncul reaksi alergi, seperti angioedema dan reaksi alergi berat atau anafilaksis.
  • Pasien penderita kelemahan otot, pasien penderita gangguan irama jantung, denyut jantung yang lebih lambat dari biasanya (bradikardia).
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat, pasien gangguan fungsi jantung yang berat dengan lanjut usia dan kondisi lemah.

Beberapa kondisi di atas sebaiknya tidak diberikan dalam jangka panjang, termasuk perempuan hamil dan ibu menyusui. Konsumsi harus sesuai dengan apa yang telah diresepkan dokter, lakukan konsultasi terlebih dahulu agar tidak salah dalam menentukan dosis obat.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memasukkan zycin obat Kategori B, studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk selain penurunan kesuburan.

Efek Samping

Pada umumnya efek samping yang ditimbulkan obat ini terdapat beberapa, mulai dari yang sedang hingga cukup parah. Yakni mual, muntah, diare, kembung, flatulensi, palpitasi, nyeri dada, dispepsia dan nyeri perut.

Selain itu dalam beberapa kasus penggunaan obat ini juga muncul laporan jika efek samping yang muncul seperti gugup, ruam kulit, melena dan jaundice kolestatik, monilia, vaginitis nefritis, pusing, sakit kepala, vertigo, somnolence, letih, fotosintesis dan shock anafilaksis.

Di tahun 2013, FDA melaporkan peringatan terkait azitromisin yang merupakan kandungan utama yang bisa menyebabkan perubahan tidak normal pada aktivitas listrik jantung, dampaknya membuat irama jantung berdetak tidak teratur dan bisa berpotensi fatal bagi pasien.

Mengenal Obat Minum Aminophylline

Mengenal Obat Minum Aminophylline

Aminophylline digunakan bersama dengan obat lain untuk merawat gejala asma, bronkitis, emphysema, dan penyakit paru-paru lainnya. Aminophylline masuk ke dalam kelompok obat yang dikenal dengan nama bronchodilator, obat-obatan yang dapat menenangkan otot di tabung bronkial (saluran udara) paru-paru. Obat jenis ini akan mengatasi batuk, mengi, sesak napas, dan kesulitan bernapas dengan cara meningkatkan aliran udara lewat tabung bronkial. Obat ini hanya tersedia berdasarkan resep dokter. 

Yang perlu diketahui sebelum menggunakan aminophylline

Dalam memutuskan penggunaan aminophylline, risiko konsumsi obat harus ditimbang dengan manfaat yang dibawanya. Ini merupakan keputusan yang harus dibuat oleh Anda dan dokter. Untuk aminophylline, hal-hal berikut di bawah ini harus dipertimbangkan.

  • Alergi

Beritahu dokter apabila Anda pernah memiliki reaksi alergi tidak biasa terhadap obat ini atau obat-obatan lainnya. Anda juga perlu memberitahu petugas layanan kesehatan apabila Anda memiliki alergi jenis lain, misalnya alergi makanan, pewarna, zat pengawet, ataupun hewan. Untuk produk yang tidak diresepkan, bacalah label kemasan dan bahan dengan seksama. 

  • Pediatri

Beberapa studi yang telah dilakukan hingga saat ini tidak menunjukkan adanya masalah khusus pediatri yang dapat membatasi manfaat aminophylline bagi anak-anak. Akan tetapi, anak di bawah usia 1 tahun berpotensi mengembangkan efek samping yang serius, sehingga membutuhkan kehatian-hatian dan penyesuaian dosis bagi anak yang akan mendapatkan perawatan aminophylline. 

  • Geriatrik

Beberapa studi yang telah dilakukan hingga saat ini tidak menunjukkan adanya masalah khusus geriatric yang dapat membatasi manfaat aminophylline bagi orang tua. Akan tetapi, pasien yang lebih tua mungkin akan lebih sensitif terhadap efek aminophylline dibandingkan dengan mereka yang lebih muda, sehingga penyesuaian dosis obat ini dibutuhkan apabila diberikan pada orang yang lebih tua. 

  • Menyusui

Studi pada wanita menunjukkan bahwa obat ini memiliki risiko kecil pada anak ketika digunakan pada masa menyusui. 

  • Interaksi obat

Meskipun beberapa obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan, dalam kasus lain dua jenis obat yang berbeda dapat digunakan meskipun interaksi terjadi. Dalam kasus ini, dokter dapat mengubah dosis, atau melakukan tindakan kewaspadaan lainnya ketika dibutuhkan. Ketika Anda mengonsumsi aminophylline, sangat penting bagi dokter untuk mengetahui Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain. Setelah mengetahui jenis obat-obatan lain yang dikonsumsi, dokter kemudian akan memutuskan apakah Anda masih bisa mengonsumsi aminophylline atau mengubah pilihan perawatan dan menggunakan obat jenis lain. 

  • Interaksi lain

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan bersamaan dengan waktu makan atau makan makanan jenis tertentu karena interaksi dapat terjadi. Minum alkohol atau merokok bersamaan dengan minum obat juga dapat memicu terjadinya interaksi tertentu. Meskipun demikian, dalam  beberapa kasus tertentu, hal ini tidak dapat dihindari. Untuk itu, dokter dapat mengubah dosis atau mengurangi seberapa sering Anda perlu mengonsumsi aminophylline dan memberikan panduan khusus tentang konsumsi makanan dan alkohol, serta penggunaan tembakau. 

Minum aminophylline sesuai dengan resep atau panduan dari dokter. Jangan konsumsi lebih banyak atau lebih sering dibandingkan dengan apa yang dokter Anda perintahkan. Obat ini akan bekerja dengan lebih efektif apabila terdapat jumlah aminophylline yang konstan di dalam darah. Untuk menjaga level darah yang konstan, minum aminophylline di jam yang sama setiap harinya dan jangan lewatkan satu dosis pun. Setelah Anda atau anak mulai mengonsumsi aminophylline, penting bagi dokter untuk memantau level obat di dalam darah dengan teratur guna memutuskan apakah dosis perlu diubah.

Mencari Pencegahan Penyakit CAD agar Tidak Membahayakan Jiwa

penyakit CAD

Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Makin hari jumlah penderita penyakit yang berhubungan dengan jantung pun kian bertambah. Mungkin Anda cukup familiar dengan penyakit jantung koroner, namun selain itu banyak pula penyakit jantung lainnya yang mengancam jiwa Anda. Penyakit CAD atau coronary artery disease merupakan salah satunya.

Penyakit CAD merupakan kondisi terganggunya aliran darah dan oksigen di arteri koroner yang menyebabkan bermasalahnya suplai darah dan oksigen ke dan dari jantung. Pasalnya, arteri koroner merupakan pembuluh darah utama yang bertugas membawa darah ke jantung. Masalah di arteri koroner kerap terjadi karena adanya penyempitan ataupun penyumbatan di pembuluh darah tersebut. Penyebabnya rata-rata karena terjadinya plak yang menutupi jalannya aliran yang disebabkan oleh penumpukan lemak ataupun kolesterol.

Apabila penyakit ini tidak segera diatasi, penderitanya sangat mungkin mengalami nyeri dada secara berualang. Dalam tahap lanjut, penderita penyakit CAD bisa mengalami serangan jantung. Karena itulah, pencegahan penumpukan plak yang menyebabkan CAD mesti segera diatasi. Berikut ini adalah beberapa upaya pencegahan yang dapat Anda lakukan guna menghindari kemungkinan CAD menimpa Anda.  

  • Lebih Sering Berolahraga

Olahraga yang benar terbukti efektif membakar lemak tubuh, sekaligus mampu mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah, termasuk di bagian arteri koroner. Aerobik menjadi jenis olahraga yang dipandang paling baik untuk mengatasi berbagai permasalahan jantung karena cepat membakar lemak, sekaligus memperkuat otot jantung. Untuk hasil optimal, Anda bisa melakukan latihan aerobik sebanyak 3—4 kali seminggu dengan total durasi 150 menit.

  • Terapkan Diet Sehat

Diet tidak melulu mengurangi jumlah kalori secara berlebihan. Khusus untuk kesehatan jantung, lakukan diet untuk meminimalkan asupan lemak jenuh sekaligus memaksimalkan nutrisi yang menyehatkan jantung. Anda bisa memulai diet dengan mengubah penggunaan minyak Anda sekaligus mengurangi porsi daging merah serta produk turunannya. Selain itu, perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak serat guna membuat kinerja jantung lebih prima.

  • Berhenti Merokok

Risiko penyakit CAD hingga serangan jantung mengintai para perokok. Pasalnya, ribuan bahan kimia yang ada dalam tiap kepulan asap rokok sangat mudah mempersempit arteri koroner sekaligus merusak jantung Anda. Mulailah untuk berhenti merokok sekarang juga guna mencegah arteri semakin sempit. Hindari juga asap rokok dari orang lain. Jika memiliki anggota keluarga yang merokok, bantulah ia untuk berhenti demi kesehatan Anda sekaligus dirinya.

  • Mengelola Stres

Anda memang tidak bisa lepas dari stres karena selama hidup dan masalah ada, stress pun tidak akan pernah hilang. Namun, cobalah mengelola stres Anda agar tidak terlalu berlebihan. Rasa stres yang memuncak mudah membuat tekanan darah naik sehingga akan merusak dinding arteri koroner Anda. Sering-seringlah melakukan relaksasi untuk mengurangi stres. Mendengarkan musik, meditasi, membaca buku yang Anda sukai, sampai pergi berlibur dapat menjadi alternatif pilihan untuk mengelola stres Anda.

  • Batasi Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol secaa berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi juga obesitas. Kedua kondisi tersebut merupakan penyebab jitu menumpuknya plak di area pembuluh darah dari dan menuju jantung. Tak ayal, mengonsumsi alkohol secara berlebihan bisa menyeret Anda ke kondisi penyakit CAD sampai gagal jantung. Bukan berarti Anda tidak bisa mengonsumsi jenis minuman ini. Namun, minumlah secukupnya. Takaran yang dianjurkan hanya satu gelas sehari untuk perempuan maupun laki-laki.

***

Sama seperti penyakit jantung lainnya, penyakit CAD membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Daripada sibuk dan pusing mengobati arteri koroner Anda, lebih baik melakukan upaya pencegahan yang sebenarnya tidak sulit, bukan?

Obat Alami Kelenjar Getah Bening atau Obat Medis dari Dokter?

Obat Alami Kelenjar Getah Bening atau Obat Medis dari Dokter?

Kelenjar getah bening yang membengkak bisa disebabkan karena berbagai hal, seperti infeksi hingga pembengkakan kanker. Dalam mengatasi kondisi ini,biasanya obat kelenjar getah bening yang dipakai berbeda-beda disesuaikan dengan penyebab yang membuat pembengkakan itu muncul, para penderita diharap untuk memahami kondisi ini dengan baik.

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem limfatik yang berfungsi melindungi tubuh dari berbagai macam penyebab infeksi, seperti kuman, virus dan parasit, sel kanker serta zat beracun. Kelenjar ini tersebar di berbagai bagian tubuh, seperti leher, telinga, ketiak dan lipatan paha, salah satu gangguan yang umum terjadi adalah pembengkakan kelenjar getah bening.

Obat Kelenjar Getah Bening

Berbagai obat tersedia untuk mengatasi jenis penyakit ini, baik itu obat alami kelenjar getah bening maupun obat medis rujukan dokter.

Sebelum memberi obat, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, mulai dari pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang terdiri dari tes darah, biopsi kelenjar getah bening hingga pemeriksaan radiologis seperti CT Scan atau MRI. Setelah mengetahui penyebab, lokasi, tingkat keparahan hingga kondisi kesehatan, selanjutnya dokter akan meresepkan salah satu obat berikut.

  1. Antibiotik

Tujuan pemberian antibiotik adalah untuk mengobati pembengkakan yang disebabkan karena infeksi bakteri, seperti abses kelenjar getah bening. Pilihan antibiotik yang dipakai sebelumnya akan disesuaikan terlebih dahulu dengan jenis kuman penyebab munculnya infeksi.

  1. Antivirus

Aliran getah bening akan tersumbat dan menjadi penyebab kelenjar getah bening akan membengkak, hal ini terjadi bisa dikarenakan infeksi cacing atau parasit seperti filariasis. Untuk mengobati kondisi ini, dokter akan memberi resep obat antiparasit, seperti albendazole dan diethylcarbamazine.

  1. Antituberkulosis

Terdapat beberapa jenis obat antituberkulosis yang digunakan untuk mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening, di antaranya seperti isoniazid, pyrazinamide dan ethambutol. Obat-obat jenis ini dipakai meredakan pembengkakan yang disebabkan tuberkulosis atau TB kelenjar.

  1. Kemoterapi

Terapi ini dipakai jika pembengkakan terjadi karena munculnya kanker, selain menggunakan kemoterapi pengobatan yang dilakukan juga bisa melalui radioterapi atau operasi pengangkatan kanker. Namun perlu diketahui, penanganan ini akan disesuaikan dengan tingkat keganasan atau tingkatan stadium kanker tersebut.

  1. Kortikosteroid

Apabila pembengkakan yang terjadi dikarenakan penyakit autoimun, seperti lupus atau rheumatoid ahtritis, maka dokter akan meresepkan obat kortikosteroid dengan tujuan menekan daya tahan tubuh agar tidak menimbulkan peradangan dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Dokter juga akan memberi obat lain seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) atau imunopresan, selain itu guna meringankan rasa sakit bisa dengan mengompres benjolan yang muncul dengan menggunakan handuk atau kain bersih yang dibasahi air hangat.

Selama menjalani pengobatan kondisi ini, penderita diharuskan mendapat istirahat yang cukup dengan tidur setidaknya tujuh hingga sembilan jam setiap malam untuk proses pemulihan. Meskipun pada kasus yang disebabkan infeksi, pembengkakan akan mereda dengan sendirinya ketika infeksi bisa segera diatasi.

Namun segera periksakan ke dokter jika kondisi ternyata tak kunjung membaik setelah dua minggu dan kelenjar getah bening semakin membengkak serta terasa kasar ketika disentuh hingga disertai keluhan lain, seperti demam, berkeringat di malam hari hingga berat badan menurun tanpa sebab yang jelas dan muncul secara tiba-tiba.

Mengetahui obat kelenjar getah bening sangat penting bagi pasien dan dokter, terutama ketika akan memutuskan pengobatan yang akan dipilih. Hal ini juga berdampak pada proses kesembuhan, jika segera diketahui dan ditangani, maka kesembuhan pasien juga akan semakin meningkat. Namun, jika dibiarkan tanpa adanya pengobatan dikhawatirkan akan membahayakan nyawa pasien.