Rajin Latihan Back Squat? Ini Manfaatnya

Rajin Latihan Back Squat? Ini Manfaatnya

Jika Anda termasuk orang yang concern terkait kekuatan dan bentuk otot, olahraga squat tentu sudah tidak asing, bukan? Soalnya, jenis olahraga yang satu ini memang mampu melatih otot di banyak bagian tubuh secara maksimal. 

Squat sendiri ada banyak jenisnya. Namun, salah satu yang paling populer adalah back squat. Ini merupakan posisi squat yang ditambah dengan beban barbel di bagian belakang. Ukuran barbelnya sendiri biasanya disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk melakukan gerakan ini, Anda cukup membuka lebar kedua kaki dan menempatkan barbel di belakang bahu. Setelah itu, mulailah untuk menekuk lutut dan menahannya dalam posisi setengah jongkok, untuk kemudian berdiri lagi. Model squat yang satu ini disebut-sebut sebagai jenis squat dengan intensitas tertinggi di kelasnya. 

Jika kebanyakan manfaat squat mengarah ke pembentukan otot, agak sedikit berbeda dengan back squat. Dengan gerakan ini, otot tetap menjadi perhatian utama, namun manfaat lainnya pun tidak sepele. Berikut ini adalah berbagai manfaat dari rutin melakukan back squat. Apakah Anda tertarik mencobanya? 

Manfaat Back Squat untuk Tubuh

Membakar Kalori Lebih Banyak 

Meskipun gerakan back squat terlihat santai, namun pembakaran kalori dari gerakan ini bisa sangat maksimal. Ini karena gerakan squat yang satu ini membebankan berat tubuh ke kaki, ditambah dengan beban dari barbel. Dengan lemak yang terbakar lebih efektif, niat Anda untuk menurunkan berat badan sampai dengan memperbaiki bentuk tubuh bisa lebih cepat tercapai. 

Stamina Bertambah Signifikan 

Squat secara umum meningkatkan kemampuan Anda untuk menghasilkan tenaga. Coba lakukan back squat secara rutin dalam beberapa minggu ke depan, Anda akan merasa lebih mudah dalam bergerak dan tidak mudah merasa lelah. Ini karena tubuh menjadi terlatih untuk bergerak lebih leluasa. Tubuh juga telah terlatih mengangkat beban yang berat dalam posisi yang melelahkan. 

Meningkatkan Kemampuan Mobilitas 

Back squat bisa membuat otot-otot di tubuh bagian bawah Anda menjadi sangat kuat. Ini akan berpengaruh besar terhadap kemampuan mobilitas. Anda akan lebih leluasa dalam bergerak. Kemampuan Anda untuk berlari, melompat, ataupun berjongkok pun menjadi lebih besar karena otot-toto tubuh Anda sudah kuat dan lentur, hasil dari latihan back squat yang rutin. 

Otot-otot Core Menjadi Lebih Prima 

Otot-otot core adalah otot-otot yang berada di bagian depan dan belakang tubuh bagian bawah. Jika dijabarkan, yang termasuk otot core, antara lain otot perut bagian dalam, area otot di tulang belakang, sampai punggung dari tengah sampai bawah. Saat Anda menahan beban dan bergerak melalui berbagai bidang gerak, tubuh harus bekerja keras untuk tetap stabil dan tidak jatuh sehingga otot core ini akhirnya bisa menjadi lebih prima. 

Sendi Menjadi Lebih Kuat 

Semakin banyak dilatih, sendi akan semakin kuat. Melatihnya dengan melakukan gerakan back squat adalah pilihan yang tepat. Pasalnya, back squat menggerakkan banyak sendi, mulai dari bagian lengan sampai bagian lutut Anda. 

Memperbaiki Postur Tubuh 

Latihan back squat secara teratur juga bisa memperbaiki postur tubuh Anda. Pasalnya, postur tubuh seseorang dipengaruhi oleh otot bagian depan dan otot bagian belakang belakang. Di mana kedua bagian tersebut terkena dampak penguatan dari posisi back squat yang Anda lakukan. Jadi, bukan hanya otot yang menguat, postur tubuh pun bisa menjadi lebih baik. 

Menurunkan Risiko Cedera 

Latihan back squat bisa membuat tubuh Anda menjadi lebih seimbang serta fleksibel. Ini berpengaruh besar pada kemampuan Anda untuk melakukan berbagai aktivitas. Nyatanya, orang-orang yang memiliki otot dan sendi yang lebih fleksibel memiliki risiko cedera yang lebih rendah ketika beraktivitas dibandingkan orang-orang yang memiliki otot maupun sendi yang kaku. 

Yuk, mulai latihan back squat sekarang untuk mendapatkan manfaatnya yang beragam. Jangan lupa untuk memilih berat barbel yang sesuai guna mengurangi risiko cedera ketika menjalankan olahraga yang satu ini.

Pilihan Earbud Headset Sport Terbaik untuk Para Pelari

Berlari, entah itu jogging; maraton; atau sekadar mengitari kota jadi salah satu aktivitas olahraga yang populer. Olahraga ini mudah dilakukan dan digadang-gadang punya banyak manfaat bagi kebugaran tubuh. Untuk menambah “warna” saat tengah menjalani aktivitas olahraga ini, para pelari biasanya kerap menggunakan headset sport.

Headset sport yang bagus adalah yang nyaman digunakan

Seperti fungsi utama dari headset secara umum, headset sport juga digunakan untuk mendengarkan sesuatu dari perangkat elektronik lain. Biasanya, headset digunakan untuk mendengarkan musik favorit. Tentu saja, berlari sambil ditemani musik favorit akan menjadi satu pengalaman yang mengasyikkan.

Namun, tidak semua headset bisa digunakan secara aman dan nyaman dalam aktivitas berlari, lho. Oleh karena itu muncullah istilah “headset sport” lantaran produsen merancang sedemikian rupa produk-produk yang masuk ke dalam kategori ini agar aman dan nyaman digunakan pada saat berolahraga.

Adapun belakangan ini terdapat satu jenis headset sport yang menarik perhatian, yakni earbud. Earbud adalah model yang lebih kecil dari headset dan headphone yang dipasang dengan cara diselipkan ke rongga telinga dan sama sekali tidak menutupi daun telinga kita, tetapi hanya menutupi lubang telinga saja.

Nah, masing-masing produk earbud tentu saja memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri-sendiri. Kiranya di bawah ini ada beberapa informasi produk earbud yang bisa kamu jadikan referensi sebelum membelinya sebagai headset sport:

  • JBL Under Armour True Wireless Flash

Salah satu produsen alat-alat elektronik berbasis suara, JBL, berkolaborasi dengan satu produsen alat-alat olahraga, Under Armour, untuk menciptakan headset sport. Produk yang dinamai JBL Under Armour True Wireless Flass ini masuk kategori wireless atau tanpa kabel. 

Produk headset sport ini dirancang dengan desain Sport Flex Fit yang melengkung ke telinga sehingga begitu nyaman ketika digunakan. Baterai yang digunakan pada produk ini bisa bertahan hingga lima jam dan tentu saja, produk ini mampu menahan air (termasuk keringat). Satu fitur penting dalam produk ini adalah Ambient Awaretech, yang mana membuat pengguna tetap dapat mendengar lingkungan sekitar.

  • Beats Powerbeats Pro

Produk ini digadang-gadang sebagai headset sport yang lengkap. Beats Powerbeats Pro disokong dengan baterai memadai sehingga dapat digunakan hingga 9 jam lamanya. Produk ini pun memiliki suara yang ekspansif. Pengguna tentu bisa mendapatkan sensasi suara yang memanjakan telinga.

Beats Powerbeats Pro juga merupakan produk yang telah memiliki peringkat IPX4 sehingga tahan terhadap badai hujan sekalipun. Produk ini dilengkapi dengan pengait telinga dan membuatnya mampu tetap pada posisinya kendati aktivitas olahragamu berat. Menariknya, meskipun ukurannya besar, headset sport ini mampu menjaga profil yang cukup rendah agar nyaman dengan topi dan kacamata hitam.

  • Aftershokz Trekz Air

Bagi kamu yang sering berlari di area perkotaan, headset sport ini mungkin cocok untukmu. Aftershokz Trekz Air ini menggunakan teknologi konduksi tulang untuk mentransfer suara melalui tulang pipi, sehingga membuat telinga tetap terbuka untuk mendengar potensi bahaya yang ada.

Sayangnya, kualitas suara dari produk ini memang lebih tipis dan senyap dibanding produk lain di kelasnya. Trekz Air dilengkapi dengan kabel dan ikat kepala yang lebih ringan dan lebih ramping dari model sebelumnya. Kondisi ini menjadikan pengguna tetap dapat mengenakan kacamata hitam. Adapun masa pakai baterai produk ini adalah enam jam dengan rating IP55 sehingga tahan keringat.

Itulah tiga pilihan headset sport jenis earbud yang dinilai paling memenuhi tingkat keamanan dan kenyamanan untuk digunakan berlari. Adapun mana di antara ketiganya yang terbaik, jawabannya tentu dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Egrang dan Olahraga Tradisional Indonesia yang Hampir Punah

Olahraga tradisional berkembang dari permainan rakyat. Ketika membicarakan olahraga tradisional Indonesia, mungkin tak sedikit dari Anda membayangkan permainan yang dilakukan ketika masih kecil. 

Sayangnya seiring perkembangan waktu olahraga khas Indonesia semakin sedikit peminatnya. Pengaruh teknologi informasi yang begitu cepat membuat anak-anak masa kini mulai berpaling ke game konsol, gadget, atau permainan online

Olahrag tradisional Indonesia antara lain pencak silat

Padahal olahraga tradisional Indonesia melibatkan gerak fisik yang dapat meningkatkan kualitas jasmani bagi pelakunya. Beberapa permainan tradisional juga dapat mengembangkan kemampuan intelektual dan kecerdasan emosional. 

Olahraga tradisional Indonesia yang hampir hilang ditelan zaman

Kaya suku dan budaya membuat Indonesia memiliki beragam jenis olahraga tradisional. Berikut ini beberapa contoh olahraga tradisional Indonesia yang hampir punah:

1. Egrang 

Egrang merupakan permainan tradisional yang berasal dari Jawa. Olahraga ini membutuhkan dua bilah bambu dengan panjang sekitar 2-3 meter yang diberi pijakan sekitar 30 centimeter. Pemainnya harus mampu menyangga tubuh dengan seimbang ketika menaiki egrang dan berjalan secepat mungkin menuju titik yang telah ditentukan.

2. Bedil jepret

Konsep permainan bedil jepret sama seperti permainan menembak dengan senapan, begitu juga dengan cara memainkannya. 

Berasal dari tanah Sunda, bedil jepret dibuat dari bambu kuning yang sudah tua. Untuk pelurunya, anak-anak biasanya menggunakan batuan kerikil peluru atau yang lebih aman sayuran leunca.

3. Susumpitan

Pada mulanya, susumpitan digunakan masyarakat Sunda untuk berburu. Seiring waktu ini dijadikan sebagai permainan tradisional. Walau susumpitan berasal dari Sunda, olahraga tradisional Indonesia ini juga telah dimainkan oleh suku Dayak dan Papua dalam waktu yang lama. 

Susumpitan terbuat dari rotan berdiameter kecil dengan panjang sekitar 1-2 meter. Aturan mainnya mirip dengan olahraga memanah. Pemain harus menghempaskan anak sumpit sesuai target sasaran.

4. Bentengan

Bentengan atau permainan benteng adalah permainan grup yang masing-masing terdiri dari 4-8 orang. Setiap grup harus menentukan tempat atau patokan untuk bentengnya sendiri, biasanya tiang atau pilar. 

Nantinya setiap anggota harus menyerang dan mengambil alih benteng lawan dengan cara menyentuhnya. Namun jika mereka tertangkap lawan, mereka akan menjadi tawanan.

5. Galah asin

Pada masanya, galah asin atau gobak sodor merupakan olahraga tradisional Indonesia yang menjadi favorit anak-anak. Gobak sodor merupakan olahraga tim, dimana masing-masing tim terdiri dari 5 sampai 7 orang. 

Kedua tim saling bergantian peran dalam berjaga. Nantinya masing-masing anggota tim harus melewati hadangan dari tim lawan secara bolak balik agar mencapai kemenangan. Anggota yang berjaga hanya bisa bergerak secara horizontal berdasarkan garis yang telah dibuat sebelumnya. 

Sayangnya sekarang permainan ini sulit dijumpai. Salah satu alasannya adalah karena olahraga ini memerlukan lapangan yang luas untuk dimainkan.

6. Geudeu-geudeu

Geudeu-geudeu atau disebut juga dengan deudeu merupakan salah satu olahraga tradisional jenis belas diri yang berasal dari Aceh. Permainan ini melibatkan 6 orang yang terbagi menjadi 3 kelompok. 

Dalam permainan ini, semua anggota tim akan berkelahi secara bersamaan. Bagi yang baru pertama kali melihatnya, olahraga ini terlihat seperti perkelahian massal.

7. Jemparingan

Jemparingan merupakan olahraga tradisional asal Yogyakarta. Olahraga jenis ini terbilang jarang ditemukan di daerah lain, kecuali jika Anda berkunjung ke daerah asalnya. Pasalnya olahraga ini dilestarikan secara turun temurun sejak abad ke-17. 

Sama seperti susumpitan, konsep dan cara bermainnya sama seperti olahraga panahan. Bedanya, pemain memanah dalam posisi duduk bersila. Pemanah juga bukan membidik di depan mata, melainkan memosisikan busur di depan perut mereka. 

Mengembalikan popularitas olahraga tradisional

Dilansir dari Bisnis, Deputi III Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Raden Isnanta mengatakan orang tua cukup berperan dalam aktivitas yang ditekuni anak, termasuk dalam menjaga olahraga tradisional supaya tidak punah.

Hal tersebut didasarkan pada penelitian yang menyebutkan bahwa saat ini hanya sekitar 20% orang tua yang mengenalkan olahraga khas Indonesia kepada anaknya, sedangkan 60 persennya mengarahkan ke olahraga lain.  

Untuk melestarikan olahraga tradisional Indonesia, pemerintah kerap memasukkan beberapa jenis olahraga ke dalam ajang perlombaan. Misalnya, pencak silat dan pacu jalur yang menjadi cabang olahraga yang kerap dipertandingkan di Sea Games

Namun itu tidak cukup karena masih banyak olahraga tradisional lain yang harus dipertahankan.

Lari Jadi Hobi? Pahami Kebutuhan Alat Olahraga Lari

Lari Jadi Hobi? Pahami Kebutuhan Alat Olahraga Lari

Lari tidak lagi dipandang sebagai olahraga yang mesti dilakukan demi kesehatan. Lebih daripada itu, lari telah menjadi bagian dari gaya hidup masa kini dan kerap merupakan hobi sebagian besar orang. Murah dan mudah dilakukan, Anda pun sangat mungkin menjadi penggemar olahraga lari. 

Namun, ketika menggemari olahraga ini sebaiknya Anda sudah terlebih dahulu mempersiapkan berbagai alat olahraga lari yang Anda butuhkan. Dengan alat olahraga yang tepat, proses menjalani hobi lari pun akan semakin menyenangkan, aman, dan sehat. 

Berikut ini adalah beberapa alat olahraga lari yang baiknya Anda miliki untuk menjalani hobi baru tersebut. Secara umum, alat-alat di bawah ini terbagi menjadi dua, yakni alat olahraga lari utama dan pelengkap. 

  1. Sepatu 

Tidak semua jenis sepatu cocok menjadi alat olahraga lari. Ujung-ujungnya apabila Anda asal memakai sepatu saat lari, risiko terkilir maupun sakit telapak kaki akan mendatangi Anda. Belilah sepatu khusus lari. Sepatu untuk lari cenderung memiliki berat lebih ringan dengan sol yang tebal sehingga Anda akan merasa empuk dan nyaman ketika berlari jauh sekalipun. Bagaimapun, sepatu untuk lari adalah hal nomor satu yang mesti Anda punya jika ingin meneruskan hobi lari. 

  1. Kaus Kaki

Pemakaian sepatu lari tidak akan lengkap tanpa kaus kaki. Memakai kaus kaki saat berlari akan mengurangi gesekan pada kulit kaki sehingga mencegah pelepuhan. Carilah kaus kaki dengan banyak bantalan di area kiri dan kanan tumit untuk menjadi alat olahraga lari Anda. Pastikan pula kaus kaki tersebut mulus dan dirancang untuk bisa menghilangkan kelembapan di kaki dengan waktu cepat. 

  1. Celana Lari 

Celana lari umumnya tidak jauh berbeda dengan celana olahraga lainnya. Alat olahraga lari yang satu ini didesain dengan bahan yang menyerap keringat secara aktif serta memiliki kelenturan ekstra. Namun khusus untuk olahraga lari, celana terbaik adalah celana yang pendek sehingga membuat langkah Anda lebih leluasa. 

  1. Baju Olahraga 

Anda yang terbiasa memakai kaus oblong dari katun untuk berlari pasti menyadari betul betapa tidak nyamannya kondisi ketika kaus tersebut menyerap keringat dengan sangat banyak sehingga tubuh terasa sangat lengket. Karena itu sebaiknya, Anda menyiapkan baju olahraga khusus untuk kegiatan lari. Pilihlah baju dari nilon atau polyester untuk aktivitas olahraga Anda. Jika ingin menambahkan jaket lari, hal ini boleh-boleh saja asal cuaca tidak sedang panas karena dapat memicu dehidrasi. 

  1. Bra Olahraga 

Khusus untuk wanita, persiapkanlah bra olahraga sebelum Anda melakukan aktivitas lari. Ini karena alat olahraga lari tersebut bisa menyangga payudara lebih baik dalam aktivitas berat. Sesuaikan ukuran bra Anda mengepas dengan payudara agar lari Anda semakin nyaman. 

  1. Botol Genggam 

Lari akan menguras cairan dalam tubuh Anda. Karena itulah, Anda sebaiknya langsung mengonsumsi air begitu terasa lelah dan haus. Tak ayal, Anda membutuhkan botol genggam untuk minum agar tidak perlu repot mencari penjual minuman sehat ketika Anda kehausan ketika tengah melakukan aktivitas lari. 

  1. Armband 

Telepon genggam menjadi salah satu barang yang tidak tertinggal di mana pun dan kapanpun. Anda baiknya membeli alat olahraga lari berupa armband guna bisa tetap membawa telepon genggam saat sedang berlari. Armband merupakan kantong khusus untuk menaruh telepon genggam. Alat olahraga lari ini bisa dipakai di lengan ataupun dikalungkan. 

*** 

Tidak harus membeli alat olahraga lari dengan harga selangit. Namun pastikan, segala kebutuhan perlengkapan lari di atas terpenuhi dan berfungsi optimal agar kegiatan Anda nyaman dan aman.

Tips Melakukan Olahraga Skipping

Tips Melakukan Olahraga Skipping

Tahukah Anda bahwa olahraga skipping adalah salah satu latihan pembakaran lemak termurah, paling efektif, dan dapat Anda lakukan? Selain itu, olahraga ini juga menyenangkan. Jadi apa yang Anda tunggu?

Olahraga skipping memperkuat tubuh bagian atas dan bawah Anda dan membakar banyak kalori dalam waktu singkat, tetapi pertimbangan lain akan menentukan apakah olahraga ini sesuai untuk semua orang

Olahraga skipping dilihat sebagai sesuatu yang cocok dilakukan orang dewasa untuk menambah bumbu dalam rutinitas olahraga mereka. Anda memberi tekanan langsung pada lutut, pergelangan kaki, dan pinggul, tetapi jika dilakukan dengan benar, skipping merupakan aktivitas yang berdampak lebih  besar dibandingkan dengan jogging.

Untuk pemula yang ingin melakukan olahraga skipping, Anda disarankan untuk menggunakan skipping dengan tali manik karena menahan bentuknya dan lebih mudah dikendalikan daripada kain ringan atau tali vinil. Yang perlu Anda perhatikan antara lain:

  1. Atur tali dengan memegang gagang dan menginjak talinya.
  2. Pendek kan tali sehingga pegangannya mencapai ketiak Anda.
  3. Kenakan sepatu olahraga yang pas atau sesuai.

Anda akan membutuhkan luas tempat sebesar empat kali enam kaki, dan sekitar 10 inci ruang di atas kepala Anda.  Permukaan latihan sangat penting. Jangan mencoba melompat di atas karpet, rumput, beton, atau aspal. Sementara karpet mengurangi benturan, sisi negatifnya adalah ia menyambar sepatu Anda dan dapat memutar pergelangan kaki atau lutut Anda. Gunakan lantai kayu, potongan triplek, atau alas tahan benturan yang dibuat untuk berolahraga ketika melakukan skipping. 

Jika Anda belum pernah lompat tali atau melakukan olahraga skipping, Anda tidak perlu khawatir. Olahraga jni menuntut (dan membangun) koordinasi Anda. Awalnya, Anda harus melatih gerakan kaki dan lengan secara terpisah. Berikut tips saat Anda melakukan olahraga skipping untuk pertama kalinya:

  1. Pegang kedua pegangan tali dengan satu tangan dan ayunkan tali untuk mengembangkan sensasi ritme.
  2. Selanjutnya, tanpa menggunakan tali, berlatihlah lompat.
  3. Terakhir, gabungkan keduanya. Anda mungkin akan melakukannya dengan baik untuk melompat terus menerus selama satu menit.
  4. Tetap rendah di tanah, lutut lembut, dan tetap ringan di kaki Anda untuk meminimalkan benturan.
  5. Lengan Anda harus pada sudut 45 derajat dan ditarik ke tulang rusuk Anda.
  6. Putar dari pergelangan tangan Anda, bukan dari bahu.

Olahraga skipping memiliki beragam manfaat menguntungkan untuk tubuh Anda. Periksa dengan dokter Anda jika Anda ragu tentang kemampuan Anda untuk menahan benturan dan intensitas aerobik olahraga skipping yang tinggi. Seperti yang disebutkan, sepatu dan permukaan lompat sangat penting. Seperti semua olahraga, pemanasan, peregangan, dan pendinginan juga penting untuk dilakukan. Cara Anda melompat juga akan menentukan dampaknya pada tubuh Anda.

Teknik Aman Renang Gaya Punggung untuk Para Pemula

Teknik untuk mahir renang gaya punggung bagi pemula

Selain menyehatkan renang memiliki manfaat lain bagi tubuh, yaitu tubuh lebih rileks dan segar. Oleh karena itu tidak ada salahnya jika melakukan olahraga yang satu ini karena renang memiliki manfaat yang beragam.

Saat berenang ada beberapa gaya yang dapat Anda gunakan seperti gaya katak, gaya kupu-kupu, dan juga gaya punggung. Renang gaya punggung merupakan renang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Sedangkan gerakan kaki dan tangan sama seperti gerakan bebas. 

Teknik Renang Gaya Punggung yang Tepat

Teknik renang gaya punggung memang cukup sulit untuk dikuasai. Butuh latihan yang sangat intensif dan lama agar dapat menguasai gaya renang ini dengan cukup baik. Bagi Anda yang baru saja mempelajari renang gaya punggung, berikut adalah teknik dasar renang gaya punggung bagi pemula: 

  • Perhatikan Posisi Badan

Teknik dasar renang gaya punggung yang pertama adalah memperhatikan posisi badan. Posisi badan yang tepat untuk renang gaya punggung yaitu badan telentang di permukaan air. Mungkin akan terasa sulit bagi pemula untuk melakukan posisi ini, karena takut apabila tenggelam. 

Saat renang gaya punggung, tubuh sebaiknya mengambang sedatar mungkin di permukaan air. Semakin sempit tubuh Anda di dalam air, hambatan air saat berenang pun akan berkurang sehingga Anda bisa melaju lebih cepat.

  • Kaki Rileks dan Tidak Kaku

Ini penting, sebab nantinya menjadi penentu apakah tubuh Anda dapat bergerak atau hanya mengambang. Usahakan kondisi kaki cukup rileks saat digerakan sehingga dapat bergerak dengan baik. Jika kondisi kaki kaku, maka tubuh pun akan dengan mudah kehilangan keseimbangan.

Tahapan atau cara renang gaya punggung ini, harus dapat menggerakkan kaki dengan sangat baik. Gerakan kaki yang utama yaitu gerakan kaki ke atas. Saat gerakan kaki ke arah atas atau dapat mencapai posisi di atas permukaan air, maka posisi tubuh terlentang akan stabil.

  • Gerakan Tangan Seirama

Pada umumnya ada tiga fase gerakan tangan dalam gaya renang punggung, antara lain :

  • gerakan pull (gerakan penarikan), 

Gerakan menarik pada renang gaya punggung dilakukan setelah telapak tangan masuk ke permukaan air hingga mencapai titik maksimal tekukan siku atau telapak tangan berada di samping luar bahu.

  • Gerakan push (gerakan pendorongan) 

Gerakan mendorong pada renang gaya punggung dilakukan saat akhir tarikan tangan. Gerakan tangan ini mendorong ke belakang dan juga ke bawah.

  • Recovery (istirahat). 

Fase ini diawali dari tangan keluar dari permukaan air dengan posisi ibu jari terlebih dahulu keluar. Setelah tangan berada di atas bahu (posisi lengan tegak lurus dengan posisi bahu), tangan diputar keluar, kemudian masuk ke permukaan air dengan posisi jari kelingking terlebih dahulu.

Ketika melakukan gerakan memasukkan tangan ke dalam air, sisi telapak tangan yang dimasukkan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar memperkecil tahanan di dalam air. 

Seluruh fase gerakan tersebut seharusnya dilakukan secara seirama dan beraturan. Tujuannya agar posisi Anda ketika di dalam air dapat sempurna dan dapat bergerak dengan baik.

  • Latihan Pernapasan

Cara mengambil napas pada renang gaya punggung lebih mudah dilakukan dibanding dengan gaya renang yang lain, karena posisi kepala pada renang gaya punggung adalah menghadap ke atas. Sehingga pengambilan napas dalam gaya ini tidak terlalu sulit karena muka tidak masuk ke dalam air. 

Namun meskipun begitu Anda harus tetap berhati-hati saat mengambil napas karena percikan air juga dapat mengganggu Anda. Cara bernafas dalam renang gaya punggung yaitu mengambil nafas ketika istirahat dari satu lengan. Kemudian mengeluarkannya ketika lengan yang lainnya istirahat.

  • Koordinasi Gerak yang Benar 

Kunci sukses renang gaya punggung adalah koordinasi gerakan kaki dan tangan. Pastikan posisi badan Anda tetap horizontal agar sukses melakukan gaya renang yang satu ini. Soal pernapasan, Anda tidak perlu khawatir karena muka yang selalu menghadap ke atas dapat membuat Anda mengambil napas lebih mudah.

Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba renang gaya punggung, sebaiknya saat melakukan latihan Anda meminta seseorang untuk mendampingi Anda. Selain itu gerakan safety pada renang gaya punggung juga sebaiknya tidak diabaikan, meskipun telah menguasai renang gaya punggung agar tidak terjadi cedera.

Sejarah Rehabilitasi Medik

Pengobatan dan rehabilitasi fisik, juga dikenal sebagai fisioterapi atau rehabilitasi medik. Rehabilitasi medik bertujuan untuk meningkatkan dan mengembalikan kemampuan fungsional dan kualitas hidup Anda.

Rehabilitasi adalah proses mengembalikan pasien ke kondisi semula. Hal ini dapat didefinisikan sebagai memulihkan kondisi kesehatan yang baik, atau kemampuan untuk bekerja.

Rehabilitasi medik dapat digunakan untuk mengobati berbagai cedera atau kondisi.  Kondisi umum yang dirawat termasuk cedera ortopedi dan muskuloskeletal seperti keseleo, kejang, robekan atau rehabilitasi pasca bedah. 

Pada awal abad ke-20, dua spesialisasi tidak resmi, fisik medik dan rehabilitasi medik, dikembangkan secara terpisah, tetapi dalam prakteknya keduanya merawat populasi pasien yang sama yang terdiri dari mereka yang mengalami cedera yang melumpuhkan.  

Rehabilitasi medik menjadi terkenal selama Perang Dunia II dalam perawatan tentara dan buruh yang terluka. Howard A. Rusk, seorang dokter penyakit dalam dari Missouri, menjadi pelopor rehabilitasi medik setelah ditunjuk untuk merehabilitasi penerbang selama Perang Dunia II. 

Pada tahun 1944, Komite Baruch, ditugaskan oleh Bernard Baruch, mendefinisikan spesialisasi sebagai kombinasi dari dua bidang dan meletakkan kerangka kerja untuk penerimaannya sebagai spesialisasi medis resmi. Komite juga mendistribusikan dana untuk membangun program pelatihan dan penelitian di seluruh negara. 

Spesialisasi yang kemudian dikenal sebagai pengobatan fisik dan rehabilitasi medik di Amerika Serikat secara resmi didirikan pada tahun 1947, ketika Dewan Kedokteran Fisik yang independen didirikan di bawah wewenang Dewan Spesialisasi Medis Amerika. Pada tahun 1949, spesialisasinya memasukkan rehabilitasi medik dan mengubah namanya menjadi Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi.

Pada umumnya, pengobatan rehabilitasi medik membantu mengatasi gangguan kapasitas fisik ataupun kemampuan fungsional tubuh Anda. Pengobatan ini mengandalkan terapi fisik tanpa harus mengkonsumsi obat.