Cara Mengatasi Nyeri Sendi dengan Counterpain Cream

Nyeri sendi adalah suatu kondisi yang mengacu pada ketidaknyamanan, nyeri pada salah satu sendi tubuh. Nyeri sendi biasa terjadi, sehingga tidak memerlukan pengobatan hingga ke rumah sakit. Anda juga bisa mengobati nyeri sendi dengan obat yang dijual bebas di apotek seperti Counterpain Cream.

Penyebab Nyeri Sendi

Nyeri sendi adalah akibat dari suatu penyakit atau cedera. Berikut adalah penyebab nyeri sendi.

Radang Sendi

Penyebab paling umum nyeri sendi adalah artritis. Ada dua jenis artritis yaitu osteoartritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA). OA biasanya terjadi pada orang dewasa di atas 40 tahun dan sering terjadi pada pergelangan tangan, tangan, pinggul dan lutut. Nyeri sendi tersebut biasanya diakibatkan karena terjadi kerusakan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan dan peredam kejut pada sendi.

Sedangkan RA menyebabkan nyeri, peradangan, dan penumpukan cairan di persendian karena sistem kekebalan tubuh menyerang selaput yang melapisi persendian.

Nyeri sendi juga bisa diakibatkan karena faktor sebagai berikut:

  • bursitis, atau radang pada bantalan di sekitar persendian
  • lupus
  • encok
  • penyakit infeksi tertentu, seperti gondongan, influenza, dan hepatitis
  • chondromalacia dari patella, atau kerusakan tulang rawan di tempurung lutut
  • luka
  • tendinitis, atau radang tendon
  • infeksi pada tulang atau sendi
  • terlalu sering menggunakan sendi
  • kanker
  • fibromyalgia
  • osteoporosis
  • sarkoidosis
  • rakhitis

Pengobatan untuk Mengatasi Nyeri Sendi

Perawatan untuk nyeri sendi berbeda-beda dan bervariasi, tergantung dari penyebabnya. Biasanya, dokter akan memberikan resep obat pereda nyeri untuk mengurangi nyeri sendi. Misalnya, untuk radang sendi akibat artritis, dokter bisa menyarankan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), kortikosteroid atau obat DMARDs (disease-modifying antirheumatic drug).

Jika nyeri sendi disebabkan karena infeksi bakteri, maka dokter akan memberi resep antibiotik, sedangkan jika disebabkan karena infeksi virus, maka dapat diberikan antivirus untuk mengurangi dan mengatasi gejala nyeri sendi. Jika rasa sakit pada sendi disebabkan karena cedera atau radang sendi, dokter dapat memberikan rujukan kepada ahli terapi fisik untuk mendapatkan tindakan rehabilitasi. Jika kasus nyeri sendi sudah semakin parah, atau rasa sakit terus menerus berlanjut, dokter dapat merekomendasikan untuk menjalani tindakan operasi.

Pengobatan rumahan juga dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri sendi. Anda dapat mengatasi nyeri sendi sendiri di rumah dengan mengonsumsi obat NSAID yang dijual bebas seperti ibuprofen atau menggunakan capsaicin topikal. Anda dapat menggunakan metode RICE untuk mengurangi rasa sakit. Metode tersebut dilakukan dengan cara mengistirahatkan area yang mengalami nyeri sendi, kompres dengan es, bungkus area yang mengalami nyeri sendi dengan perban elastis dan mengangkat area tersebut untuk mengurangi pembengkakan.

Anda juga dapat mengoleskan krim yang dapat meredakan nyeri sendi seperti Counterpain Cream. Counterpain Cream mengandung metil salisilat 102 mg, eugenol 13.6 mg, mentol 54.4 mg dan dipercaya memiliki khasiat meredakan nyeri otot dan nyeri sendi yang diakibatkan beberapa faktor seperti terkilir, memar, nyeri punggung dan cedera ketika olahraga.

Meski Counterpain Cream bisa meredakan nyeri sendi, tetapi jangan gunakan Counterpain Cream pada luka terbuka karena justru akan memperparah keadaannya. Counterpain Cream juga dapat digunakan untuk ibu hamil, tentunya setelah melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, serta jika memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan risiko yang akan diterima janin.

Anda bisa menggunakan Counterpain Cream untuk meredakan nyeri sendi dan dioleskan pada bagian yang membutuhkan kemudian diratakan dengan lembut. Counterpain Cream dapat ditemukan dengan mudah karena dijual bebas di apotek, minimarket atau toko terdekat Anda dengan harga Rp 21.240 untuk ukuran 15 gram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *