Berbagai Jenis Penyakit yang Dapat Diatasi dengan Obat Cravox 

Setiap penyakit memiliki sumbernya masing-masing, ada yang datang dari virus, jamur, hingga infeksi bakteri. Untuk mengatasinya pun dibutuhkan jenis obat yang tepat. Seperti infeksi bakteri yang memang umumnya dapat disembuhkan dengan antibiotik seperti obat cravox. Obat cravox adalah jenis obat yang mengandung Levofloksasin 500 mg sebagai kandungan utamanya.

Levofloksasin ini adalah antibiotik berjenis kuinolon yang bermanfaat untuk menyembuhkan infeksi bakteri. Cara kerjanya mudah saja, Levofloksasin akan menyasar bakteri yang menyebabkan infeksi dan menghentikan pertumbuhannya. Dengan jumlah bakteri yang menurun, sistem imun tubuh pun akan lebih mudah mengobati infeksi yang sudah terjadi sebelumnya.

Lalu, apa saja jenis penyakit yang dapat diatasi oleh obat cravox?

Infeksi Saluran Kemih

Salah satu penyakit infeksi bakteri yang dapat diobati dengan obat cravox adalah infeksi saluran kemih. Penyakit ini ditandai dengan munculnya gejala urine yang berwarna keruh, rasa nyeri dan perih saat buang air kecil, dan meningkatnya frekuensi pipis.

Sebagai penyakit infeksi bakteri, Infeksi Saluran Kemih (ISK) kerap dipicu oleh bakteri yang berasal dari tinja dan berpindah ke urethra hingga sampai di kandung kemih. Di sana mereka akan berkembang biak hingga menyebabkan peradangan. Perempuan pun cenderung lebih mudah terinfeksi karena jarak tempuh bakteri dari lubang dubur ke saluran kemih yang cukup singkat.

Infeksi Kulit atau Selulitis

Selain ISK, obat cravox juga dapat mengatasi jenis infeksi yang terjadi di kulit dan jaringan lunak di bawahnya. Penyakit ini umum terjadi, terutama jika seseorang mengalami luka goresan atau sayatan dan tidak dibersihkan dengan baik. Akibatnya, bakteri dapat menempel dan memicu infeksi.

Gejala dari infeksi kulit atau selulitis pun dengan mudah dikenali lewat nyeri pada area kulit, lapisan kulit yang membengkak, ruam yang menyebar dengan cepat, hingga munculnya nanah pada area kulit yang terluka. Jika tidak segera diobati, infeksi ini dapat menyebabkan komplikasi yang lebih fatal.

Sinusitis akibat Infeksi Saluran Pernapasan

Jenis penyakit ketiga yang bisa diobati dengan obat cravox adalah sinusitis. Yang perlu digarisbawahi adalah karena obat cravox ditujukan untuk melawan bakteri, maka umumnya hanya sinusitis akibat infeksi bakteri di saluran pernapasanlah yang bisa diatasi.

Sinus sendiri merupakan bagian dalam sistem pernapasan yang terletak di belakang tulang antara hidung, mata, dan pipi. Sehingga kondisi sinusitis merujuk pada peradangan hingga pembengkakan pada area tersebut.

Ciri-ciri sinusitis antara lain cairan hidung yang lebih kental dan berwarna kuning keruh atau hijau, hidung yang tersumbat, rasa nyeri pada area yang sinus, hingga rasa sakit pada telinga atau rahang atas gigi.

Karena penyebab sinusitis yang beragam, jika Anda mengalami gejala-gejalanya, maka akan lebih baik langsung berkonsultasi pada dokter yang tersedia di aplikasi SehatQ. Dengan begitu, penanganannya akan lebih tepat.

Radang Paru

Akrab dikenal sebagai pneumonia, penyakit ini merupakan kondisi di mana ditemukan nanah atau cairan pada alveolus (kantong udara kecil di paru-paru). Radang paru dapat menyerang salah satu atau kedua paru dalam waktu yang bersamaan.

Radang paru dapat disebabkan oleh tiga jenis organisme; virus, bakteri, dan jamur. Jika pada Covid-19, pneumonia yang dialami pasien biasanya disebabkan oleh virus. Sementara, bakteri yang paling sering menyebabkan pneumonia adalah Streptococcus pneumoniae.Cara penularan pneumonia, baik karena bakteri atau virus, dapat terjadi jika ada benda asing yang memuat keduanya terhirup oleh hidung. 

Jika tidak diatasi sesegera mungkin, bakteri penyebab pneumonia ini dapat menyebar hingga ke pembuluh darah, bahkan hingga merusak organ tubuh lainnya.

Karenanya, konsultasikan terlebih dahulu jika Anda merasa menemui gejala-gejala dari ketiga penyakit di atas, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *