Yuk Ketahui, 7 Manfaat Serai untuk Tubuh Anda!

Serai adalah salah satu jenis rempah-rempah yang banyak digunakan untuk menambah cita rasa pada makanan. Manfaat serai tidak hanya untuk itu, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Serai sering dimanfaatkan juga sebagai tanaman obat, di mana daun dan minyaknya digunakan untuk membuat racikan obat. Tanaman serai biasanya dikonsumsi langsung, dioleskan ke kulit, atau dihirup sebagai aromaterapi.

Manfaat serai adalah dapat membantu mencegah pertumbuhan beberapa bakteri dan jamur. Serai juga dipercaya dapat meredakan nyeri dan bengkak, menurunkan demam, menstimulasi rahim dan darah menstruasi, serta bersifat antioksidan. Untuk lebih lengkapnya, inilah manfaat serai dan cara menggunakannya.

  • Mengontrol ketombe.

Adanya kandungan antimikroba dan antiinflamasi memungkinkan minyak esensial serai dapat melawan infeksi jamur Malassezia furfur. Jamur ini yang berkaitan dengan adanya ketombe di kulit kepala.

Cara menggunakan:

Sebelum digunakan, encerkan sedikit minyak dan oleskan ke area kulit untuk mendeteksi adanya reaksi alergi. Gunakan sampo yang mengandung minyak serai untuk menambah ekstra manfaat sereh dalam mengurangi ketombe.

  • Mengatasi anemia.

Anemia adalah kondisi seseorang merasa lemah dan mudah lelah akibat kurangnya sel darah merah yang sehat untuk membawa suplai oksigen yang cukup ke jaringan tubuh. Sebuah penelitian menemukan bahwa teh serai dapat meningkatkan eritropoiesis, yaitu produksi sel darah merah di tubuh. Hal ini diduga karena adanya kandungan nutrisi asam folat, tiamin, tembaga, besi, seng, serta senyawa yang bersifat antioksidan.

Cara menggunakan:

Konsumsi teh serai atau tambahkan serai dalam masakan Anda.

  • Menjaga kesehatan mental.

Manfaat serai dapat menghilangkan rasa cemas yang berlebihan, serta meningkatkan kepercayaan diri dan semangat. Minyak serai juga dapat dimanfaatkan sebagai aromaterapi untuk menghilangkan stres, kecemasan, dan insomnia.

Cara menggunakan:

Konsumsi teh serai atau minyak serai aromaterapi untuk dihirup.

  • Membantu merawat kesehatan gigi.

Manfaat serai juga dapat mengatasi periodontitis (radang gusi) dan gigi berlubang, karena mengandung antibakteri, antiinflamasi, antijamur, dan antioksidan.

Cara menggunakan:

Gunakan produk perawatan untuk periodontitis yang mengandung serai. Ini berfungsi sebagai tambahan untuk root planning dan meningkatkan kesehatan mulut secara keseluruhan. Contoh produk yang biasa digunakan adalah obat kumur herbal, pasta gigi, obat-obatan, dan minyak esensial. Gunakan produk tersebut sesuai dengan petunjuk pada label kemasan.

Manfaat serai lainnya.

Dalam praktik pengobatan Ayurveda, serai digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk masalah pencernaan, demam, gangguan menstruasi, nyeri sendi, peradangan, dan kondisi saraf. Manfaat tambahan lainnya dari tanaman serai adalah sebagai berikut.

  • Mendukung perawatan kulit.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2017 menunjukkan bahwa minyak esensial serai (Cymbopogonflexuosus) memiliki efek antiinflamasi pada sel kulit manusia. Oleh sebab itu, minyak esensial serai merupakan obat alami yang baik untuk kulit yang meradang.

  • Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan minyak serai memiliki efek penurunan kolesterol. Maka dari itu, manfaat serai juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, hipertensi, aterosklerosis, dan sejenisnya.

  • Digunakan sebagai pengusir serangga.

Serai kaya akan citral dan geraniol, yaitu senyawa yang dapat mengusir serangga. Oleh sebab itu, tanaman serai juga banyak digunakan dalam produk-produk untuk mengusir nyamuk, kecoak, semut, kumbang, dan tawon.

Inilah ragam manfaat serai yang dapat Anda peroleh, baik itu dikonsumsi, dioleskan, ataupun dihirup sebagai aromaterapi. Hanya saja, pada ibu hamil dan menyusui tidak disarankan mengonsumsi serai secara oral. Ini berkaitan dengan fungsinya yang dapat melancarkan menstruasi, sehingga dikhawatirkan menyebabkan keguguran. Meskipun belum ada informasi yang cukup mengenai hal ini, tetaplah berhati-hati. Selalu konsultasikan dengan dokter terkait keamanan Anda mengonsumsi serai selama hamil maupun menyusui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *