Mitos dan Fakta Seputar Fungsi Amandel yang Harus Diketahui

fungsi amandel

Fungsi amandel yang paling utama adalah menyaring patogen yang masuk ke dalam tubuh dan melawan infeksi. Bisa dikatakan, amandel adalah salah satu benteng pertahanan kekebalan tubuh.

Sayangnya, ada banyak mitos seputar amandel. Salah satu mitosnya adalah penurunan fungsi amandel setelah operasi pengangkatan amandel.

Lalu, bagaimanakah peran amandel sebenarnya untuk tubuh? Apa info mengenai amandel yang selama ini salah dikira orang-orang?

Manusia memiliki empat amandel

Banyak orang menyangka hanya memiliki satu amandel, yang tampak ketika mereka membuka mulutnya. Sebagian lainnya percaya terdapat dua amandel dalam tubuh mereka.

Faktanya, manusia tidak memiliki dua amandel, tapi empat sekaligus. Amandel yang biasa dilihat di ujung tenggorokan disebut tonsil palatine. Amandel juga terdapat pada pangkal lidah, yang disebut dengan tonsil lingual.

Dua lainnya disebut dengan tonsil tuba dan adenoid atau faring yang terletak di belakang hidung.

Amandel merupakan bagian tubuh pertama yang merasakan tanda bahaya

Ada sebuah mitos yang beredar bahwa amandel sama tidak bergunanya dengan usus buntu. Faktanya, kedua organ tersebut berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

Amandel dan usus buntu merupakan bagian dari sistem limfatik yang berguna melawan infeksi dan patogen yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, amandel atau tonsil merupakan organ tubuh pertama yang merasakan tanda bahaya dari patogen.

Ketika itu terjadi, secara otomatis amandel akan meningkatkan respon kekebalan tubuh Anda.

Amandel yang bengkak tidak perlu operasi dan dapat sembuh dengan sendirinya

Sebagai benteng pertahanan tubuh, amandel dapat terinfeksi. Ada berbagai sebab terganggunya fungsi amandel,  diantaranya tonsilitis, radang tenggorokan, batu amandel, dan amandel yang membesar (hipertrofik).

Beberapa kondisi memang tidak membutuhkan operasi pengangkatan amandel dan dapat sembuh hanya dengan bantuan obat. Namun jika ukuran amandel sudah terlalu besar dapat menyebabkan apnea atau kesulitan bernapas. Hal ini memaksa Anda untuk bernapas melalui mulut.

Anak-anak dan orang dewasa yang mengalami apnea saat tidur bisa sangat fatal karena dapat menyebabkan kematian. Maka dari itu satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah operasi.

Operasi pengangkatan amandel akan menurunkan fungsi amandel

Banyak yang percaya operasi pengangkatan amandel atau dalam istilah medis disebut tonsilektomi dapat menurunkan kekebalan tubuh dan membuat seseorang lebih gampang sakit.

Mitos ini membuat banyak orang menolak pembedahan ketika disarankan oleh dokter. Padahal, beberapa penelitian membuktikan orang yang melakukan tonsilektomi tidak akan menurunkan kekebalan tubuh dalam jangka panjang.

Beberapa saat setelah prosedur pembedahan dilakukan, kekebalan tubuh Anda mungkin akan menurun, terutama pada anak-anak. Namun seiring berjalannya waktu, kemampuan tubuh Anda dalam melawan patogen berbahaya akan kembali ke sedia kala.

Kabar baiknya lagi, penurunan imunitas yang terjadi tidak terlalu parah alias masih dalam batasan yang normal.

Ganti sikat gigi yang baru saat fase pemulihan tonsilitis

Tonsilitis merupakan gangguan fungsi amandel yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Tonsilitis dapat menyebabkan amandel bengkak dan memicu radang tenggorokan.

Bagi seseorang yang telah sembuh dari tonsilitis, disarankan untuk mengganti sikat gigi yang sebelumnya dengan yang baru. Virus dan bakteri penyebab tonsilitis dapat menempel di sikat gigi, sehingga menggunakan sikat gigi yang sama dapat menyebabkan kekambuhan.

Terlepas dari hal itu, dokter gigi juga menyarankan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali. Kuman dan bakteri hidup di tempat yang lembab, dan sikat gigi merupakan salah satu tempat kesukaan mereka.

Kanker tonsil dapat ditularkan secara seksual

Kanker amandel dapat ditularkan melalui human papilomavirus (HPV), salah satu infeksi menular seksual. Menurut CDC, HPV bisa ditularkan melalui seks oral, yang pada akhirnya menyebabkan kanker orofaring.

Kanker orofaring merupakan jenis kanker yang memengaruhi area belakang tenggorokan, termasuk pangkal lidah dan amandel.

Jika Anda merasa sakit tenggorokan dan amandel membengkak, konsultasikan dengan dokter untuk memulihkan kondisi tersebut. Meski sedang terinfeksi dan fungsi amandel menurun, Anda tidak perlu khawatir karena kekebalan tubuh Anda tidak hilang sepenuhnya.