Mallet Finger, Cedera yang Membuat Jari Susah Diluruskan

Salah satu kelainan pada jari adalah mallet finger yang membuat jari tidak bisa bergerak dengan lurus. Kondisi ini disebabkan karena jari terbentur dengan sesuatu yang keras sehingga membuat tendon di belakang jari tangan robek atau terlepas dari tulang jari.

Umumnya, yang sering mengalami mallet finger adalah pemain basket dan baseball yang sering dibentur oleh bola. Namun, hal  lainnya yang berhubungan dengan benturan keras juga dapat mengakibatkan kondisi ini.

Bagaimana mallet finger dapat terjadi?

Tendon berbentuk seperti tali yang terbuat dari serat kolagen dan mengikat otot ke tulang. Ketika tendon mengalami benturan, jaringan tendok dapat robek atau menarik tendon dari tulang ujung jari. Pada beberapa kasus, fragmen tulang juga akan terlepas bersama tendon. Hal inilah yang membuat mallet finger dapat terjadi.

Mallet finger dapat menyebabkan rasa nyeri, bengkak, atau memar. Darah juga dapat bergumpal dibawah kuku, bahkan kuku juga bisa terlepas dari jari.

Diagnosis mallet finger

Untuk memulai pemeriksaan, dokter akan menanyakan seputar gejala yang dirasakan serta melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa jari yang dicurigai mengalami mallet finger dengan mendorong jari ke posisi yang lurus. Kemudian, jika jari tidak bisa lurus dengan sendirinya kemungkinan besar jari tersebut mengalami mallet finger. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan penunjang, seperti:

  • Rontgen

Dokter akan mengambil gambar pada tulang jari melalui rontgen tangan. Rontgen dilakukan untuk melihat apakah terdapat tulang jari yang retak atau patah. Selain itu, melalui rontgen juga melihat apakah terdapat benda asing pada jari yang dicurigai mengalami mallet finger.

  • MRI dan USG

Selain rontgen, dokter juga mungkin melakukan pemeriksaan dengan MRI atau USG. Tes ini guna melihat keparahan cedera pada tendon dan jari tangan.

Mengobati mallet finger

Pengobatan mallet finger akan dilakukan berdasarkan tingkat keparahannya. Perawatannya dapat dilakukan mulai dari penanganan di rumah hingga operasi.

  • Penanganan di rumah

Ketika tangan mengalami cedera, pertolongan di rumah yang dapat dilakukan adalah:

Kompres dingin

Kompres jari yang cedera dengan es batu yang dilapisi handuk. Pastikan Anda untuk tidak menempelkan es batu langsung karena dapat menyebabkan radang dingin.

Mengangkat tangan

Untuk mengurangi pembengkakan, segera angkat tangan lebih tinggi dari posisi jantung.

Minum obat pereda nyeri

Untuk mengurangi rasa nyeri, Anda dapat mengkonsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen. Ikuti aturan pakai pada kemasan untuk menghindari efek samping yang dapat terjadi.

  • Pemasangan bidai

Untuk menjaga jari tetap lurus hingga tendon sembuh, dokter akan menyarankan untuk menggunakan bidai. Umumnya bidai akan dikenakan sekitar enam hingga delapan minggu dan tidak dianjurkan untuk melepaskannya saat mandi. Selanjutnya, bidai dapat digunakan selama dua minggu saat tidur dan melakukan aktivitas berat. Setelah sembuh, dokter akan mengajari Anda untuk latihan gerakan di ujung jari.

  • Perawatan bedah

Perawatan bedah atau operasi akan dianjurkan oleh dokter ketika mallet finger dalam kondisi yang serius atau kompleks. Dokter akan memasukkan atau menyisipkan alat khusus ke dalam tendon dengan tujuan menjaga ujung jari tetap lurus hingga tendon sembuh.

Jika tidak ditangani dengan baik dan benar, mallet finger mungkin akan mengalami komplikasi. Jari dapat menjadi kaku hingga terjadi perubahan pada bentuk tulang. Pada anak-anak, mallet finger juga dapat menghambat pertumbuhan tulang jari yang mengakibatkan jari lebih pendek. 

Segera konsultasikan kepada dokter saat Anda mengalami cedera pada jari. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari terjadinya komplikasi dan menyembuhkan mallet finger dengan cara yang tepat.