Pertolongan Pertama Vagina Keluar Darah saat Tidak Haid

Vagina keluar darah selama haid mungkin bisa dipahami, namun ketika terjadi diluar periode menstruasi mungkin akan mengagetkan Anda.

Penyebab perdarahan pada vagina berbeda-beda. Beberapa kondisi adalah normal dan tidak membutuhkan pertolongan medis. Namun, perdarahan abnormal harus segera ditangani di unit gawat darurat.

Penyebab perdarahan vagina pada wanita

Kemungkinan seluruh wanita akan mengalami vagina keluar darah saat tidak haid. Pada kebanyakan wanita, perdarahan disebabkan oleh ketidak seimbangan hormon. Tapi penyebab vagina berdarah cenderung berbeda tergantung pada usia.

  • Wanita usia remaja hingga 30-an

Penyebab umum perdarahan vagina pada wanita muda adalah kehamilan. Banyak wanita mengalami perdarahan di minggu pertama kehamilan. Konsumsi obat kontrasepsi atau pil KB juga dapat mempengaruhi kondisi ini.

Pada remaja yang baru mulai menstruasi, ketidak seimbangan hormon dapat menyebabkan vagina keluar darah. Hal ini termasuk normal dan umum terjadi.

Pada kasus yang parah seperti perdarahan berlebih, disarankan untk mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

  • Wanita berusia 40 dan awal 50 tahun

Pada perimenopause dan awal menopause dimulai, wanita tidak mengalami proses ovulasi sehingga menyebabkan vagina keluar darah, termasuk menghasilkan bercak darah dan menstruasi berat.

Jika Anda termasuk dalam usia ini, Anda tak perlu khawatir karena ini merupakan hal yang normal. Namun, ada kasus dimana perdarahan disebabkan oleh penebalan rahim. Hal ini harus diwaspadai karena penebalan bisa menjadi pertanda kanker rahim.

Maka ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebab perdarahan vagina yang Anda alami.

  • Wanita setelah menopause

Penyebab umum vagina mengalami perdarahan setelah menopause adalah efek dari terapi hormon.

Penyebab lain yang perlu diwaspadai adalah kanker endometrium dan kanker rahim. Kedua jenis kanker ini lebih sering menyerang wanita berusia lanjut dibandingkan pada usia muda.

Selain yang telah dijelaskan, ada banyak lagi penyebab vagina keluar darah ketika tidak haid, seperti stres, cedera, atau terkena penyakit menular seksual.

Jika Anda ragu terhadap kondisi Anda, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter dan meminta pemeriksaan mendalam jika diperlukan.

Pertolongan pertama perdarahan vagina

Jika terjadi perdarahan hebat saat Anda tidak haid atau hamil, maka segera hubungi 118 atau 119 untuk mendapat pelayanan ke unit ambulans gawat darurat.

  • Kulit pucat
  • Sakit perut
  • Nyeri panggul
  • Sakit kepala
  • Pingsan

Petugas medis akan menghentikan perdarahan terlebih dahulu dengan menggunakan obat-obatan seperti obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID), intrauterine device (IUD), asam traneksamat, dan lainnya.

Laporkan siklus menstruasi kepada dokter guna mempermudah mendiagnosa penyebab perdarahan. Catat tanggal pertama menstruasi, durasi, dan jumlah pendarahan selama menstruasi. Apakah terjadi pendarahan ringan, sedang, berat, atau seperti bercak.

Perawat kesehatan juga mungkin akan melakukan beberapa tes seperti tes darah, USG transvaginal, atau biopsi endometrium.

Tindakan pembedahan untuk menghentikan perdarahan pada vagina

Jika setelah pemberian obat-obatan perdarahan tidak kunjung berhenti, dokter akan melakukan tindakan operasi sesuai dengan hasil diagnosis.

  • Ablasi endometrium: Menghancurkan lapisan rahim untuk menghentikan pendarahan. Prosedur ini akan mengurangi kemungkinan atau risiko hamil setelah berhubungan intim, atau meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.
  • Dilatasi dan kuratase: Mengikis atau menyedot jaringan dari rahim.
  • Embolisasi arteri uterus: Digunakan untuk mengobati fibroid dengan memblokir pembuluh darah di rahim tempat fibroid tumbuh.
  • Miomektomi: Pengangkatan fibroid.
  • Histerektomi: Pengangkatan rahim. Tindakan ini dilakukan untuk mengobati kanker endometrium.

Catatan

Kehamilan merupakan salah satu sebab vagina keluar darah, dan pada remaja yang baru mengalami menstruasi kondisi ini bisa disebabkan karena ketidak seimbangan hormon.

Jika dirasa perdarahan terlalu banyak dan mengkhawatirkan, segera hubungi dokter untuk mengetahui penyebab dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *