Manfaat Diet Keto Selain Menurunkan Berat Badan yang Perlu Anda Tahu

Sudah familier kah Anda dengan diet keto? Diet ketogenik atau yang sering dikenal dengan diet keto adalah sebutan untuk pola diet rendah karbohidrat. Seseorang yang menerapkan pola diet keto diharuskan untuk memperbanyak asupan kalori, baik dari protein maupun lemak. Walaupun begitu, asupan karbohidrat tetap diperbolehkan, hanya saja porsinya perlu untuk dikurangi.

Pola diet ini cocok bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, manfaat diet keto lainnya tidak kalah menarik dan berguna bagi kesehatan tubuh Anda. Selengkapnya mengenai manfaat diet keto, Anda dapat menyimak informasi berikut ini.

  • Mencegah timbulnya jerawat

Penampilan merupakan salah satu yang menjadi pusat perhatian seseorang. Beberapa orang merasa kurang percaya diri akan penampilannya jika terdapat jerawat pada wajah mereka. Penyebab munculnya jerawat sering dikaitkan dengan perubahan hormon tubuh.

Menerapkan diet keto yang memiliki fokus untuk mengurangi asupan karbohidrat, satuan gizi dari menu yang Anda santap dapat menurunkan kadar insulin dan membantu untuk mencegah timbulnya jerawat yang diakibatkan oleh perubahan hormon tertentu.

  • Mengurangi risiko penyakit diabetes

Bagi pasien penyakit diabetes tipe 2, diet keto akan sangat ideal untuk diterapkan, karena dapat membantu untuk menjaga kadar gula darah. Dengan begitu, lonjakan gula darah dapat teratasi dan mengurangi risiko timbulnya berbagai penyakit maupun kerusakan pada saraf. Selain itu, tubuh akan lebih aktif dalam membakar lemak untuk diubah menjadi energi yang kemudian akan menghasilkan zat keton.

Namun, bagi penderita diabetes 1, memiliki terlalu banyak zat keton dalam darah dapat membahayakan kesehatan. Maka dari itu, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk melakukan diet keto.

  • Menurunkan berat badan

Hasil dari menerapkan diet keto dapat terasa semenjak bulan ke-3 hingga bulan ke-6. Dalam kurun waktu tersebut, berat badan Anda akan secara signifikan menurun jika dibanding dengan program diet lainnya.

Hal ini disebabkan oleh aktivitas pembakaran kalori dalam tubuh yang mengubahnya menjadi energi. Diet yang menerapkan pola asupan tinggi protein atau lemak, dapat membuat Anda merasa kenyang lebih cepat, sehingga rasa lapar dapat dikurangi.

  • Mencegah risiko terkena penyakit jantung

Pola diet keto memperbolehkan untuk mengonsumsi lemak maupun protein daging. Kedua kandungan ini cukup rawan dalam memicu kolesterol dan penyakit jantung. Namun, dalam konteks pola diet keto, tubuh dapat mengontrol produksi kolesterol. Hal ini didukung oleh fakta, bawah kadar gula darah (insulin) yang dihasilkan dari menerapkan pola diet keto dapat terjaga dalam kadar yang cukup rendah. Dengan begitu, risiko terkena kolesterol dan penyakit jantung juga dapat berkurang.

  • Menjaga dari terjadinya gangguan pada sistem saraf

Diet keto memiliki manfaat yang signifikan bagi fungsi otak dan tulang belakang. Kedua bagian tubuh ini cukup vital, pasalnya terdapat banyak sel dan saraf yang saling terhubung. Asupan dari pola diet keto mampu untuk memecah lemak menjadi cadangan energi baru.

Sementara itu, selama proses pemecahan lemak tersebut, zat keton dalam tubuh akan melindungi sel-sel otak dari risiko kerusakan. Dengan begitu, penyakit yang berkaitan dengan daya ingat, seperti Alzheimer maupun Parkinson dapat dihindari.

Mengenal Limfedema

Limfedema adalah pembengkakan yang terjadi pada lengan atau kaki, akibat adanya penumpukan cairan

Limfedema mengacu pada pembengkakan yang umumnya terjadi di salah satu lengan atau kaki Anda. Terkadang kedua lengan atau kedua kaki bisa membengkak.

Limfedema paling umum disebabkan oleh pengangkatan atau kerusakan kelenjar getah bening Anda sebagai bagian dari perawatan kanker. Hal ini adalah hasil dari penyumbatan dalam sistem limfatik Anda, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh Anda.  

Sistem limfatik tubuh Anda adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh Anda, yang melindungi Anda dari infeksi dan penyakit.  Sistem limfatik meliputi limpa, timus, kelenjar getah bening, dan saluran getah bening, serta amandel dan kelenjar gondok.

Sistem limfatik Anda sangat penting untuk menjaga tubuh Anda tetap sehat. Sistem limfatik mengedarkan cairan getah bening kaya protein di seluruh tubuh Anda, mengumpulkan bakteri, virus dan produk limbah. Sistem limfatik Anda membawa cairan ini dan zat berbahaya melalui pembuluh getah bening Anda, yang mengarah ke kelenjar getah bening. Limbah tersebut kemudian disaring oleh limfosit, sel yang melawan infeksi yang hidup di kelenjar getah bening Anda dan akhirnya keluar dari tubuh Anda.

Limfedema terjadi ketika pembuluh getah bening Anda tidak mampu mengalirkan cairan getah bening dengan baik, biasanya dari lengan atau kaki. Limfedema dapat bersifat primer atau sekunder. Kondisi ini berarti dapat terjadi sendiri (limfedema primer), atau dapat disebabkan oleh penyakit atau kondisi lain (limfedema sekunder).  Limfedema sekunder jauh lebih umum terjadi daripada limfedema primer.

Tanda dan gejala limfedema, yang terjadi pada lengan atau kaki Anda yang sakit, termasuk:

  • Pembengkakan sebagian atau seluruh lengan atau kaki Anda, termasuk jari tangan atau kaki
  • Perasaan berat atau ketat
  • Rentang gerak terbatas
  • Sakit atau tidak nyaman
  • Infeksi berulang
  • Pengerasan dan penebalan kulit (fibrosis)

Pembengkakan yang disebabkan oleh limfedema berkisar dari perubahan ringan pada ukuran lengan atau kaki Anda hingga perubahan ekstrem yang membuat anggota badan sulit digunakan. Limfedema yang disebabkan oleh pengobatan kanker mungkin tidak terjadi sampai berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah pengobatan.

Limfedema tidak bisa disembuhkan, tetapi Anda bisa mengendalikan pembengkakan dan mencegahnya bertambah parah.  Mengalami berat badan yang sehat mungkin membuat limfedema membaik. Terapis limfedema khusus juga dapat membantu Anda mengelola kondisi ini. 

Jika kondisi limfedema Anda parah, dokter Anda mungkin ingin melakukan operasi untuk mengangkat beberapa jaringan sehingga pembengkakannya berkurang.  

Bingung Cara Membahagiakan Pasangan? Intip Tips Simpelnya

Cara membahagiakan pasangan bisa dimulai dengan meluangkan waktu bersama

Langgeng atau tidaknya sebuah hubungan sangat ditentukan dari seberapa bahagia Anda dan pasangan dalam menjalani komitmen tersebut. Dalam hal ini, tentu Anda tidak bisa menganggap ketika Anda bahagia maka pasangan juga sudah bahagia. Nyatanya banyak hubungan yang kandas karena kebahagiaan cuma dirasakan oleh salah satu pihak. Karena itu, menjadi penting untuk terus mencari cara membahagiakan pasangan sehingga terjadi kebahagiaan yang seimbang dalam hubungan Anda. 

Jangan berpikir pasangan akan bahagia apabila terus diberi kejutan indah di dalam hari-harinya. Malah bisa jadi ketika kejutan dari Anda hilang, pasangan menjadi mulai bosan dan kehilangan kebahagiaannya. 

Karena itu, sangat penting mencari cara membahagiakan pasangan yang bisa Anda lakukan terus-menerus dan berulang-ulang setiap waktu. Berikut ini adalah beberapa cara simpel untuk membahagiakan pasangan Anda. Nyatanya cara-cara di bawah ini  bisa Anda lakukan hampir setiap hari!

  • Dengarkan Keluhannya

Tiap orang memiliki persoalannnya masing-masing, tidak terkecuali pasangan Anda. Masalah yang dimiliki pasangan Anda bisa jadi tidak berhubungan dengan Anda, tapi bisa juga berkaitan erat dengan ada. 

Cobalah selalu dengarkan keluhannya tiap kali ia hendak bercerita. Biarkan pasangan Anda mengungkapkan apa yang dia rasa. Tidak perlu memberikan saran hebat. Telinga yang terbuka lebar untuk mendengarkan keluhannya sudah menjadi cara ampuh untuk membuatnya lebih lega dan bahagia.

  • Waktu Khusus Bercengkrama 

Kadang kala Anda mungkin lupa untuk menyediakan waktu khusus guna berbincang dan bersenda gurau bersama pasangan. Khususnya bagi pasangan yang sudah menikah, waktu khusus untuk bercengkrama dengan pasangan kerap terlupakan karena terbiasa selalu bersama dan disibukkan dengan berbagai urusan lain. 

Padahal dengan pemberian waktu khusus untuk berbincang, hubungan Anda berdua akan semakin dekat dan intim. Ini merupakan cara membahagiakan pasangan yang sebenarnya paling mudah, namun kerap terlewatkan. Cobalah mulai sekarang sediakan waktu khusus untuk bercengkrama dengan pasangan walau hanya sekitar 10 menit tiap harinya. Lihatlah bagaimana perubahan suasana hatinya setelah berbincang santai dengan Anda. 

  • Jangan Ungkit Kesalahan 

Apa yang Anda rasakan jika pasangan terus mempersoalkan kesalahan yang Anda lakukan pada waktu yang sudah lewat? Tentunya rasanya menyebalkan dan membuat sedih. Hal itu pula yang bakal dirasakan pasangan Anda jika terus mengungkit-ungkit kesalahannya, meskipun kesalahan tersebut hanya berupa kecerobohan kecil.

Biasakan untuk tidak lagi mempersoalkan masalah yang sudah lalu, walaupun tujuannya hanya untuk mengingatkan atau bercanda. Jika memang ada masalah yang mesti diselesaikan, segera usaikan dan jangan dibahas lagi. Membas ulang masalah-masalah yang lalu hanya akan membuat hubungan Anda retak secara perlahan. 

  • Beri Senyum dan Pelukan 

Senyuman dan pelukan nyatanya bisa menjadi cara membahagiakan pasangan yang sangat jitu. Ingatlah bahwa keresahan dan kesedihan bahkan akan langsung pupus jika Anda memberikannya pelukan dan senyuman hangat. 

Memberikan pasangan senyum dan pelukan pun tidak perlu menunggu pasangan merasa sedih atau gundah. Cobalah untuk secara rutin memberikan senyum dan pelukan bagi pasangan tiap harinya. Hal tersebut akan membuatnya semakin bersemangat menjalani hari. Hubungan Anda dan pasangan pun akan menjadi lebih bahagia dari waktu ke waktu. 

*** 

Hubungan yang bahagia antara Anda dan pasangan pada akhirnya akan membuat komitmen Anda langgeng. Masalah-masalah yang datang pun bisa terasa lebih mudah diselesaikan bersama karena Anda maupun pasangan yakin bahwa mereka telah memilih orang yang tepat untuk menjalani hidup. Karena itu, teruslah berusaha menjalankan cara membahagiakan pasangan tiap harinya!

Resiko Melakukan Operasi Selaput Dara

Operasi selaput dara bisa menghadirkan sensasi menjadi perawan kembali.

Operasi selaput dara atau yang dikenal sebagai hymenoplasty adalah proses pembedahan untuk mengencangkan tepi luar vagina dengan merekonstruksi jaringan selaput dara. 

Hymenoplasty atau operasi selaput dara adalah prosedur pembedahan yang melibatkan mengembalikan selaput dara yang robek normal karena alasan budaya, agama atau sosial.

Selaput dara hadir di sepanjang pintu masuk vagina, selaput ara sering dicari sebagai bagian dari perawatan kerusakan vagina yang disebabkan selama jatuh secara tidak sengaja, angkat berat dan skenario lainnya di mana stabilitas struktural selaput dara telah dikompromikan. 

Operasi selaput dara sebagian besar dianggap sebagai prosedur aman dengan resiko yang dapat diabaikan. Namun, sama seperti prosedur bedah lainnya, operasi selaput dara dapat menghadirkan beberapa komplikasi dan resiko potensial. Berikut beberapa resiko dan komplikasi dari hymenoplasty:

  • Memar, Pembengkakan, dan Nyeri Pasca Operasi

Meskipun prosedur operasi ini tidak menuntut dalam hal keahlian medis yang diperlukan untuk merekonstruksi selaput dara, periode pemulihan sedikit menuntut indikasi yang berbeda untuk beberapa orang.  Hal ini biasanya terjadi pada wanita di mana selaput dara secara alami diposisikan sedemikian rupa sehingga dikompresi ke tingkat yang lebih besar oleh jaringan vagina di sekitarnya, sehingga bisa membuat periode pasca operasi sedikit menyakitkan.

Meskipun beberapa ketidaknyamanan dalam berjalan dan duduk diindikasikan untuk semua wanita yang menjalani operasi selaput dara, hal ini terjadi pada wanita di mana kulit bagian dalam cenderung menggosok kulit vagina saat berjalan. Anda dapat mengkonsumsi beberapa obat anti nyeri yang dijual bebas, namun sebagian besar ahli bedah sepakat bahwa beristirahat adalah penyembuhan alami untuk menyelesaikan masalah tersebut.

  • Pendarahan dan Hematoma

Hal ini tergantung pada usia pasien dan kondisi selaput dara, beberapa bentuk perdarahan mungkin diharapkan. Namun, pendarahan minimal diharapkan dapat berhenti dalam beberapa hari setelah operasi. Kebanyakan ahli bedah berpendapat bahwa perdarahan yang terjadi sebanding dengan perdarahan menstruasi dalam hal intensitas.

Jika pendarahan tidak surut dan intensitasnya tampaknya meningkat, kemungkinan Anda memiliki hematoma.  Hematoma harus segera diobati karena hematoma yang tidak diobati dapat menyulitkan pembekuan darah yang parah yang dapat menyebabkan emboli.

Perubahan warna

 Ada kemungkinan selaput dara yang dirawat dapat berubah warna.  Daripada mengidentifikasi perubahan warna, mendekodekan sifatnya yang sebenarnya lebih membingungkan, yaitu perubahan warna mungkin bersifat sementara dan menyelesaikan sendiri tanpa obat apa pun atau mungkin berubah menjadi pigmentasi permanen.

  • Mati rasa

Berbeda orang merasa sakit pasca operasi, namun beberapa pasien mungkin mengeluh mati rasa di daerah vagina mereka. Meskipun mati rasa diperkirakan beberapa jam setelah operasi karena penggunaan anestesi, mati rasa yang Anda rasakan mungkin berlanjut selama berhari-hari. Skenario terburuk muncul ketika mati rasa disebabkan oleh cedera saraf yang terjadi selama operasi.

Hymenoplasty atau operasi selaput dara adalah salah satu dari tiga area utama bedah kosmetik. Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki disfungsi dan meningkatkan estetika tersembunyi pada wanita. Jika Anda tertarik untuk melakukan prosedur ini, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Seperti Apa Gejala Penyakit Miom? Simak Informasi Berikut

Penyakit miom yang sering dikenal dengan tumor jinak dalam bahasa medis disebut mioma uteri, merupakan kondisi ketika terjadi pertumbuhan tumor non-kanker pada jaringan oto rahim (miometrium). Ukuran mioma yang tumbuh dapat bervariasi, dari yang berukuran kecil yang sulit terdeteksi hingga berukuran besar yang dapat mengakibatkan pembesaran rahim.

Umumnya, penyakit miom tidak memunculkan gejala yang signifikan. Namun, ketika suatu gejala muncul dapat berdampak terhadap kesuburan seseorang. Seperti apa gejala penyakit miom sebenarnya?

Gejala penyakit miom yang perlu diperhatikan

Sebagai antisipasi, berikut gejala penyakit miom yang perlu Anda waspadai:

  • Darah haid yang keluar dalam jumlah banyak atau berlebihan (menoragia) atau juga dapat berupa periode haid yang berlangsung dalam waktu yang lebih lama (metroragia).
  • Adanya tekanan pada kandung kemih. Mioma yang tumbuh dapat memberikan tekanan atau rasa ingin berkemih. Seseorang yang memiliki miom akan merasakan kesulitan ketika berkemih atau buang air kecil.
  • Tekanan pada rektum. Ketika kondisi ini terjadi, maka seseorang akan mengalami kesulitan air besar (sembelit).
  • Tekanan pada rongga panggul. Miom yang tumbuh dapat memberikan tekanan berlebih bagi rongga panggul, sehingga menimbulkan rasa nyeri pada bagian bawah atau pada perut. Kondisi ini juga sering disertai dengan nyeri pinggang atau nyeri pada tungkai bawah.
  • Adanya perubahan ukuran pinggang dan bentuk perut

Miom yang tumbuh ke arah dinding perut dapat mengakibatkan perubahan lingkar pinggang menjadi lebih besar. Kondisi ini juga dapat memicu benjolan pada dinding perut. Biasanya, seseorang akan merasa bahwa celana atau pakaian yang digunakan semakin sempit, walaupun dirasa tidak ada peningkatan berat badan.

  • Risiko gangguan kesuburan dan kehamilan

Mioma yang tidak diatasi meningkatkan risiko terjadinya infertilitas atau kondisi ketika seseorang tidak dapat hamil, walaupun telah melakukan program kehamilan selama setahun. Mioma tipe submukosa dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Selain itu, mioma juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman ketika dalam masa kehamilan, seperti nyeri perut, pertumbuhan janin yang terhambat, kelahiran prematur, kondisi sungsang, terlepasnya plasenta dari dinding rahim sebelum waktunya, hingga keguguran.

Penting bagi Anda untuk mendeteksi penyakit miom sejak dini, sehingga dapat ditangani lebih awal dan mengurangi risiko komplikasi yang lebih parah.

Masker Wajah yang Ampuh Berikan Tampilan Pori-Pori Kecil pada Wajah

Bagi sebagian orang, tampilan pori-pori wajah yang terlalu besar dapat mengganggu penampilan dan mengurangi kepercayaan diri. Beberapa faktor yang menjadi pemicu pori-pori besar pada wajah yaitu, akibat produksi minyak berlebih, menurunnya elastisitas wajah, dan juga bertambahnya folikel rambut pada wajah.

Agar tetap dapat tampil dengan kepercayaan diri penuh tanpa gangguan dari tampilan pori-pori besar, banyak orang mencari cara atau perawatan khusus untuk mengecilkan pori-pori. Tidak heran, jika banyak produk perawatan kulit yang menawarkan manfaat mengecilkan pori-pori wajah. Masker wajah menjadi salah satu cara yang paling banyak diandalkan.

Membuat masker wajah untuk pori-pori besar dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di rumah. bahan-bahan ini mudah Anda beli dan temui, bahkan di pasar tradisional sekali pun. Apa saja bahan-bahan untuk membuat masker wajah ini dan bagaimana langkah-langkahnya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

  • Masker tomat

Cara untuk membuat masker wajah dengan tomat adalah dengan mencampurkan 1-2 sendok makan tomat dan bubuk kunyit. Setelah itu, oleskan masker wajah secara merata dan diamkan sekitar 15 menit, kemudian bilas. Gunakan masker ini minimal dua minggu sekali.

Manfaat masker tomat tidak hanya dapat memberikan tampilan pori-pori wajah kecil, namun juga sebagai perawatan untuk kulit berminyak yang rentan berjerawat. Masker ini memiliki kandungan vitamin A dan C alami yang berkhasiat untuk mengurangi sumbatan pada pori-pori wajah.

  • Masker pepaya

Masker wajah dengan bahan pepaya dan madu dapat Anda buat dengan mencampurkan kedua bahan tersebut pada wajah dan mendiamkannya selama 10 menit sebelum dibilas. Penggunaannya dapat secara berulang 2-3 kali seminggu agar memberikan hasil yang maksimal.

  • Masker madu dan lemon

Bahan yang harus Anda siapkan untuk membuat masker ini, yaitu 1 sendok makan madu, setengah sendok makan perasan lemon, dan sedikit gula. Campurkan ketiga bahan tersebut dan pijatkan pada wajah dengan gerakan memutar. Diamkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air hangat. Aplikasikan masker wajah ini sebanyak 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan hasil terbaiknya.

Cara Mengatasi Kurap dengan Bahan Alami

Timbulnya kurap memang membuat kulit terasa gatal dan membuat Anda tidak percaya diri. Kurap sangat mengganggu apalagi jika kurap tersebut membandel. Selain salep kurap, ada cara alami yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan kurap. Obat kurap alami, umumnya lebih aman untuk Anda yang kulitnya cenderung sensitif.

Cara mengatasi kurang dengan bahan alami

  • Sabun dan air

Menjaga area yang kurap tetap bersih adalah keharusan untuk mempercepat proses penyembuhan kurap. Sebelum menggunakan bahan alami akan yang akan dibahas nanti atau sebelum menggunakan salep kurap, Anda wajib membersihkan area kurap dengan sabun anti bakteri. Setelah dibersihkan, pastikan area tersebut kering. Pasalnya, kondisi kulit yang lembap akan mempermudah kurap menyebar.

  • Cuka apel

Cuka apel atau apple cider vinegar dapat dengan mudah Anda temukan di supermarket. Cuka apel memiliki manfaat sebagai anti-jamur sehingga dapat membantu mengatasi kurap. Anda dapat menuangkan cuka apel ke kapas dan langsung mengaplikasikannya pada area yang berkurap 3 kali sehari.

  • Bawang putih

Bawang putih juga sering dipakai untuk mengatasi berbagai macam infeksi di kulit. Meskipun belum terbukti dalam penelitian, namun beberapa orang yang sudah mencobanya telah membuktikan manfaat terdapat kurap. Caranya, haluskan bawang putih dan campurkan dengan minyak kelapa atau minyak zaitun. Oleskan tipis-tips campuran ini pada area kurap dan tutup dengan kain kasa. Anda dapat melakukan ini 2 kali sehari sampai kurap sembuh.

  • Gel lidah buaya

Lidah buaya bermanfaat melawan infeksi bakteri maupun jamur. Selain mengatasi kurap, gel lidah buaya juga dapat membantu meredakan iritasi di kulit karena sifatnya yang dingin. Anda dapat mengaplikasikan gel lidah buaya langsung pada area kurap 3 kali dalam sehari.

  • Berbagai macam kurap

Minyak yang dapat Anda coba untuk mengatasi kurap adalah minyak kelapa, minyak serai, minyak oregano, dan tea tree oil. Minyak kelapa dan minyak serai dapat Anda langsung aplikasikan dengan kapas ke karena kurap tanpa campuran lain. Sebaliknya, tea tree oil dan minyak oregano harus diencerkan terlebih dahulu dengan larutan lain agar tidak mengiritasi.

Ini 6 Makanan dan Minuman Tinggi Kalori Namun Tidak Sehat

Jika sedang menjalankan program diet? Mungkin Anda disarankan untuk menghindari makanan yang tergolong empty calories. Istilah ini mengacu pada jenis makanan yang tinggi kalori, yang hanya memasok energi tanpa disertai nutrisi, termasuk vitamin, mineral, protein, dan asam lemak. Makanan jenis ini mudah ditemui di gerai makanan siap saji atau supermarket.

Makanan dan minuman tersebut mengandung gula berlebih, sedangkan para pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi konsumsi gula tidak lebih dari enam sendok teh per hari. Pakar nutrisi di London, mengatakan tidak ada larangan mengonsumsi empty calories. Namun, disarankan untuk memilih alternatif lain yang lebih sehat. Hal ini dikarenakan tubuh Anda membutuhkan makanan yang tidak hanya memasok energi, tapi juga nutrisi yang seimbang.

  1. Minuman beralkohol

Minuman beralkohol adalah produk yang paling pas untuk menjadi rujukan kalori kosong karena tidak mengandung nutrisi. Jika pun ada, nutrisinya itu tidak cukup untuk memberikan manfaat baik bagi tubuh. Hal ini juga berlaku pada anggur merah, yang kerap disebut baik untuk kesehatan jantung.

  • Minuman bersoda

Pada satu kaleng minuman bersoda merk terkenal memasik 139 sampai 141 kalori bagi tubuh Anda, Selain itu, pasokan tersebut masuk secara bersamaan dan membuat kadar gula tubuh menjadi melonjak seketika. Oleh karena itu, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

  • Permen manis

Perlu Anda tahu, permen manis hanya mengandung gula tanpa nutrisi apa pun. Jadi, dengan memberikan anak Anda permen, sama dengan membiarkannya makan gula pasir. Oleh karena itu, sebaiknya Andan bisa menggantinya dengan cokelat meskipun hanya mengandung sedikit nutrisi.

  • Cokelat

Tidak seperti yang tertulis pada kemasannya, kebanyakan produk cokelat ternyata hanya mengandung kalori. Jika Anda ingin tetap mengonsumsi cokelat, sebaiknya pilih dark chocolate. Pasalnya cokelat gelap mengandung lebih banyak kakao yang mengandung flavanoid, antioksidan yang membantu melawan penyakit.

  • Kue manis

Kue manis seperti pai, brownies, dan lain-lain yang dijual di pasaran mengandalkan kandungan gula yang tinggi untuk menciptakan rasa manis yang lezat. Oleh karena itu, Anda perlu membatasi konsumsi kue. Jika memungkinkan, buat kue sendiri sehingga Anda dapat mengatur kadar gula di dalamnya.

  • Minuman rasa buah dengan pemanis

Banyak orang kecele dengan slogan “kaya vitamin” yang terpampang di kemasan jus buah. Lambert mengatakan kebanyakan minuman jenis itu tidak lebih dari minuman rasa buah. Minuman itu mengandalkan pemanis buatan untuk memberi rasa enak, sementara hampir tidak mengandung nutrisi. Dia menyarankan kita membuat sendiri jus langsung dari buah segar.

Ketahui Hal Berikut Sebelum Gunakan Tetes Telinga Gentamicin

Pernahkah Anda mengalami infeksi liang telinga luar atau yang dalam bahasa medisnya otitis eksterna? Mungkin Anda tidak menyadari bahwa Anda pernah mengalami infeksi ini, namun sadar akan gejala seperti rasa nyeri pada telinga yang dapat muncul beberapa hari kemudian setelah mengorek-ngorek telinga. Rasa nyeri akibat infeksi ini terasa ketika menekan telinga bagian depan atau ketika menarik daun telinga.

Jika Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai infeksi ini, kemungkinan besar dokter akan merekomendasikan antibiotik tetes telinga Gentamicin untuk membantu penyembuhan.

Menggunakan obat tetes untuk telinga tentu tidak dapat asal-asalan. Beberapa hal berikut perlu Anda tahu agar penyembuhan infeksi telinga tidak menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Cara menggunakan tetes telinga yang tepat

Sebelum Anda menggunakan obat jenis apa pun, usahakan untuk selalu membaca keterangan obat yang tertera pada kemasan produk secara cermat.

Gentamicin termasuk dalam golongan antibiotik. Maka dari itu, Anda perlu untuk menggunakannya sesuai batas waktu yang telah ditentukan oleh dokter. Jika Anda menghentikan penggunaan obat ini terlalu dini, maka akan ada beberapa risiko yang mungkin muncul, termasuk risiko infeksi kambuh.

Berikut langkah-langkah menggunakan tetes telinga Gentamicin secara tepat:

  • Cuci tangan secara bersih dan menyeluruh dengan menggunakan sabun.
  • Baringkan atau atur posisi duduk tubuh dengan menghadap ke salah satu sisi (bergantung pada sisi telinga yang mengalami infeksi). Jika telinga kiri yang mengalami infeksi, maka miringkan kepala ke arah kanan, dan begitu sebaliknya.
  • Atur posisi obat tetes telinga agar tepat di atas telinga, sehingga tetesan obat dapat langsung menyentuh area infeksi.
  • Teteskan obat sesuai dengan resep dokter atau anjuran yang tertera dalam kemasan produk.
  • Hindari memegang ujung alat tetes telinga untuk menghindari kontaminasi.
  • Ketika obat telah selesai diteteskan, tunggu beberapa saat untuk meluruskan kepala.

Efek samping obat tetes Gentamicin

Sebagai catatan, obat tetes telinga Gentamicin dapat menyebabkan rasa panas sesaat pertama kali diteteskan pada telinga. Jika Anda mengalami reaksi setelah menggunakan obat ini, maka segera konsultasi dengan dokter.

Beberapa orang dengan kondisi tertentu seperti di bawah ini, dianjurkan untuk tidak menggunakan obat tetes apa pun, termasuk Gentamicin:

  • Infeksi Herpes Zoster pada telinga
  • Infeksi jamur di telinga
  • Infeksi virus pada telinga
  • Gendang telinga pecah
  • Alergi pada bahan yang terdapat dalam obat tetes telinga.

Apa itu Dispepsia dan Bagaimana Pengaruhnya pada Kesehatan?

Pernahkah Anda mendengar tentang dispepsia? Beberapa orang mungkin mengenalinya sebagai penyakit yang mengganggu pencernaan manusia. Kenyataannya, dispepsia adalah gangguan pencernaan yang terdiri atas kumpulan gejala dan keluhan yang menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut bagian atas. Penderita dispepsia sering gejala merasakan mual, kembung, nyeri perut yang diikuti sensasi terbakar, dan juga perut begah atau sebah.

Secara garis besar, dispepsia dibagi menjadi dua tipe, yaitu dispepsia organik dan fungsional. Dispepsia organik adalah gangguan pencernaan yang dipicu oleh faktor tertentu yang telah diketahui secara jelas, seperti penyakit tukak lambung, gastroesophageal reflux disease maupun kanker. Sementara itu, dispepsia fungsional adalah gangguan pencernaan yang mana pemicunya tidak diketahui secara jelas, namun penderita masih tetap merasakan rasa pada perutnya.

Salah satu faktor yang memicu terjadinya dispepsia fungsional, yaitu akibat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Beberapa makanan yang berisiko memicu dispepsia, yaitu makanan yang mengandung asam, berminyak, berlemak, dan juga yang memiliki rasa pedas. Di samping itu, seseorang yang terlalu sering mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, alkohol, maupun bersoda, cenderung rentan mengalami rasa tidak nyaman akibat timbulnya dispepsia.

Tidak hanya makanan atau minuman tertentu, namun dispepsia juga dapat disebabkan oleh kebiasaan atau pola makan, seperti kebiasaan menghabiskan makan secara terburu-buru, porsi makanan yang terlalu banyak, hingga telat jadwal makan.

Keluhan atau gejala dispepsia untuk kasus yang ringan dapat reda setelah dua minggu perubahan pola hidup menjadi lebih sehat, antara lain menghindari makanan dan minuman yang telah disebutkan di atas. Sebagai alternatif, Anda direkomendasikan untuk mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan. Kacang-kacangan dan makanan berserat juga turut membantu memulihkan kondisi Anda.

Dalam kasus tertentu, dispepsia dapat berujung pada penyakit serius, seperti kanker usus. Jika gejala tidak kunjung mereda dalam dua minggu, maka Anda perlu untuk berkonsultasi dengan dokter, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih awal. Terutama bagi kelompok usia lanjut di atas 50 tahun, jika mengalami gejala dispepsia yang diikuti dengan penurunan berat badan, kesulitan ketika menelan, muntah-muntah, hingga tinja berwarna hitam, segera konsultasi dengan dokter. Dokter nantinya akan melakukan pemeriksaan, seperti pemeriksaan laboratorium, endoskopi, X-ray, maupun CT scan.