Mata Terasa Panas, Pahami Beragam Penyebabnya

Mata terasa panas atau yang sering dikenal dengan istilah burning eyes oleh beberapa orang masih disepelekan. Maklum saja, kondisi mata ini umumnya hanya bersifat sementara dan bisa sembuh dengan obat mata yang dijual bebas.

Meskipun demikian, tetap saja mata terasa panas akan membuat Anda tidak nyaman dan dapat mengganggu beragam kegiatan harian Anda. Pasalnya ketika Anda mengalami masalah ini, mata Anda bukan hanya memiliki sensasi terbakar. Lebih daripada itu, Anda akan merasa gatal dan nyeri. Dalam beberapa kasus, gejala mata terasa panas akan diikuti dengan keluarnya cairan dari mata.

Pengobatan kondisi ini bisa dibilang tidak terlalu sulit. Namun dengan ketidaknyamanan yang dihadirkan, akan lebih menyenangkan apabila Anda bisa terhindar dari gejala mata terasa panas. Untuk itu, memahami berbagai penyebabnya dan berupaya meminimalkan risiko terkena akan menjadi jalan yang lebih bijak. Berikut ini adalah beberapa penyeba mata terasa panas yang patut Anda ketahui.

  1. Sinar Matahari

Tinggal di negara tropis seperti Indonesia, artinya Anda memiliki kemungkinan lebih besar mengalami mata terasa panas. Ini karena salah satu penyebab kuat mata terbakar adalah paparan sinar ultraviolet. Beraktivitas terlalu lama di bawah sinar matahari akan membuat Anda terpapar sinar ultraviolet yang berlebihan sehingga memicu gejala mata berairan, nyeri, hingga melihat adanya lingkaran cahaya dalam penglihatan.

  • Pemakaian Kontak Lensa

Memakai kontak lensa bisa memperbesar potensi Anda terkena mata terasa panas. Pasalnya, kontak lensa merupakan benda asing yang masuk ke mata. Apabila kesterilannya tidak terjaga, mata Anda akan rentan mengalami iritasi yang menimbulkan sensasi terbakar. Karena itu jika memang Anda termasuk pengguna tetap kontak lensa, cobalah untuk selalu menjaga kebersihan kontak lensa Anda serta memastikan penetesan cairan tiap beberapa waktu sekali guna mencegah mata terasa panas saat memakainya.

  • Mata Kering

Mata kering terjadi ketika saluran air mata tidak mampu menghasilkan cukup air mata. Kondisi ini sangat berhubungan dengan usia. Semakin tua usia Anda, risiko mengalami mata kering yang menimbulkan sensasi mata terasa terbakar akan semakin besar. Anda bisa mengurangi risikonya dengan menggunakan obat tetes mata untuk memastikan kelembapan mata Anda.

  • Alergi

Alergi tidak hanya muncul di kulit, namun juga bisa di mata. Jika mengalami alergi di mata, bersiaplah pula untuk menikmati sensasi mata terasa panas. Penyebab alergi pada mata sangat bervariasi. Anda bisa terkena alergi ini karena debu atau asap. Namun dalam beberapa kasus, alergi mata juga disebabkan oleh pengonsumsian jenis makanan tertentu sampai aroma parfum.

  • Bahan Kimia

Berada di sekitar bahan kimia akan membuat mata mudah mengalami rasa terbakar. Jangan bayangkan bahan kimia yang ada di pabrik ataupun laboratorium. Interaksi dengan bahan kimia pun bisa dengan mudah Anda rasakan ketika menggunakan berbagai produk sehari-hari, seperti sabun, sampo, ataupu riasan wajah. Umumnya rasa panas yang terasa di mata akibat bahan kinmia akan diikuti oleh rasa perih dan warna mata yang memerah.

  • Peradangan

Peradangan di kelopak mata juga dapat menimbulkan sensasi mata terasa panas. Peradangan semacam ini dikenal dengan istilah rosacea ocular. Tidak hanya seperti terbakar, mata Anda juga akan terasa nyeri dan menjadi lebih sensitif terhadap cahaya. Berhati-hatilah dengan kondisi ini sebab jika dibiarkan tanpa penanganan, peradangan yang terlalu lama bisa merenggut penglihatan Anda.

***

Dalam beberapa kasus, mata terasa panas bisa diobati dengan mudah dan Anda cukup menghindari penyebabnya. Memastikan mata selalu lembap pun juga dapat menjadi pencegahan terkena gejala mata panas. Akan tetapi dalam beberapa kasus, jangan ragu untuk berobat ke dokter apabila gejala mata terasa panas yang Anda alami tidak sembuh dalam hitungan hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *