Kasus Klaster Keluarga Meningkat, Begini Tips Agar Keluarga Terhindar dari Covid-19

Adanya kasus baru setiap harinya menunjukkan wabah coronavirus belum usai. Akhir-akhir ini kebanyakan merupakan kasus klaster keluarga

klaster keluarga

Rumah seharusnya menjadi tempat aman untuk melindungi diri dan keluarga dari penyebaran virus corona. Namun bila tidak menerapkan protokol kesehatan, rumah menjadi tempat penyebaran tertinggi. 

Di provinsi Jawa Barat sendiri, diketahui terdapat lonjakan kasus dalam kelompok keluarga dan tiga daerah dengan kasus tertinggi antara lain Bogor, Depok, dan Bekasi.

Penyebaran virus corona dalam keluarga

Pola penyebaran virus yang paling mudah adalah pada orang-orang yang tinggal di bawah satu atap. Faktor risiko terbentuknya cluster keluarga adalah ketika salah satu anggota keluarga beraktivitas dengan melibatkan kontak dengan orang lain. 

Anggota keluarga tersebut pulang ke rumah sebagai carrier atau pembawa virus, dan kemungkinan menularkan anggota yang lain.    

Lebih mengkhawatirkan lagi jika klaster keluarga positif covid yang tidak bergejala menghadiri suatu perkumpulan bersama, misalnya acara keluarga besar atau pemakaman. Seluruh orang yang hadir dalam acara tersebut berisiko tinggi tertular virus dan terbentuklah klaster multi-keluarga.

Mencegah terjadinya klaster keluarga virus corona

Memutus rantai penyebaran covid-19 berawal dari diri kita sendiri. Ketika melakukan aktivitas di luar ruangan, pastikan untuk menjalani protokol kesehatan yang telah ditetapkan. 

Karena penyebaran utama virus melalui kontak langsung dengan orang lain, ingat untuk jaga jarak satu meter. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini:

  • Gunakan masker wajah ketika beraktivitas di luar ruangan. Jangan lepas masker terutama bila Anda berada di ruangan padat orang seperti stasiun atau halte.
  • Palingkan badan atau wajah jika orang di sekitar Anda bersin atau batuk. 
  • Tutup hidung dan mulut dengan tisu atau siku bagian dalam jika Anda batuk atau bersin dan buanglah tisu ke tempat sampah.
  • Hindari menyentuh area wajah dengan tangan yang belum dicuci dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.
  • Batasi penggunaan tangan untuk menyentuh tombol lift atau membuka pintu. Sebagai gantinya gunakan lutut, kaki, atau siku. 
  • Jaga kebersihan tangan setelah memegang suatu permukaan. Dalam situasi darurat, Anda bisa menggunakan handsanitizer dengan alkohol 60%. 
  • Jika meja kerja Anda kotor, bersihkan dengan air sabun lalu semprotkan disinfektan.

Ketika pulang ke rumah, Anda juga harus melakukan pencegahan agar tidak menularkan virus yang menempel ke anggota keluarga. 

Saat memasuki rumah, hindari berkontak dengan orang rumah dan menyentuh barang apapun. Terapkan cara berikut sebagai protokol kesehatan setelah bepergian:

  • Sebelum masuk rumah, semprot seluruh barang bawaan dengan disinfektan lalu jemur.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik atau gunakan handsanitizer sebelum masuk rumah.
  • Taruh pakaian yang digunakan saat beraktivitas luar ruangan dalam tempat terpisah. Akan lebih baik jika langsung merendamnya dengan air sabun. 
  • Mandi dan keramas sebelum menemui anggota keluarga yang lainnya.
  • Semprotkan cairan disinfektan pada seluruh permukaan rumah secara rutin. 

Merawat anggota keluarga yang sakit ketika masa pandemi

Orang sakit memiliki kekebalan tubuh yang lemah, sehingga lebih berisiko terpapar virus dan patogen berbahaya lainnya. 

Bila salah satu anggota keluarga Anda sakit, batasi kontak orang sakit dengan hewan peliharaan dan anggota keluarga yang lainnya. Buatlah semua barang dan ruangan secara terbagi seperti:

  • Kamar tidur dan kamar mandi yang terpisah antara orang sakit dengan anggota keluarga yang sehat
  • Memisahkan peralatan makan dan mandi dengan anggota lainnya
  • Jangan campur barang bekas pakai orang sakit dengan anggota yang sehat
  • Cuci barang bekas pakai anggota keluarga yang sakit dengan air panas dan sabun
  • Hindari mengunjungi klinik atau rumah sakit, kecuali orang yang sakit membutuhkan perawatan medis

Untuk berjaga-jaga, orang yang berkontak atau bergantian menjaga anggota yang sakit harus menggunakan masker. Gunakan sarung tangan ketika melakukan perawatan dan cuci tangan dengan sabun dan air setelahnya.

Upaya lain yang harus dilakukan untuk memutus penyebaran virus corona klaster keluarga adalah dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Anda juga bisa melengkapinya dengan konsumsi suplemen atau multivitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Jika terdapat anggota keluarga positif covid, merawat keluarga yang positif covid-19 di rumah hampir sama dengan cara di atas, namun dengan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *