Jeruk Nipis untuk Ketiak Sebagai Pengganti Deodorant, Amankah?

Saat ini banyak orang yang menggunakan jeruk nipis sebagai pengganti deodorant. Buah yang kaya akan kandungan vitamin C ini, dipercaya bisa mencerahkan kulit dan mencegah bau ketiak. 

Apalagi, jeruk nipis memiliki kandungan lain dalam jeruk nipis adalah flavonoid, asam sitrat, macronutrients, kalium, besi, tembaga, kalsium, serat, dan kalori, yang tentu dianggap lebih menyehatkan dibanding deodorant dengan bahan kimia.

Namun, bolehkah menggunakan jeruk nipis sebagai pengganti deodorant dan digunakan rutin setiap hari? Yuk baca ulasannya sampai tuntas. 

Keamanan jeruk nipis untuk ketiak sebagai pengganti deodorant

Saat ini banyak orang menggunakan jeruk nipis untuk ketiak sebagai metode alami mengusir bau badan dan ketiak hitam. Perawatan kecantikan yang alami memang lebih baik karena tidak berisiko mengganggu kesehatan.  

Meski begitu, cara tersebut tidak sepenuhnya aman. Ada beberapa alasan mengapa jeruk nipis kurang tepat jika digunakan setiap hari sebagai pengganti deodorant, diantaranya:

  • lemon dan jeruk nipis mengandung bahan kimia yang disebut psoralens, yang membuat kulit peka terhadap cahaya. 
  • saat kulit bersentuhan dengan matahari, ketiak menjadi lebih sensitif terhadap matahari sehingga dapat menyebabkan luka bakar yang parah dengan kemerahan dan lecet. 
  • ketiak Anda bisa mengalami reaksi inflamasi yang menyebabkan kulit terbakar dan melepuh (phytophotodermatitis). Terlebih jika Anda punya kulit ketiak yang cenderung sensitif atau sedang banyak terpapar sinar matahari. 
  • beberapa orang juga bisa mengalami hiperpigmentasi yang membuat kulit ketiak jadi lebih menghitam.

Lalu apa yang harus dilakukan?

Sesekali menggunakan jeruk nipis untuk ketiak, tentu tidak mengapa. Sebelum menggunakan perawatan jeruk nipis untuk ketiak, ada baiknya Anda mencoba dulu di bagian kulit yang tersembunyi. 

Misalkan, oleskan jeruk nipis ke kulit di bagian dalam siku, yang kondisinya mirip dengan kulit ketiak. Kemudian, tunggu efek sampingnya selang 24-48 jam. Apabila ada reaksi alergi seperti gatal dan kemerahan, hentikan pemakaian. 

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan jeruk nipis untuk ketiak, antara lain:

  • Jangan aplikasikan jeruk nipis pada ketiak yang baru dicukur. Asam pada air jeruk dapat membuatnya perih.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung atau melakukan tanning saat melakukan perawatan ini. Komponen air jeruk nipis akan membuat pori-pori Anda lebih rentan terkena sengatan matahari.
  • Pastikan air jeruk nipis sudah kering sebelum dibalut. 

Gunakan deodorant alami

Untuk menghindari efek negatif jeruk nipis, Anda bisa memilih deodorant yang dihadirkan sejumlah merek yang mengandung bahan alami. Ciri-ciri deodoran alami biasanya memiliki lebih sedikit bahan. Selain itu, deodorant alami ini juga banyak yang dibuat dengan minyak alami seperti lavender. 

Namun, jika Anda sulit menemukan deodorant alami, ahli merekomendasikan cara memutihkan ketiak yang menghitam lebih aman. Salah satunya dengan mengangkat sel kulit mati secara alami menggunakan handuk basah. 

Cara mudah, Anda hanya perlu menggosok lembut bagian ketiak. Hindari menggosok terlalu keras. Setelah itu, jangan lupa mengoleskan pelembab agar ketiak kembali lembab. 

Tea Tree Essential Oil juga menjadi pilihan yang aman dibanding jeruk nipis untuk ketiak. Tea Tree Essential Oil bersifat antibakteri sehingga bekerja dengan baik sebagai deodoran alami karena bakteri menyebabkan banyak bau tidak sedap. Cukup oleskan beberapa tetes langsung ke kulit, maka ketiak Anda akan terhindar dari bau.

Itulah informasi terkait penggunaan jeruk nipis untuk ketiak. Apabila cara alami tersebut tak mempan, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada dokter terkait penggunaan krim khusus untuk mencerahkan kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *