Apakah Kurang Tidur Akan Menurunkan Fungsi Kognitif pada Otak?

wanita asia kehilangan tidur - insomnia potret stok, foto, & gambar bebas royalti

“Saat Anda tertidur, maka itu merupakan waktu penting bagi otak untuk beristitahat dan memulihkan fungsinya. Sehingga ketika Anda kurang tidur akan memberikan dampak pada fungsi kognitif yang ada di dalam otak.”

Pada saat Anda memiliki waktu tidur yang cukup, maka akan menaikkan pula kadar konsentrasi Anda. Konsentrasi diperlukan dalam kegiatan sehari-hari, baik saat bekerja maupun belajar. Selain itu, tidur juga mendukung banyak aspek kinerja otak yang lainnya, seperti kemampuan mengingat, pemecahan masalah, kreativitas, proses emosional, dan lainnya.

Oleh karena itu, orang yang kurang tidur akan memiliki gangguan kognitif jangka pendek. Namun, keadaan tersebut juga bisa menjadi jangka panjang ketika kurang tidur terjadi secara terus menerus. Salah satu penurunan kognitif secara jangka panjang adalah demensia dan Alzheimer.

Bagaimana kurang tidur akan mempengaruhi otak?

Saat Anda tidak tidur, atau tidur dengan waktu yang singkat pada malam hari, maka otak tidak memiliki waktu untuk memulihkan diri. Sehingga, neuron otak menjadi terlalu banyak bekerja dan menyebabkan ketidakmaksimalan kinerja otak dalam berbagai pemikiran.

Oleh sebab itu, jika kurang tidur kronis terus terjadi, maka akan membuat seseorang mengalami risiko penurunan kognitif dan demensia yang lebih tinggi. 

Apa dampak kurang tidur dalam jangka pendek?

Mungkin kebanyakan orang sudah pernah merasakan efek dari kurang tidur pada malam hari di siang hari, seperti rasa kantuk yang sangat berat, lelah, badan lemas, dan lainnya. Sebagian yang lainnya mungkin juga pernah mengalami tertidur selama beberapa detik, yang dikenal dengan microsleep.

Beberapa efek tersebut tentunya akan mempengaruhi kinerja kognitif Anda, misalnya Anda menjadi kurang fokus dan lambat dalam berpikir serta bereaksi. Bahkan dalam hal yang lebih besar bisa memberikan dampak pada fungsi mental Anda. 

Hal ini menunjukkan bahwa kurang tidur bisa menyebabkan lebih banyak kerusakan pada bagian tertentu di otak dengan efek berbeda pada berbagai jenis kognisi.

Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa kurang tidur juga bisa menganggu kinerja intelektual. Kurang tidur akan menghambat kinerja memori yang diperlukan untuk mengingat hal-hal yang akan dilakukan. 

Selain itu, beberapa dampak kurang tidur jangka pendek ini juga bisa terjadi.

  • Menurunkan kemampuan berbicara
  • Mengurangi kemampuan adaptasi dan berkembang
  • Mempengaruhi suasana hati
  • Susah menemukan ide baru
  • Meningkatkan risiko sakit kepala dan flu
  • Lebih mudah terkena stres

Apa dampak kurang tidur dalam jangka panjang?

Studi membuktikan bahwa gangguan kognitif demensia dan Alzheimer lebih tinggi terjadi pada orang yang memiliki masalah dengan kualiatas tidurnya. Fakta tersebut memperkirakan bahwa sebanyak 15% kasus demensia Alzheimer disebabkan karena kurang tidur.

Sedangkan pada orang yang telah didiagnosa demensia ketika kurang tidur akan memperburuk keadaan tersebut. Sebab, saat malam hari otak akan membersihkan zat yang berbahaya, seperti protein beta amiloid. Protein tersebut akan berkumpul dan memperburuk penyakit demensia yang diidap.

Risiko mengalami dampak kurang tidur

Perlu Anda ketahui bahwa dampak kurang tidur pada setiap orang bisa berbeda-beda. Studi menunjukkan bahwa orang dewasa lebih baik dalam mengatasi efek kurang tidur jika dibandingkan dengan ramaja. Remaja dianggap memiliki risiko tinggi untuk terkena efek yang merugikan dari kurang tidur, seperti cara berpikir, mengambil keputusan, dan perkembangan otak lainnya yang masih berlangsung selama usia tersebut.

Sedangkan hasil penelitian mengatakan bahwa wanita lebih mahir dalam mengatasi efek kurang tidur dibandingkan dengan pria. Meskipun hal ini belum jelas apakah terkait dengan faktor biologis, pengaruh sosial budaya, atau kombinasi keduanya.

Memperbaiki pola tidur

Orang yang mengalami masalah tidur bisa mulai untuk memperbaiki waktu tidurnya agar meningkatkan kinerja kognitif di otak. Dengan mendapatkan jumlah waktu tidur tanpa gangguan akan membantu kinerja otak untuk melakukan pemulihan sehingga terhindar dari konsekuensi negatif dari kurang tidur.

Para peneliti dan pakar kesehatan mengatakan bahwa dengan memiliki tidur yang cukup menjadi bentuk pencegahan demensia dan penyakit Alzheimer. Meskipun hal ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meyakinkan peran tidur dalam pencegahan penurunan kognitif jangka panjang.

Jadi, itulah beberapa hal yang bisa terjadi ketika Anda mengalami kondisi kurang tidur. Tidak hanya aktivitas sehari-hari Anda yang akan terganggu, namun kondisi kurang tidur yang terus terjadi dan menjadi kronis dapat menjadi pemicu terjadinya beberapa penyakit gangguan kognitif. 

Selalu usahakan untuk memiliki kualitas dan waktu tidur yang cukup pada malam hari.

Cara Benar Mengonsumsi Suplemen Vitamin Becefort

Mengonsumsi suplemen seperti vitamin Becefort merupakan pilihan yang cukup praktis bagi mereka yang ingin memenuhi kebutuhan vitamin harian.

Selain untuk kebutuhan vitamin harian, suplemen juga diperlukan untuk memelihara dan menjaga kesehatan tubuh termasuk memperkuat imun tubuh sehingga Anda tidak mudah terserang sakit.

Konsumsi suplemen menjadi sangat penting dan diperlukan terutama di masa pandemi Covid-19 karena pada masa inilah imun tubuh merupakan hal yang penting untuk bisa terhindar dari virus.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika ingin mengonsumsi suplemen vitamin. Berikut hal-hal tersebut!

Jangan mengonsumsi terlalu banyak

Meskipun suplemen dimaksudkan untuk menambal kekurangan vitamin harian Anda, Anda tidak boleh serta-merta seenaknya mengonsumsi.

Seperti halnya obat, suplemen pun dapat menyebabkan efek-efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan dan sembarangan.

Karena itu, Anda harus teratur dalam mengonsumsi, yaitu dengan mengikuti anjuran yang berlaku pada kemasan.

Perhatikan interaksi obat

Karena suplemen merupakan obat, dan bahkan diproduksi secara kimiawi membuatnya tidak bisa lepas dari interaksi obat.

Interaksi ini akan terjadi jika suplemen digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain. Hal ini akan membuat suplemen kehilangan efektivitasnya dan meningkatkan efek samping yang ada.

Obat-obatan yang sering dapat menimbulkan interaksi adalah antibiotik, obat penghilang rasa sakit, obat untuk kemoterapi, obat asam lambung, obat hipertensi, dan obat rematik.

Konsultasikan pada dokter

Apabila Anda ingin mengonsumsi suplemen vitamin Becerfort namun diketahui memiliki sejumlah riwayat penyakit kronis, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Konsultasi setidaknya akan memberikan gambaran pada Anda mengenai suplemen yang akan Anda konsumsi tersebut. Hal ini untuk menghindarkan dari efek samping yang parah karena riwayat Anda tersebut.

Usahakan terhidrasi

Meminum suplemen sebaiknya harus bersama dengan air putih. Tujuannya adalah untuk dapat membersihkan racun yang mungkin ada dalam suplemen atau untuk membantu suplemen mengeluarkan racun dalam tubuh.

Selain itu, air putih yang cukup akan menghindarkan Anda dari bahaya dehidrasi yang malah dapat membuat suplemen tidak bekerja dengan baik serta Anda mudah terserang penyakit.

Selalu membaca petunjuk pada kemasan

Jangan pernah malas untuk membaca petunjuk-petunjuk yang tercantum pada kemasan ketika Anda ingin mengonsumsi suplemen.

Hal ini akan membantu Anda untuk bisa mengetahui apa yang ada di dalam suplemen dan cara konsumsinya. Ini karena kebanyakan suplemen adalah obat bebas yang sudah pasti tanpa resep dokter.

Jika ada hal yang cukup membuat Anda bingung pada petunjuk tersebut, cobalah berkonsultasi dengan dokter. Karena itu, bacalah dengan cermat.

Jangan menjadi ketergantungan

Banyak orang menganggap suplemen merupakan sebuah produk yang dapat menyembuhkan padahal suplemen hanya untuk melengkapi kekurangan kebutuhan harian.

Hal itulah yang membuat banyak orang menjadi ketergantungan terhadap produk yang akan berakibat buruk pada kesehatan.

Bukan untuk jangka panjang

Kebanyakan suplemen dirancang untuk jangka pendek sehingga sangat tidak disarankan untuk jangka pendek karena sifat suplemen itu sendiri yang hanya melengkapi atau untuk meminimalkan suatu gejala.

Jika Anda ingin mengonsumsinya untuk jangka panjang, Anda harus meminta pengawasan dari dokter sebab konsumsi jangka panjang akan membuat suplemen tidak efektif dan menimbulkan efek samping.

Selain cara mengonsumsi suplemen kesehatan yang benar, sebelum membeli Anda juga harus melihat kemasan, label, izin edar, dan masa kedaluwarsa saat membeli suplemen vitamin Becefort supaya Anda tidak merasa rugi uang, waktu, dan kesehatan.

6 Fakta Menarik Tentang Bau Badan

sesuatu berbau... - body smell potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Bau badan seringkali terjadi pada banyak orang, akan tetapi bau badan tidak semata disebabkan karena keringat saja. Beberapa fakta mengenai bau badan ini harus Anda ketahui.”

Bau badan atau bromhidrosis adalah kondisi di mana badan mengeluarkan bau menyengat yang tidak menyenangkan. Timbulnya bau badan ini akan membuat Anda menjadi tidak percaya diri. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata bau badan tidak disebabkan karena keringat? 

Lalu, apa yang menyebabkan seseorang mengalami bau badan? Simak fakta dan penjelasan seputar bau badan di bawah ini.

1.Keringat tidak berbau

Selama ini banyak orang yang mengira bahwa bau badan itu berasal dari keringat yang dihasilkan oleh tubuh. Padahal, pada dasarnya pada saat keringat keluar ia tidak berbau. Bau asam yang sering timbul itu dikarenakan adanya bakteri yang mengurai keringat sehingga memiliki bau.

Seorang ahli menumakan fakta bahwa bakteri Staphylococcus hominis inilah yang mengurai keringat menjadi senyawa yang memiliki bau tak sedap atau biasa disebut thioalcohol.

2.Keringat yang keluar dari kelenjar apokrin lebih bau dibanding kelenjar ekrin

Tubuh manusia memiliki 4 juta kelenjar keringat yang dibedakan menjadi dua jenis, yakni kelenjar ekrin dan apokrin.

Kelenjar ekrin berada di seluruh tubuh dan menghasilkan keringat yang aslinya tidak berbau. Munculnya bau badan saat berkeringat bisa jadi karena Anda mengonsumsi makanan yang memicu timbulnya bau.

Sedangkan kelenjar apokrin terdapat di bagian tubuh yang berbulu, seperti ketiak dan selangkangan. Kelenjar apokrin mengeluarkan bau khas yang berasal dari feromon. Keringat yang keluar dari kelenjar ini lebih tinggi protein, di mana itu merupakan sumber makanan bagi bakteri. Oleh karena itulah keringat yang keluar dari kelenjar ini akan membuat bau badan semakin terasa.

3.Bau badan bisa diturunkan secara genetik

Jika Anda sudah melakukan beberapa hal untuk menghilangkan bau badan, tetapi bau badan tak kunjung hilang, Anda perlu melihat silsilah keluarga. Sebab, bau badan juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetika.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami bau badan berat mengidap Trimethylaminuria (TMAU). TMAU ini adalah kondisi di mana tubuh tidak bisa memetabolisme senyawa trimetilamin. 

Senyawa tersebut bisa timbul jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung kolin, seperti telur, terigu, kacang-kacangan, dan lainnya. 

4.Bau badan bisa mengindikasikan suatu penyakit

Tahukah Anda bahwa bau badan tidak hanya berbau asam? Dalam beberapa kasus, bau badan bisa berbau selain bau asam, dan hal itu harus diwaspadai karena bisa menunjukkan adanya suatu penyakit.

Beberapa bau badan yang harus diwaspadai adalah, bau ikan, bau apek, bau sirup maple, bau buah, dan lainnya.

Sebagai salah satu contohnya adalah bau ikan yang amis. Ketika badan Anda mengeluarkan bau seperti itu maka berkaitan dengan adanya gangguan trimethylaminuria, yakni gangguan metabolik langka sehingga tubuh tidak bisa mengubah protein yang ada di dalam tubuh. Bau badan ini bisa timbul setelah mengonsumsi telur, ikan, dan sayuran.

5.Stres menimbulkan bau badan

Berkeringat merupakan respons alami tubuh terhadap stres, dan keringat yang dihasilkan berasal dari kelenjar apokrin. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa keringat yang keluar dari kelenjar apokrin cenderung lebih bau dibandingkan kelenjar ekrin.

6.Mengonsumsi makanan berbau tajam menimbulkan bau badan

Mungkin Anda sudah sering mendengar bahwa makanan pun bisa memicu timbulnya bau badan. Mengonsumsi makanan yang berbau tajam dan protein tinggi terlalu banyak juga bisa meningkatkan risiko bau badan.

Makanan dengan protein tinggi seperti ikan, telur, daging merah bisa memicu bau badan, belum lagi ditambah dengan bau amis beberapa makanan tersebut.

Beberapa jenis sayuran juga bisa meningkatkan risiko bau badan, seperti kubis, brokoli, kembang kol, sawi hijau, lobak, selada air, kangkung, asparagus. Lalu, kopi, bawang putih, dan bawang bombay sebaiknya juga dikontrol karena bisa menjadi pemicu bau badan.

Nah, itulah beberapa fakta mengenai bau badan. Jadi, jika ingin mengurangi bau badan, Anda bisa menghindari beberapa pemicunya. Selain itu, jika bau badan yang muncul karena adanya faktor genetika dan mengindikasikan suatu penyakit, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Seputar Penyakit Meniere yang Perlu Diktehaui, Atasi dengan Versilon

Rasa sakit kepala berputar dan kehilangan pendengaran bisa menjadi tanda penyakit meniere. Penyakit ini mulai diperbincangkan setelah salah satu penyanyi pop Jessie J., mengalami hal ini. Salah satu cara mengatasi meniere adalah dengan mengonsumsi Versilon.

Ciri khas penyakit meniere adalah penderitanya mengalami telinga berdenging hingga lama-kelamaan menjadi kehilangan pendengaran pada satu sisi telinga. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa pun, baik pada orang usia dewasa muda hingga paruh baya. Meskipun meniere bersifat kronis, gejala dan efek samping bisa berkurang dengan perawatan yang tepat.

Gejala Penyakit Meniere

Gejala yang penyakit meniere biasanya hilang dan timbul dalam beberapa waktu. Beberapa gejala yang dirasakan penderita saat mengalami meniere, diantaranya adalah:

1.Vertigo berulang

Penderita meniere akan mengalami vertigo atau sensasi kepala berputar secara spontan. Vertigo terjadi tanpa peringatan sebelumnya dan berlangsung selama 20 menit atau hingga beberapa jam. Jika vertigo tergolong parah, penderitanya juga akan merasakan mual

2.Kehilangan pendengaran

Pada awalnya, penderita akan mengalami berdenging pada telinga atau disebut juga tinnitus yang bersifat datang dan pergi. Lama-kelamaan, gejala ini bisa berubah hingga hilang pendengaran permanen seiring berjalannya waktu.

3.Perasaan penuh di telinga

Penderita meniere biasanya merasakan tekanan di telinga atau telinga terasa seperti tersumbat. 

Selain itu, beberapa gejala meniere lainnya adalah seperti kehilangan keseimbangan, mual, muntah, dan banyak berkeringat karena mengalami vertigo berat.

Penyebab Penyakit Meniere

Hingga saat ini, penyebab penyakit meniere belum diketahui dengan pasti. Namun, gejala yang dirasakan penderita diyakini muncul karena adanya penumpukan cairan di telinga bagian dalam.

Beberapa hal atau kondisi yang dapat memicu penumpukan cairan di telinga bagian dalam, diantaranya adalah:

  • Infeksi virus
  • Kelainan genetik
  • Kelainan bentuk telinga
  • Gangguan sistem imun
  • Penyumbatan di bagian dalam telinga

Cara Mengatasi Penyakit Meniere

Saat ini belum ditemukan pengobatan agar penyakit meniere sembuh secara total. Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala dan mengurangi frekuensi kambuhnya meniere. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam mengurangi gejala dari penyakit ini, diantaranya adalah:

  • Membatasi garam

Garam yang berlebih bisa membuat cairan menumpuk di dalam tubuh, termasuk area telinga dalam. Biasanya, dokter akan menyarankan penderita penyakit meniere untuk mengurangi konsumsi garam.

  • Pemberian diuretik

Dokter akan meresepkan obat diuretik bagi penderita meniere untuk membantu membuang kelebihan cairan di tubuh. Dengan begitu, tekanan pada telinga bagian dalam juga akan berkurang.

  • Perubahan gaya hidup

Menjalani pola hidup yang lebih sehat bisa membantu penderita meniere mengurangi gejalanya. Jauhi rokok, batasi konsumsi kafein, cokelat, dan alkohol dapat meringankan gejala dari penyakit ini.

  • Pemberian obat

Salah satu obat yang biasa diresepkan dokter untuk mengurangi gejala meniere adalah Versilon. Obat ini memiliki kandungan betahistine mesylate 6 mg.

Versilon bekerja dengan meningkatkan aliran darah ke telinga dan kemudian mengurangi jumlah cairan di dalamnya.

Manfaat atau indikasi versilon lainnya, adalah:

  • Mengatasi penyakit meniere dengan gejala pusing berlebih, telinga berdenging (tinnitus), dan gangguan pendengaran
  • Mengurangi pusing seperti sensasi berputar (vertigo) karena gangguan pada bagian dalam telinga
  • Mengurangi pusing karena gangguan keseimbangan

Anda dapat mengonsumsi obat ini bersama makanan dengan dosis 1-2 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Beberapa efek samping yang mungkin muncul setelah Anda mengonsumsi Versilon, adalah:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Gangguan pencernaan
  • Reaksi alergi, seperti ruam kulit, bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau leher, dan kulit gatal.
  • Perut kembung atau sakit perut

Penggunaan versilon dalam mengobati penyakit Meniere harus dengan resep dan arahan dokter. Pastikan Anda telah mendapatkan resep untuk mendapatkannya di apotek terdekat atau toko kesehatan online terpercaya, ya.

Cara Mengatasi dan Mencegah Charcot Joint

Charcot joint atau neuropathic joint atau charcot arthropathy adalah komplikasi serius namun jarang terjadi pada orang-orang yang mengalami kondisi neuropati perifer.

Neuropati perifer sendiri adalah kondisi yang membuat kamu tidak merasakan sensasi apapun. Kondisi ini paling sering memengaruhi area sendi yang menahan beban seperti area kaki.

Neuropati perifer biasanya terjadi pada orang dengan beberapa kondisi medis seperti diabetes sifilis, kusta, meningomyelocele, cedera tulang belakang, syringomyelia, dialisis ginjal, dan ketidakpekaan bawaan terhadap rasa sakit.

Bagaimana kerusakan bisa terjadi?

Charcot neuroarthropathy biasanya ditandai dengan fraktur akut, dislokasi, dan kerusakan sendi. Orang yang mengalami neuropati perifer, pada pasien diabetes misalnya, tidak akan merasakan sakit saat terjadinya trauma atau cedera pada area kaki mereka.

Nah cedera yang terabaikan ini bisa menyebabkan kerusakan pada tulang, sendi, dan jaringan lunak lain pada area kaki. Jika tidak terdeteksi sejak dini, sendi di kaki runtuh dan kaki akhirnya menjadi cacat.

Kaki yang cacat dapat menyebabkan luka tekan berkembang di kaki atau pergelangan kaki. Luka terbuka yang disertai kelainan bentuk kaki dapat menyebabkan infeksi hingga amputasi.

Cara mengatasi

Perawatan dan pengobatan charcot joint dilakukan untuk mencegah kerusakan berkembang lebih jauh, menghindari deformitas, dan komplikasi lainnya.

Metode dari perawatannya biasanya memiliki 3 kunci utama. Mulai dari menurunkan berat badan, mengobati penyakit tulang (bisa dengan penggunaan gips atau obat bifosfonat dan suplemen), dan mencegah patah tulang kaki baru.

1. Perawatan tanpa bedah

Untuk melindungi area kaki yang sakit dan meminimalisir pergerakan tulang, kamu mungkin akan disarankan untuk menggunakan gips.

Dokter mungkin menyarankan penggunaan serangkaian gips atau walker gips yang dapat dilepas selama total 8 hingga 12 minggu. Kruk, alat bantu jalan lutut, atau kursi roda digunakan untuk menghindari beban pada kaki yang sakit.

Gips diganti beberapa kali saat pembengkakan di kaki berkurang. Gips tetap di kaki sampai kemerahan, bengkak, dan panas teratasi.

Setelah gips dilepas, kamu mungkin diberikan resep alas kaki khusus ortopedi. Dengan tujuan mengurangi titik-titik tekanan dan mencegah cedera serta luka berulang.

2. Pembedahan

Jika kamu mengalami kondisi kelainan bentuk pergelangan kaki yang parah dan  tidak stabil serta berisiko tinggi terkena ulkus kaki, dokter mungkin merekomendasikan pembedahan.

Setelah pembedahan untuk membetulkan bentuk kaki, kamu harus menghindari memberikan beban penuh pada kaki dalam jangka waktu yang lama untuk mencegahnya muncul kembali.

Mencegah charcot joint 

Karena faktor utama penyebab penyakit ini belum diketahui, maka yang bisa kamu lakukan untuk mencegahnya terjadi pada diri sendiri adalah dengan menghindari faktor penyebabnya.

Sejauh ini penyebab umum yang sering terjadi adalah diabetes melitus. Jadi lakukan gaya hidup sehat untuk menghindari penyakit diabetes. Selain itu, kamu juga perlu menghindari faktor risiko lain seperti sifilis dan kusta.

Komplikasi

Kaki charcot dapat menyebabkan kerusakan progresif tulang dan jaringan lunak pada sendi yang menahan beban. 

Deformitas di bagian mana pun dari kaki atau pergelangan kaki dapat menyebabkan borok kulit karena tulang yang menekan sepatu atau tanah.

Ketika kaki Charcot memengaruhi pergelangan kaki, sendi mungkin menjadi tidak stabil atau “floppy” karena jaringan telah menggantikan tulang di sendi.

Pada kasus yang paling parah, dapat menyebabkan gangguan signifikan pada arsitektur tulang. Itulah sedikit rangkuman mengenai cara mengatasi dan mencegah charcot joint. Semoga bermanfaat! 

Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan Brown Sequard Syndrome

Pernahkah mendengar istilah Brown Sequard Syndrome? Ini merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya lesi di sumsum tulang belakang, hingga menyebabkan kelemahan pada satu sisi tubuh. Brown Sequard Syndrome termasuk kategori penyakit langka dan jarang terjadi. Salah satu gejala yang timbul adalah kehilangan rasa pada sisi tubuh yang arahnya berlawanan. 

Ada beberapa penyebab yang menimbulkan penyakit, di antaranya adalah  tumor pada bagian sumsum tulang belakang dan trauma seperti luka tusukan pada punggung, leher, iskemia, inflamasi akibat TBC dan infeksi. Meski begitu, penyakit ini dapat diatasi dengan beberapa cara. Namun untuk pengobatan awal biasanya berupa mengonsumsi obat-obatan ortikosteroid dengan dosis tinggi.

Tanda dan Gejala

Ada beberapa tanda yang bisa muncul apabila tubuh mengalami penyakit Brown Sequard Syndrome. Gejalanya bervariasi tergantung tingkat ketinggian lesi yang berdampak pada  bagian tubuh tertentu. Berikut beberapa tanda dan gejalanya:

1.Persepsi Sensorik

Ketika tubuh mengalami kehilangan rasa tertentu atau terjadinya penurunan tingkat sensitivitas, maka dapat berdampak pada sensasi superfisial seperti nyeri dan suhu. Hal tersebut berkaitan dengan hilangnya kontra lateral tingkat sensitivitas terhadap  suhu dan rasa sakit. Selain itu,  sensitivitas tubuh terhadap rangsangan getaran juga turut menghilang.

2.Proprioception

Proprioception merupakan  kemampuan dari tubuh Anda untuk mengetahui posisi keseluruhan anggota tubuh Dengan adanya kemampuan ini, seseorang dapat memberikan perintah agar anggota tubuh bertindak sesuai dengan kemauannya. Ketika tubuh mengalami Brown Sequard Syndrome, maka terjadi kesalahan fungsi sistem Proprioseptif.

3.Kelemahan Tubuh

Kelemahan tubuh mudah dikenali karena fungsi motorik pada tubuh menurun dengan signifikan. Untuk beberapa kasus, penderita bisa mengenali adanya pengurangan kapasitas motorik tubuh dari salah satu sisi tubuh atau mengalami lumpuh total. Ketika tubuh dan otot dirasa melemah, maka disertai juga dengan komplikasi lain seperti hilangnya kontrol pada kandung kemih, kehilangan kontrol usus, degenerasi otot, tidak bisa berjalan dan ketergantungan pada fungsional.

Diagnosis

1.Tanya Jawab

Proses diagnosis yang pertama dapat dilakukan sesi tanya jawab antara pasien dengan dokter. Metode tersebut dapat membantu pihak dokter untuk menentukan apakah Brown Sequard Syndrome terjadi disebabkan oleh cedera atau akibat infeksi.

2.Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan secara fisik dilakukan untuk bisa menilai tingkat kerusakan pada sistem neurologis dan menemukan pengobatan yang cocok.

3.Pemeriksaan Laboratorium

Supaya hasilnya lebih akurat,  diagnosis dapat dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium.  Check lab dilakukan ketika ditemukan dugaan penyakit disebabkan karena infeksi. Proses pemeriksaan ini biasanya berupa tes darah maupun tes urine.

4.Radiografi

Proses Radiografi dilakukan pada proses diagnosis supaya penyebab dapat diketahui dengan pasti. Pemeriksaan ini dapat dilakukan melalui klinik laboratorium yang menyediakan fasilitas radiografi. 

5.MRI

MRI bertujuan untuk mengetahui berapa banyak jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.  Selain itu, tahap tersebut dilakukan ketika penyakit diduga bukan akibat dari cedera yang traumatik.

6.CT Myelogram

Ketika pasien yang didiagnosis tidak ingin menjalankan proses MRI, maka bisa menjalani proses CT Myelogram. Meski tampak berbeda dengan MRI, tapi untuk proses ini masih memiliki fungsi yang sama yaitu untuk mengetahui kerusakan pada jaringan saraf.

Penyakit Brown Sequard Syndrome harus dikenali dengan cepat. Sehingga pengobatan bisa dilakukan dengan segera tanpa menunggu penyakit semakin memburuk. Proses diagnosis juga bisa dipilih sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pihak pasien.

Obat Kapsida

Obat kapsida merupakan obat herbal yang berfungsi untuk meringankan masalah pada kulit seperti gatal-gatal, jerawat, bisul, hingga koreng. Didalam obat kapsida terkandung ekstrak alami ketumbar serta sambiloto yang mampu memelihara kesehatan kulit. 

Bagaimana kandungan didalam obat bekerja?

  • Ketumbar kaya akan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas yang dapat merusak kulit. Selain itu, kandungannya juga berkhasiat untuk mengobati masalah kulit seperti permukaan kulit yang kasar, kering, hingga dapat  meredakan ruam.
  • Sambiloto mampu menyehatkan, menyembuhkan, serta menyejukkan bagian permukaan kulit yang mengalami masalah sehingga rasa sakit dan nyeri pada kulit akibat luka, bisul, atau gatal dapat lebih diminimalisir. Sifat antibakteri yang dimiliki sambiloto juga mampu mengurangi infeksi yang mungkin terjadi pada kulit. 

Berbagai manfaat obat:

  • Membantu meringankan berbagai penyakit kulit seperti seperti gatal, jerawat, bisul, hingga koreng.
  • Membantu mengobati permukaan kulit yang mengalami masalah kulit, sehingga penyakit tidak jadi semakin parah. 
  • Membantu mengurangi rasa nyeri akibat penyakit kulit
  • Memelihara kesehatan kulit secara keseluruhan

Cara dan dosis penggunaan obat:

Gunakan obat kapsida 2 kapsul sebelum makan sebanyak 3 kali/hari atau sesuaikan dengan anjuran serta saran oleh dokter

Cara penyimpanan obat:

Simpan Obat kapsida ditempat yang kering, sejuk, dan tidak lembab. Jauhkan obat dari paparan sinar matahari langsung. Selalu perhatikan tanggal kadaluarsa obat dan jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Harga:

Obat kapsida dijual dengan harga Rp 15.855 (kemasan botol isi 12 kapsul)

Apakah penggunaan obat mampu menimbulkan efek samping?

Karena obat ini merupakan obat herbal, efek samping umumnya jarang terjadi terlebih jika menggunakan obat sesuai dengan anjuran. Namun, tak menutup kemungkinan timbul efek samping berupa alergi ringan hingga parah seperti gatal,ruam, dan bengkak pada kulit maupun wajah, pusing, hingga mual muntah jika pasien mengalami ketidakcocokan pada kandungan didalam obat. Segera hentikan penggunaan Obat kapsida jika timbul efek samping yang mengganggu setelah penggunaan obat.

Perhatian khusus sebelum menggunakan obat:

  • Perhatikan kandungan di dalam obat herbal. Jangan diberikan pada orang yang memiliki riwayat alergi terhadap kandungan didalamnya.
  • Beritahu dokter jika Anda mengidap penyakit lupus, rheumatoid arthritis, serta penyakit autoimun lainnya.
  • Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, Ibu hamil, atau menyusui harus mengkonsultasikan penggunaan obat sebelumnya untuk menghindari resiko yang serius
  • Hindari penggunaan alkohol saat menggunakan obat
  • Beritahu Beritahu dokter jika Anda mengkonsumsi obat resep atau obat bebas lainnya secara teratur untuk menghindari interaksi yang mungkin terjadi saat menggunakannya bersamaan dengan obat mata.

BPJS Kesehatan Mandiri, Berikut Tiga Pilihan Kelas dan Fasilitas

Daftar BPJS Kesehatan mandiri dapat dilakukan lewat aplikasi Mobile JKN

Ada tiga pilihan kelas BPJS Kesehatan Mandiri yang bisa Anda pilih. Tiap kelas dibedakan berdasarkan iuran bulanan dan fasilitas kesehatan yang Anda dapatkan.

BPJS Kesehatan saat ini dikenal sebagai badan penyelenggara jaminan kesehatan masyarakat. Pemerintah membentuk BPJS Kesehatan untuk memberikan perlindungan kesehatan pada masyarakat.

Sejak 1 Januari 2014, BPJS Kesehatan telah aktif beroperasi di wilayah jaminan kesehatan. Pemerintah mewajibkan BPJS Kesehatan untuk ASN dan PNS. Artinya, semua pegawai pemerintah wajib didaftarkan sebagai anggota BPJS.

Kewajiban yang sama juga berlaku di sektor swasta. Perusahaan resmi berbadan hukum wajib mendaftarkan pekerjanya sebagai anggota BPJS Kesehatan. Pembayaran iuran dibagi dalam persentase sesuai aturan yang berlaku.

Nah bagi Anda yang bukan pekerja, misalnya seorang wiraswasta, pedagang, atau penyedia jasa umum, tentu Anda perlu mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Kesehatan mandiri. Artinya Anda terdaftar secara mandiri, tidak terafiliasi dengan perusahaan atau badan apa pun.

Pendaftaran BPJS Kesehatan secara mandiri dibagi dalam dua jalur, yaitu jalur Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Yuk simak penjelasan selengkapnya.

Menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri

Untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan secara mandiri, Ada beberapa dokumen yang perlu Anda siapkan terlebih dahulu. Nantinya proses pendaftaran cukup mudah, Anda bisa menggunakan aplikasi Mobile JKN.

Berikut beberapa dokumen yang harus Anda siapkan untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan secara mandiri:

  • Nomor HP aktif
  • Email aktif
  • KTP aktif
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi atau scan halaman depan buku tabungan aktif (untuk autodebit)
  • Memilih Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat Pertama

Perlu diingat, KK dibutuhkan sebagai syarat utama. Anda yang mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS secara mandiri berarti harus sekaligus mendaftarkan anggota keluarga lainnya dalam KK.

Artinya, Anda tidak bisa mendaftarkan diri sendiri secara mandiri. Aturan ini dibuat pemerintah agar setiap anggota keluarga terjamin kesehatannya.

Jika sudah menyiapkan setiap dokumen yang dibutuhkan, Anda bisa melakukan pendaftaran dengan mudah. Berikut caranya:

  1. Buka HP Anda, download aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store
  2. Pilih menu Pendaftaran Peserta Baru
  3. Isi formulir pendaftaran BPJS Mandiri
  4. Daftar autodebit sesuai pilihan yang tersedia
  5. Memasukkan nomor rekening bank yang ingin Anda gunakan untuk membayar iuran
  6. Pilih setuju untuk memenuhi ketentuan yang berlaku

Manfaat BPJS Kesehatan

Manfaat BPJS Kesehatan cukup luas, mencakup konsultasi hingga perawatan. Tidak ada perbedaan antarkelas yang signifikan, setiap peserta BPJS mendapatkan fasilitas yang sama, di antaranya:

  • Pelayanan kesehatan tingkat pertama
  • Rawat jalan tingkat pertama
  • Rawat inap tingkat pertama
  • Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan
  • Pelayanan gawat darurat
  • Layanan menggunakan ambulans

Perbedaan kelas BPJS

Baru-baru ini pemerintah menyuarakan gagasan penghapusan pembagian kelas fasilitas rawat inap di rumah sakit. Artinya, beberapa tahun ke depan mungkin tidak akan ada lagi perbedaan kelas iuran BPJS.

Namun, sejauh ini belum ada keputusan resmi mengenai penghapusan kelas. Berikut tiga kelas BPJS Kesehatan yang dibedakan berdasarkan iuran per bulan:

  • Kelas 1: Iuran Rp150.000
  • Kelas 2: Iuran Rp100.000
  • Kelas 3: Iuran Rp35.000

Nah Anda bisa memilih salah satu kelas yang cocok bagi Anda dan keluarga ketika mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS secara mandiri. Pastikan Anda memperhitungkan kemampuan finansial untuk membayar iuran setiap bulan tanpa terlewat.

Meski dibedakan menjadi tiga kelas, sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan dalam hal manfaat yang didapatkan. Berikut perbedaan fasilitas kesehatan untuk masing-masing kelas BPJS.

Fasilitas BPJS kelas 1

  • Manfaat kurang lebih sama dengan kelas lain
  • Penyediaan ruang rawat inap dengan kapasitas terkecil: 1-2 orang
  • Pasien bisa pindah ke ruang VIP dengan membayar biaya tambahan di luar BPJS

Fasilitas BPJS kelas 2

  • Manfaat kurang lebih sama dengan kelas lain
  • Penyediaan ruang rawat inap dengan kapasitas sedang: 3-5 orang
  • Pasien bisa pindah ke ruang VIP dengan membayar biaya tambahan di luar BPJS

Fasilitas BPJS kelas 3

  • Manfaat kurang lebih sama dengan kelas lain
  • Penyediaan ruang rawat inap dengan kapasitas terbesar: >5 orang
  • Pasien bisa pindah ke ruang VIP dengan membayar biaya tambahan di luar BPJS

Nah sebagai anggota BPJS Kesehatan Mandiri, Anda dapat memilih kelas yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda.

6 Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja Agar Karir Melesat

Cara meningkatkan produktivitas kerja dapat dilakukan dengan bekerja dalam interval 90 menit

Dalam dunia kerja, Anda dituntut untuk bisa memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan. Meningkatkan produktivitas adalah salah satu cara agar terlihat “moncer” di kantor. Sayangnya banyak faktor eksternal dan internal yang menjadi toksik sehingga kontribusi ke perusahaan kurang maksimal. Jika berlangsung lama, bukan hanya prestasi yang jauh dari jangkauan, Anda pun bisa terancam dirumahkan.

Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja 

Produktivitas kerja adalah hasil kualitatif dan kuantitatif karyawan untuk memberikan hasil yang efektif dan efisien. Tolok ukurnya adalah jumlah dan kualitas. Bisa jadi karena manajemen yang bagus seorang karyawan lebih produktif meski bekerja dengan jumlah jam sedikit.

Anda pernah merasakan pekerjaan kantor tidak ada habisnya? Bahkan sudah rela pulang lebih akhir pun tetap tidak selesai? Nah, masalahnya mungkin karena saat jam kerja kurang produktif. Coba lakukan beberapa poin berikut untuk meningkatkan produktivitas. 

1. Buat To Do List

Salah satu penyebab rendahnya produktivitas adalah Anda tidak tahu apa yang harus kerjakan. Cara mengatasinya adalah dengan membuat list job harus diselesaikan. 

Tulis secara rapi dalam kerja, tempel di ruang kerja. Centang setiap item yang sudah Anda selesaikan. Cek Kembali agar tidak ada yang terlewat. Lakukan ini setiap bagi begitu sampai di meja kerja. Membuat to do list merupakan salah satu cara meningkatkan produktivitas kerja yang ampuh. 

2. Memperkirakan Waktu Untuk Menyelesaikan Pekerjaan 

Time management sangat penting agar semua pekerjaan dapat terhandle. Buat perkiraan waktu untuk masing-masing job dan usahakan sebelum batasnya habis, Anda sudah selesai mengerjakannya.

Jika ternyata satu pekerjaan membutuhkan waktu lebih banyak, maka Anda harus dapat menutupnya dari job lain. Pengaturan waktu yang tepat merupakan kunci untuk meningkatkan produktivitas. 

3. Buat Skala Prioritas

Cara meningkatkan produktivitas berikutnya dengan membuat skala prioritas. Menyelesaikan suatu pekerjaan dengan buru-buru justru seringkali hasilnya tidak maksimal. Bahkan bisa saja ide tiba-tiba hilang. Jangan pernah menyelesaikan job dalam last minute. Beri waktu yang cukup sehingga dapat berpikir lebih leluasa.

Dahulukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang mendekati deadline. Setelah itu baru selesaikan prioritas berikutnya. Agar pikiran kembali fresh, setelah menyelesaikan satu job, jeda dengan beristirahat sejenak. Minum kopi, teh atau air putih dapat mengumpulkan semangat lagi.

4. Hindari Gangguan

Konsentrasi dalam bekerja dapat berkurang karena gangguan dari dalam dan luar. Suara bising, tempat yang tidak nyaman, pikiran yang sedang kacau, bisa menghambat pekerjaan sehingga kurang produktif.

Jika Anda bekerja di ruang dengan banyak karyawan kebisingan tidak bisa dihindari. Atasi dengan memasang headset misalnya. Sedang untuk persoalan internal, dapat diatasi dengan mengesampingkan masalah untuk sementara waktu. Berusahalah agar tetap fokus.

5. Lakukan Evaluasi

Evaluasi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas kerja. Anda harus mengevaluasi pencapaian setiap hari. Berdasarkan to do list yang dibuat pagi hari, apa saja yang sudah tercapai. Cek juga apa yang tidak tercapai dan penyebabnya.

Langkah ini akan membuat Anda tahu kelemahan dan penyebab produktivitas tidak maksimal. penyebab tersebut dapat dihilangkan atau dihindari sehingga hari berikutnya bisa lebih optimal. Jangan tunggu atasan memberikan evaluasi. Lakukan sendiri agar bisa bekerja lebih baik. 

6. Jaga Kesehatan

Sepandai apapun Anda, jika kurang sehat, maka tidak akan dapat bekerja dengan baik. Biasakan sarapan sebelum berangkat kerja, istirahat yang cukup dan berolahraga. Jalan kaki beberapa menit setiap pagi cukup membuat tubuh bugar. Meningkatkan produktivitas diri dengan menjaga kesehatan sangat bagus. 

Cara meningkatkan produktivitas kerja membuat karir Anda lebih cemerlang dan cepat melejit. Perusahaan akan memberikan kesempatan maju bagi karyawan yang mampu mengatur dirinya sendiri dan berprestasi. Terapkan beberapa poin di atas agar lebih sukses.

Penyebab Pembengkakan Otak yang Harus Diwaspadai

Pembengkakan otak merupakan kondisi saat menumpuknya cairan di otak. Kondisi ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan komplikasi yang bahkan bisa mengancam nyawa.

Jika pembengkakan terjadi di area tubuh lainnya maka masih bisa diobati baik dengan beristirahat atau obat-obatan. Namun pembengkakan di otak sulit diobati karena bisa menyebabkan kerusakan permanen.

Penyebab Pembengkakan Otak

Pembengkakan otak bisa terjadi di seluruh atau suatu area tertentu di otak. Namun dimanapun lokasinya, pembengkakan bisa menyebabkan peningkatan tekanan di dalam tengkorak atau bisa disebut intracranial pressure (ICP).

Tekanan yang terjadi bisa menyebabkan aliran darah ke otak terganggu sehingga membuatnya kehilangan oksigen. Oksigen sangat dibutuhkan otak agar dapat berfungsi. Jika kekurangan otak kekurangan oksigen maka bisa menyebabkan koma bahkan kematian.

Ada banyak hal yang menyebabkan pembengkakan otak antara lain:

  1. Cedera Otak Traumatis

Cedera otak traumatis dapat terjadi karena kecelakaan, terjatuh atau karena kepala terbentur sesuatu. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan dan pembengkakan pada otak. Bahkan dalam kasus yang lebih parah juga bisa membuat tengkorak pecah. Potongan pecahan tengkorak tersebut bisa memecahkan pembuluh darah di otak dan menyebabkan pembengkakan.

  1. Stroke Iskemik

Stroke iskemik adalah salah satu dari 3 jenis stroke yang disebabkan oleh penyumbatan di arteri yang memasok darah ke otak. Penyumbatan tersebut membuat aliran darah dan oksigen ke otak berkurang sehingga menyebabkan sel-sel otak mengalami kematian. Dan pembengkakan terjadi akibat dari respon otak. Gejala stroke iskemik umumnya meliputi:

  • Masalah penglihatan
  • Salah satu atau kedua sisi anggota tubuh mengalami kelemahan
  • Pusing dan vertigo
  • Kebingungan
  • Kehilangan koordinasi
  • Wajah terkulai di satu sisi

Jika merasakan gejala tersebut, Anda harus segera mendapatkan perawatan guna meminimalisir kerusakan permanen.

  1. Stroke Hemoragik

Satu lagi jenis stroke yang menyebabkan pembengkakan otak. Stroke hemoragik adalah jenis stroke yang paling umum dan biasanya disebabkan oleh tekanan darah tinggi dan terjadi karena pecahnya pembuluh darah di otak. Hal tersebut membuat darah menumpuk dan menekan jaringan otak di sekitarnya.

Gejala stroke hemoragik yang harus Anda waspadai adalah:

  • Kehilangan kesadaran
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala yang terjadi tiba-tiba
  • Mati rasa di salah satu sisi tubuh
  • Kejang
  • Pusing
  • Kehilangan keseimbangan
  • Mengalami masalah saat berbicara atau menelan
  • Kebingungan atau disorientasi

Jenis stroke apapun adalah kondisi darurat medis yang harus segera mendapatkan pertolongan dan pengobatan.

  1. Infeksi

Ada beberapa infeksi yang menyebabkan pembengkakan otak dan disebabkan oleh virus atau bakteri. Infeksi penyakit tersebut antara lain:

  • Meningitis: Merupakan peradangan pada selaput otak yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Meningitis bisa menyerang siapa saja mulai dari bayi hingga orang dewasa dan bisa berbahaya jika tidak diobati.
  • Ensefalitis: Peradangan pada otak yang disebabkan oleh virus dan menyebar melalui gigitan serangga. Ensefalitis ringan dapat sembuh total jika mendapatkan perawatan tepat.
  • Toxoplasmosis: Suatu infeksi ini disebabkan oleh parasit dan sering menyerang janin, bayi, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Toxoplasmosis bisa menyebabkan masalah serius dan biasanya menyebar melalui daging yang tidak matang, feses kucing atau sayuran mentah.
  • Abses subdural: Terjadi karena adanya abses atau nanah pada area otak yang biasanya terjadi setelah terinfeksi penyakit lain seperti meningitis atau sinus. Infeksi ini menyebar dengan cepat dan menyebabkan pembengkakan otak.

  1. Tumor

Tumor yang tumbuh pada otak dapat menyebabkan pembengkakan karena tekanan pada area otak. Tumor yang berada di beberapa bagian otak dapat menghalangi cairan serebrospinal keluar dari otak. Cairan serebrospinal berfungsi untuk melindungi otak dari cedera. Selain itu, tumbuhnya pembuluh darah baru di dekat tumor juga bisa mengalami kebocoran dan menyebabkan pembengkakan.

Pada dasarnya pembengkakan otak adalah hal yang tidak bisa dianggap sepele karena bisa menyebabkan kerusakan pada otak. Yang berpengaruh terhadap memori dan kemampuan berpikir. Pembengkakan otak juga harus mendapatkan penanganan tepat agar tidak berakibat fatal.