6 Fakta Menarik Seputar Tes IQ

Anda ataupun seseorang di sekitar Anda pasti pernah melakukan tes IQ. Sebuah tes yang seringkali dianggap sebagai penentu kecerdasan seseorang ini telah ditemukan sejak tahun 1900-an. Tes IQ ini akan menghasilkan skor yang memiliki rentang tingkatan tertentu, semakin tinggi skor tersebut, maka akan dianggap semakin pintar.

Padahal, banyak fakta menarik mengenai skor tes IQ . namun, sebelum mengetahui beberapa fakta menarik mengenai tes IQ, Anda harus memahami beberapa poin di bawah ini.

Tes IQ bisa diawali dengan pemberian soal-soal yang harus dijawab
  • Tes IQ bukanlah satu-satunya penentu kecerdasan

Tes IQ merupakan sebuah tes yang memperlihatkan kecerdasan kognitif saja. Oleh karena itu, Anda tidak bisa menilai kemampuan dan kecerdasan hanya dengan skor tes IQ.

  • Skor tes IQ bisa naik turun

Apabila Anda melakukan tes IQ saat kecil, maka bisa jadi hasil skor tersebut akan berbeda ketika Anda melakukannya saat dewasa. Hal ini disebabkan karena banyak faktor yang akan mempengaruhi hasil skor tes IQ seiring dengan perkembangan usia.

  • Skor IQ tidak menentukan siapa Anda

Baik skor IQ tinggi ataupun rendah tidak akan bisa menjamin bahwa seseorang tersebut adalah cerdas, dan akan memiliki kehidupan yang sejahtera. Berapapun skor tes IQ, seseorang akan tetap memiliki keahliannya di suatu bidang tertentu.

  • Tidak melakukan tes IQ melalui website tidak resmi

Perlu Anda ketahui bahwa tes IQ hanya dilakukan seorang psikolog atau seseorang yang ahli di dalam bidang tersebut. Maka dari itu, tidak disarankan bila Anda melakukan tes IQ hanya dengan melalui website atau aplikasi yang tidak disarankan.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang skor tes IQ yang sering mendapatkan salah pengertian di kalangan sosial. Selanjutnya, ketahuilah fakta-fakta menarik mengenai tes IQ.

Fakta menarik tes IQ

Di bawah ini beberapa fakta seputar tes IQ yang harus Anda ketahui.

1. Hasil tes IQ perempuan dan laki-laki berbeda

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup mencolok antara skor laki-laki dan perempuan. Sebab, laki-laki cenderung lebih pintar dalam kesadaran spasial, sedangkan perempuan mendapatkan skor yang lebih tinggi dalam hal perkembangan bahasa dan kecerdasan emosional.

Meskipun berbeda dalam hasil tes IQ, namun baik perempuan dan laki-laki memiliki kecerdasan keseluruhan yang hampir sama.

2. IQ berhubungan dengan ASI

ASI memang memiliki banyak manfaat bagi perkembangan kognitif bayi. Sebuah penelitian yang dilakukan pada anak berumur 6,5 tahun. Anak-anak ini diberi tes IQ untuk mengevaluasi kinerja akademik dan kemampuan kognitif mereka. 

Hasilnya, mereka yang diberikan ASI eksklusif mendapatkan hasil skor yang lebih tinggi dan prestasi akademik yang lebih baik.

Meskipun begitu, hasil tes IQ tidak semata-mata dipengaruhi oleh ASI. Latihan pengembangan kognitif lainnya juga akan mempengaruhi nilai tes IQ.

3. Tes IQ digunakan untuk mendiagnosis keterbelakangan mental

Selain mengetahui tingkat kecerdasan, tes IQ juga bisa digunakan untuk mendiagnosis adanya keterbelakangan mental. Menurut tes Binet, orang yang memiliki skor tes iQ di bawah 70 dianggap memiliki masalah mental.

4. Tes IQ hanya mengukur intelektual tertentu

Perlu Anda ketahui bahwa tes IQ tidak bisa mengukur semua tingkat kecerdasan dan kesuksesan karir. Sebaliknya, tes IQ hanya mengukur beberapa kemampuan intelektual, seperti kemampuan analitis, matematika, dan spasial. Tes IQ tidak mengukur kreativitas, artistik, emosional, kepemimpinan dan keterampilan sosial.

5. IQ dipengaruhi oleh lingkunganĀ 

Faktor lingkungan yang berbeda juga dapat mempengaruhi kecerdasan manusia. Artinya, kekurangan gizi, status sosial, ekonomi, stres, pendidikan dan faktor lainnya akan mempengaruhi hasil tes IQ.

Maka dari itu, kecerdasan seseorang tidak hanya tentang apakah orang tersebut belajar dengan giat atau tidak, tetapi bagaimana ia mengasah kemampuan berpikirnya dengan lingkungan sekitar.

6. IQ tidak dipengaruhi oleh urutan kelahiran

Jika Anda pernah mendengar bahwa anak pertama akan lebih pintar dari anak kedua dan seterusnya, itu merupakan sebuah kekeliruan. 

Kecerdasan seseorang tidak dipengaruhi oleh urutan kelahiran, melainkan dipengaruhi dari jenis kelamin, kepribadian, perbedaan usia, jenjang pendidikan, dan lainnya.

Jadi, itulah beberapa serba-serbi yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk melakukan tes IQ.