Tigah Langkah Tepat Cara Cek Obat di BPOM

Badan Pengawasan Obat dan Makanan menjadi lembaga yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap semua produk terkait yang beredar di pasaran. Keberadaannya penting lantaran bisa menjadi jaminan bahwa produk yang ada di tangan konsumen layak guna. Namun, penting juga bagi konsumen mengetahui cara cek obat di BPOM. Pasalnya masih banyak oknum-oknum tidak bertanggung jawab memproduksi dan menyebarluaskan produk obat ilegal.

“Ilegal” yang dimaksud di atas termasuk tidak memiliki nomor registrasi, produk bajakan atau palsu, produk berbahan berbahaya, kedaluarsa, hingga produk selundupan. Ini perlu menjadi perhatian bersama karena tidak ada jaminan untuk produk-produk tersebut. Agar terhindar dari risiko yang mungkin ada, baiknya konsumsen mengetahui informasi mengenai tata cara mengecek keaslian dan keamanan produk.

Berikut ini beberapa langkah untuk memastikan produk obat yang ada di tangan Anda sudah mendapat “lampu hijau” dari BPOM:

  • Cara Cek Obat di BPOM melalui Aplikasi

Cara yang satu ini memudahkan konsumen melakukan pengecekan secara online tanpa harus mengetikkan url alamat situs resmi BPOM. Konsumen hanya perlu klik pada aplikasi yang sudah terpasang di smartphone dengan sistem operasi Android maupun iOS. Caranya:

  • Unduh aplikasi ‘cek BPOM’ melalui Play Store maupun AppStore;
  • Pasang dan jalankan aplikasi di smartphone;
  • Konsumen akan disajikan tiga kolom utama, dengan tiap submenu yang berbeda;
  • Pilih sesuai kebutuhan (Semua produk, produk teregistrasi, produk dibatalkan, atau public warning);
  • Pilih sesuai kebutuhan dari (Nomor registrasi, nama produk/nama dagang, atau nama produsen/importir);
  • Ketik pencarian di isian ‘kata kunci pencairan’

Setelah berhasil, konsumen akan disajikan detail produk secara lengkap, yang meliputi nomor registrasi, nama produk, pendaftar, dan tempat produk dibuat.

  • Cara Cek Obat di BPOM melalui Website

Cara ini sangat mudah digunakan kala konsumen berniat melakukan cek produk kosmetik BPOM secara online. Pastikan smartphone terhubung dengan jaringan internet yang stabil. Caranya:

  • Buka browser dan akses situs di alamat https://cekbpom.pom.go.id/;
  • Konsumen akan dibawa ke tampilan homepage situs, yang menampilkan ‘cari produk berdasarkan’ (nomor registrasi, nama produk, merek, jumlah dan kemasan, bentuk sediaan, komposisi, dan nama pendaftar);
  • Pilih salah satu kategori dan isi kolom kata kunci;
  • Setelah memastikan mengisi produk yang ingin dicari dengan tepat, klik tombol ‘cari’;
  • Data lengkap produk yang meliputi nomor registrasi, detail produk hingga pendaftar produk terkait.

Sebagai tip, cara paling mudah saat melakukan pengecekan nomor BPOM suatu produk adalah dengan melakukan pengecekan berdasarkan merek atau nama produknya. Namun, jika nomor BPOM sudah tertera di kemasan produk, maka konsumen tinggal mencocokkan keabsahan informasi produk tersebut. Sebab ada pula beberapa produk yang memiliki norom BPOM palsu, sehingga masih lolos di pasaran.

  • Cara Cek Obat di BPOM secara Manual

Ini cara terakhir dan mungkin terkesan amat konvensional. Namun, tak ada salahnya juga untuk benar-benar memastikan semuanya aman. Mengusung jargon ‘CekKlik’, BPOM memberikan kampanye memeriksa produk secara manual. Isi dari jargon tersebut kurang lebih:

  • Cek: Pengecekan detail terhadap produk;
  • K: Kemasan dalam kondisi baik apa rusak;
  • L: Label untuk informasi produk yang dapat dibaca secara detail;
  • I: Izin edar untuk pastikan produk memiliki izin edar;
  • K: Kedaluarsa untuk memastikan tanggal produk tidak melebihi masa kedaluwarsa.

Nah, setelah konsumen mengetahui beragam cara cek obat di BPOM di atas, maka upaya tersebut sangat berguna saat konsumen berniat membeli obat, apalagi yang tidak disertai resep dari dokter. Jangan pernah ambil risiko dengan mengonsumsi obat yang tidak atau belum terdaftar di dalam database BPOM.

Mitos dan Fakta Seputar Fungsi Amandel yang Harus Diketahui

fungsi amandel

Fungsi amandel yang paling utama adalah menyaring patogen yang masuk ke dalam tubuh dan melawan infeksi. Bisa dikatakan, amandel adalah salah satu benteng pertahanan kekebalan tubuh.

Sayangnya, ada banyak mitos seputar amandel. Salah satu mitosnya adalah penurunan fungsi amandel setelah operasi pengangkatan amandel.

Lalu, bagaimanakah peran amandel sebenarnya untuk tubuh? Apa info mengenai amandel yang selama ini salah dikira orang-orang?

Manusia memiliki empat amandel

Banyak orang menyangka hanya memiliki satu amandel, yang tampak ketika mereka membuka mulutnya. Sebagian lainnya percaya terdapat dua amandel dalam tubuh mereka.

Faktanya, manusia tidak memiliki dua amandel, tapi empat sekaligus. Amandel yang biasa dilihat di ujung tenggorokan disebut tonsil palatine. Amandel juga terdapat pada pangkal lidah, yang disebut dengan tonsil lingual.

Dua lainnya disebut dengan tonsil tuba dan adenoid atau faring yang terletak di belakang hidung.

Amandel merupakan bagian tubuh pertama yang merasakan tanda bahaya

Ada sebuah mitos yang beredar bahwa amandel sama tidak bergunanya dengan usus buntu. Faktanya, kedua organ tersebut berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

Amandel dan usus buntu merupakan bagian dari sistem limfatik yang berguna melawan infeksi dan patogen yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, amandel atau tonsil merupakan organ tubuh pertama yang merasakan tanda bahaya dari patogen.

Ketika itu terjadi, secara otomatis amandel akan meningkatkan respon kekebalan tubuh Anda.

Amandel yang bengkak tidak perlu operasi dan dapat sembuh dengan sendirinya

Sebagai benteng pertahanan tubuh, amandel dapat terinfeksi. Ada berbagai sebab terganggunya fungsi amandel,  diantaranya tonsilitis, radang tenggorokan, batu amandel, dan amandel yang membesar (hipertrofik).

Beberapa kondisi memang tidak membutuhkan operasi pengangkatan amandel dan dapat sembuh hanya dengan bantuan obat. Namun jika ukuran amandel sudah terlalu besar dapat menyebabkan apnea atau kesulitan bernapas. Hal ini memaksa Anda untuk bernapas melalui mulut.

Anak-anak dan orang dewasa yang mengalami apnea saat tidur bisa sangat fatal karena dapat menyebabkan kematian. Maka dari itu satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah operasi.

Operasi pengangkatan amandel akan menurunkan fungsi amandel

Banyak yang percaya operasi pengangkatan amandel atau dalam istilah medis disebut tonsilektomi dapat menurunkan kekebalan tubuh dan membuat seseorang lebih gampang sakit.

Mitos ini membuat banyak orang menolak pembedahan ketika disarankan oleh dokter. Padahal, beberapa penelitian membuktikan orang yang melakukan tonsilektomi tidak akan menurunkan kekebalan tubuh dalam jangka panjang.

Beberapa saat setelah prosedur pembedahan dilakukan, kekebalan tubuh Anda mungkin akan menurun, terutama pada anak-anak. Namun seiring berjalannya waktu, kemampuan tubuh Anda dalam melawan patogen berbahaya akan kembali ke sedia kala.

Kabar baiknya lagi, penurunan imunitas yang terjadi tidak terlalu parah alias masih dalam batasan yang normal.

Ganti sikat gigi yang baru saat fase pemulihan tonsilitis

Tonsilitis merupakan gangguan fungsi amandel yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Tonsilitis dapat menyebabkan amandel bengkak dan memicu radang tenggorokan.

Bagi seseorang yang telah sembuh dari tonsilitis, disarankan untuk mengganti sikat gigi yang sebelumnya dengan yang baru. Virus dan bakteri penyebab tonsilitis dapat menempel di sikat gigi, sehingga menggunakan sikat gigi yang sama dapat menyebabkan kekambuhan.

Terlepas dari hal itu, dokter gigi juga menyarankan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali. Kuman dan bakteri hidup di tempat yang lembab, dan sikat gigi merupakan salah satu tempat kesukaan mereka.

Kanker tonsil dapat ditularkan secara seksual

Kanker amandel dapat ditularkan melalui human papilomavirus (HPV), salah satu infeksi menular seksual. Menurut CDC, HPV bisa ditularkan melalui seks oral, yang pada akhirnya menyebabkan kanker orofaring.

Kanker orofaring merupakan jenis kanker yang memengaruhi area belakang tenggorokan, termasuk pangkal lidah dan amandel.

Jika Anda merasa sakit tenggorokan dan amandel membengkak, konsultasikan dengan dokter untuk memulihkan kondisi tersebut. Meski sedang terinfeksi dan fungsi amandel menurun, Anda tidak perlu khawatir karena kekebalan tubuh Anda tidak hilang sepenuhnya.

Kasus Klaster Keluarga Meningkat, Begini Tips Agar Keluarga Terhindar dari Covid-19

Adanya kasus baru setiap harinya menunjukkan wabah coronavirus belum usai. Akhir-akhir ini kebanyakan merupakan kasus klaster keluarga

klaster keluarga

Rumah seharusnya menjadi tempat aman untuk melindungi diri dan keluarga dari penyebaran virus corona. Namun bila tidak menerapkan protokol kesehatan, rumah menjadi tempat penyebaran tertinggi. 

Di provinsi Jawa Barat sendiri, diketahui terdapat lonjakan kasus dalam kelompok keluarga dan tiga daerah dengan kasus tertinggi antara lain Bogor, Depok, dan Bekasi.

Penyebaran virus corona dalam keluarga

Pola penyebaran virus yang paling mudah adalah pada orang-orang yang tinggal di bawah satu atap. Faktor risiko terbentuknya cluster keluarga adalah ketika salah satu anggota keluarga beraktivitas dengan melibatkan kontak dengan orang lain. 

Anggota keluarga tersebut pulang ke rumah sebagai carrier atau pembawa virus, dan kemungkinan menularkan anggota yang lain.    

Lebih mengkhawatirkan lagi jika klaster keluarga positif covid yang tidak bergejala menghadiri suatu perkumpulan bersama, misalnya acara keluarga besar atau pemakaman. Seluruh orang yang hadir dalam acara tersebut berisiko tinggi tertular virus dan terbentuklah klaster multi-keluarga.

Mencegah terjadinya klaster keluarga virus corona

Memutus rantai penyebaran covid-19 berawal dari diri kita sendiri. Ketika melakukan aktivitas di luar ruangan, pastikan untuk menjalani protokol kesehatan yang telah ditetapkan. 

Karena penyebaran utama virus melalui kontak langsung dengan orang lain, ingat untuk jaga jarak satu meter. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini:

  • Gunakan masker wajah ketika beraktivitas di luar ruangan. Jangan lepas masker terutama bila Anda berada di ruangan padat orang seperti stasiun atau halte.
  • Palingkan badan atau wajah jika orang di sekitar Anda bersin atau batuk. 
  • Tutup hidung dan mulut dengan tisu atau siku bagian dalam jika Anda batuk atau bersin dan buanglah tisu ke tempat sampah.
  • Hindari menyentuh area wajah dengan tangan yang belum dicuci dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.
  • Batasi penggunaan tangan untuk menyentuh tombol lift atau membuka pintu. Sebagai gantinya gunakan lutut, kaki, atau siku. 
  • Jaga kebersihan tangan setelah memegang suatu permukaan. Dalam situasi darurat, Anda bisa menggunakan handsanitizer dengan alkohol 60%. 
  • Jika meja kerja Anda kotor, bersihkan dengan air sabun lalu semprotkan disinfektan.

Ketika pulang ke rumah, Anda juga harus melakukan pencegahan agar tidak menularkan virus yang menempel ke anggota keluarga. 

Saat memasuki rumah, hindari berkontak dengan orang rumah dan menyentuh barang apapun. Terapkan cara berikut sebagai protokol kesehatan setelah bepergian:

  • Sebelum masuk rumah, semprot seluruh barang bawaan dengan disinfektan lalu jemur.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik atau gunakan handsanitizer sebelum masuk rumah.
  • Taruh pakaian yang digunakan saat beraktivitas luar ruangan dalam tempat terpisah. Akan lebih baik jika langsung merendamnya dengan air sabun. 
  • Mandi dan keramas sebelum menemui anggota keluarga yang lainnya.
  • Semprotkan cairan disinfektan pada seluruh permukaan rumah secara rutin. 

Merawat anggota keluarga yang sakit ketika masa pandemi

Orang sakit memiliki kekebalan tubuh yang lemah, sehingga lebih berisiko terpapar virus dan patogen berbahaya lainnya. 

Bila salah satu anggota keluarga Anda sakit, batasi kontak orang sakit dengan hewan peliharaan dan anggota keluarga yang lainnya. Buatlah semua barang dan ruangan secara terbagi seperti:

  • Kamar tidur dan kamar mandi yang terpisah antara orang sakit dengan anggota keluarga yang sehat
  • Memisahkan peralatan makan dan mandi dengan anggota lainnya
  • Jangan campur barang bekas pakai orang sakit dengan anggota yang sehat
  • Cuci barang bekas pakai anggota keluarga yang sakit dengan air panas dan sabun
  • Hindari mengunjungi klinik atau rumah sakit, kecuali orang yang sakit membutuhkan perawatan medis

Untuk berjaga-jaga, orang yang berkontak atau bergantian menjaga anggota yang sakit harus menggunakan masker. Gunakan sarung tangan ketika melakukan perawatan dan cuci tangan dengan sabun dan air setelahnya.

Upaya lain yang harus dilakukan untuk memutus penyebaran virus corona klaster keluarga adalah dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Anda juga bisa melengkapinya dengan konsumsi suplemen atau multivitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Jika terdapat anggota keluarga positif covid, merawat keluarga yang positif covid-19 di rumah hampir sama dengan cara di atas, namun dengan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Penting Bagi Tubuh, Berikut 8 Makanan Mengandung Vitamin B6 yang Mudah Didapat

Vitamin B6 adalah salah satu vitamin B kompleks yang memiliki fungsi penting dalam tubuh. Sehingga, penting sekali untuk mengkonsumsi makanan mengandung vitamin B6 karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri.

Vitamin B6 atau disebut juga piridoksin penting untuk menjaga kesehatan otak dan juga sistem saraf. Tanpa vitamin B6, tubuh tidak bisa menyerap vitamin B12 dan organ dalam tubuh tidak akan bisa berfungsi secara optimal.

Bagi orang dewasa yang berusia 19 hingga 50 tahun, membutuhkan 1,3 miligram vitamin B6 setiap harinya. Sedangkan ibu hamil butuh lebih banyak yaitu 1,9 miligram per harinya.

Tubuh yang kekurangan vitamin B6 akan mengalami anemia, ruam gatal, serta sistem kekebalan tubuh akan mengalami penurunan. Meskipun kasus kekurangan vitamin B6 ini jarang terjadi, bukan berarti Anda tidak mengkonsumsi makanan mengandung vitamin B6 ini.

Mengenal Makanan Mengandung Vitamin B6

Banyak orang yang biasanya mendapatkan asupan vitamin B6 dengan mengkonsumsi suplemen. Ternyata, makanan yang menjadi sumber vitamin B6 ini mudah ditemukan dan banyak jenisnya.

Berikut makanan yang mengandung vitamin B6 yang bisa Anda konsumsi.

  1. Telur

Jenis makanan ini tentu sering ditemukan sehari-harinya. Faktanya, telur mengandung vitamin B6 yang cukup tinggi, lho. Dengan konsumsi dua butir telur yang direbus maupun digoreng, sudah mampu memenuhi 10 persen rekomendasi asupan harian vitamin B6.

  • Salmon

Ikan salmon memang terkenal dengan kandungan asam lemak omega-3 yang baik bagi tubuh. Ternyata ikan salmon juga sebagai makanan sumber vitamin B6 terbanyak. Apalagi jenis ikan salmon yang liar. Dalam satu porsi ikan salmon saja sudah terkandung 0,6 mg vitamin B6. Jumlah ini sudah mampu memenuhi 35 persen dari rekomendasi asupan harian vitamin B6 bagi tubuh.

  • Kacang Polong

Kacang polong juga menjadi makanan sumber vitamin B6 terbanyak. Selain mengandung vitamin B6, kacang plong juga mengandung serat, vitamin A dan vitamin C yang juga penting bagi kesehatan.

Dalam 160 gram kacang polong, terkandung sekitar 0,3 mg vitamin B6. Angka ini memenuhi 17 persen rekomendasi asupan harian vitamin B6.

  • Ubi

Ubi merupakan sumber vitamin B6 yang baik. Selain itu juga kaya akan nutrisi lain seperti serat, vitamin A, dan juga magnesium. Satu ubi berukuran sedang bisa memnuhi 15 persen rekomendasi asupan harian vitamin B6 untuk tubuh.

  • Wortel

Wortel merupakan sayuran yang bermanfaat baik bagi kesehatan karena mengandung banyak nutrisi seperti serat, vitamin A, hingga vitamin B6. Satu wortel dengan ukuran sedang mengandung 0,2 mg vitamin B6 dan memenuhi 9 persen rekomendasi asupan harian.

  • Bayam

Sayuran yang satu ini memang dikenal kaya akan nutrisi baik untuk tubuh. Bayam mengandung vitamin A, vitamin C, dan ternyata juga mengandung vitam B6 yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam porsi setengah cangkir bayam yang sudah matang bisa memenuhi 5 persen rekomendasi asupan harian vitamin B6 untuk tubuh ini.

  • Pisang

Buah pisang juga menjadi makanan mengandung vitamin B6 dan nutrisi lain yang juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan mengkonsumsi satu buah pisang, Anda sudah memnuhi 20 persen dari rekomendasi harian vitamin B6 ini.

  • Alpukat

Buah alpukat memang terkenal kaya akan nutrisinya, termasuk kaya akan vitamin B6. Buktinya, sebuah alpukat saja sudah mampu mencukupi 30 persen kebutuhan harian vitamin B6. Selain itu buah alpukat juga kaya akan nutrisi lainnya.

Sadarkah Anda dengan Efek Samping Buah Naga Berikut Ini?

Buah adalah salah satu makanan sehat yang paling sering direkomendasikan untuk kesehatan tubuh. Dari berbagai jenis buah, Anda tentu familier dengan buah naga, kan? Buah yang memiliki ciri berwarna merah menyala pada kulitnya ini, memiliki rasa yang cenderung manis. Beberapa orang senang mengonsumsi buah naga, karena tidak perlu repot-repot memisahkan biji buahnya, seperti ketika mengonsumsi buah jeruk atau salak.

buah naga

Memang, buah naga dapat menjaga makanan sehat yang menyegarkan. Namun, sadarkah Anda dengan efek samping buah naga yang dikonsumsi secara berlebihan? Walaupun manfaat yang terkandung di dalamnya begitu banyak, efek samping buah naga justru dapat berbalik menyerang tubuh. 

Dampak dari konsumsi buah naga yang lebih berisiko dialami oleh individu dengan kondisi kesehatan tertentu. Ada pun risiko efek samping buah naga yang perlu Anda waspadai, yaitu:

  • Berisiko tingkatan peluang hipotensi

Salah satu efek samping buah naga yang perlu diwaspadai, yaitu berisiko meningkatkan peluang hipotensi. Memang, buah naga bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah. Namun, jika dikonsumsi dalam porsi yang wajar. 

Dalam buah naga, terkandung kalium yang jika dikonsumsi terlalu banyak, dapat menurunkan tekanan darah, bahkan hingga di bawah batas normal atau hipotensi. Gejala hipotensi yang mungkin dialami, antara lain kaburnya pandangan, kebingungan, lelah, pusing, mual, hingga kehilangan kesadaran.

  • Memperbesar risiko hipoglikemia

Pernahkah Anda mendengar tentang hipoglikemia? Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah menurun secara signifikan, sehingga memicu gejala kesehatan, seperti merasa lelah, pusing, rasa lapar berlebihan, bibir kesemutan, hingga pingsan.

Biasanya, penderita diabetes akan direkomendasikan untuk mengonsumsi buah naga. Pasalnya, kandungan serat pada buah naga diyakini mampu mengurangi penyerapan gula dalam darah. Di samping itu, penyerapan karbohidrat dalam tubuh juga dapat dilakukan secara lebih mudah. Dengan begitu, tubuh akan mendapatkan energi berimbang dan mengurangi efek samping gula.

Meski begitu, efek samping buah naga karena konsumsi berlebih juga tidak terhindarkan. Buah naga berisiko memperbesar peluang terjadinya hipoglikemia. Oleh karena itu, bagi penderita diabetes yang sedang mengonsumsi obat dari dokter, menjaga porsi konsumsi buah naga perlu untuk diperhatikan agar tidak mengganggu cara kerja obat dan memperparah kondisi kesehatan.

  • Berisiko memicu alergi

Bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu, efek samping buah naga dapat memicu terjadinya alergi.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa efek samping buah naga dapat menyebabkan reaksi alergi pada seseorang. Reaksi alergi tersebut dapat berupa biduran, ruam, mual dan muntah, pembengkakan pada bibir atau lidah, kesemutan atau gatal dalam mulut, kulit gatal serta peradangan kulit.

Hal ini terjadi ketika antibodi atau sistem imun seseorang merespons buah naga sebagai sesuatu yang dianggap membahayakan, sehingga memicu reaksi anafilaksis. 

  • Adanya interaksi dengan obat hipertensi

Khusus efek samping buah naga yang satu ini, kasusnya cukup spesifik berisiko dialami oleh individu yang mengonsumsi obat darah tinggi. Pasien hipertensi yang mengonsumsi obat darah tinggi dan buah naga secara bersamaan, mungkin mengalami efek samping tertentu, karena fungsi kerja obat menjadi terhambat.

  • Menyebabkan urine berwarna merah

Efek samping buah naga yang satu ini memang tidak begitu membahayakan. Namun, tentu Anda akan kerepotan jika kondisi ini terjadi di saat yang tidak diduga, seperti ketika menjalani medical check-up untuk kepentingan tertentu.

Urine Anda akan berwarna merah jika terlalu banyak mengonsumsi buah naga. Sama halnya jika Anda mengonsumsi buah bit. Kondisi ini akan hilang secara sendirinya.

Manfaat Suplemen Jantung CoQ10 Bagi Kesehatan

Koenzim Q10 adalah zat kimia esensial yang diproduksi oleh tubuh secara alami. Defisiensi zat kimia ini dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan jantung. Untungnya, suplemen jantung Q10 sudah banyak tersedia. CoQ10 merupakan sebuah antioksidan yang diproduksi tubuh dan disimpan di komponen sel yang disebut mitochondria, yang memiliki hubungan dengan energi, perlindungan sel, dan menyediakan manfaat kesehatan bagi jantung. CoQ10 memainkan peran yang sangat penting di tubuh, contohnya, sel tubuh membutuhkan senyawa ini untuk memproduksi energi sehingga tubuh dapat berfungsi.

Sebagai sebuah antioksidan, CoQ10 juga melindungi sel-sel di tubuh dengan cara menetralkan radikal bebas, yang mengurangi stres oksidatif di dalam tubuh. Stres oksidatif dapat menyebabkan kerusakan jaringan, peradangan, dan apoptosis sel atau kematian sel. Ada hubungan antara stres oksidatif dengan beberapa gangguan kesehatan, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson. Sayangnya, level CoQ10 akan menurun dengan bertambahnya usia. Dan para peneliti telah mengidentifikasi hubungan antara CoQ10 dengan penyakit jantung dan kanker. Belum ada bukti yang cukup yang mendukung klaim bahwa CoQ10 dapa mencegah atau merawat kanker dan penyakit Parkinson. Namun, suplemen jantung CoQ10 dapat membantu merawat kondisi kesehatan jantung tertentu dan mencegah migrain.

Manfaat kesehatan CoQ10

Suplemen jantung CoQ10 memiliki beberapa manfaat kesehatan, di antaranya adalah:

  • Meningkatkan kesehatan jantung

CoQ10 dapat membantu merawat kondisi penyakit jantung tertentu, seperti gagal jantung kongestif dan tekanan darah tinggi, terutama pada orang yang sudah tua. Penelitian tentang efektivitas CoQ10 untuk gangguan jantung telah memberikan hasil yang beragam. Akan tetapi, sebuah studi melaporkan bahwa CoQ10 merupakan faktor yang penting terhadap keselamatan orang tua dengan kondisi gagal jantung kronis. Penelitian lain menunjukkan bahwa CoQ10 dapat membantu mereka yang sedang pulih setelah mendapatkan operasi jantung.

  • Mengurangi migrain

Menurut Akademi Neurologi Amerika dan Lembaga Sakit Kepala Amerika, suplemen jantung CoQ10 dapat dengan efektif dalam mencegah migrain. Namun, penelitian untuk mendukung klaim ini masih sangat terbatas. Ada kemungkinan CoQ10 dapat memberikan efek ini mengingat CoQ10 dapat menjaga mitochondria di dalam sel tetap sehat.

  • Meringankan efek samping akibat penggunaan statin

Beberapa penelitian menyatakan bahwa CoQ10 dapat membantu mengatasi lemah otot karena mengonsumsi obat-obatan penurun kolesterol yang disebut statin. Akan tetapi, hasil dari penelitian lain menunjukkan bahwa perawatan menggunakan suplemen jantung CoQ10 tidak mengurangi rasa sakit pada otot pada orang-orang yang menggunakan statin untuk mengatur level kolesterol mereka.

Anda bisa mendapatkan CoQ10 dengan memakan beberapa jenis daging dan protein gandum. Namun kuantitas CoQ10 yang ada di makanan sangat sedikit sehingga tidak mampu meningkatkan level CoQ10 di dalam tubuh dengan signifikan. Beberapa jenis makanan yang mengandung CoQ10 di antaranya adalah jeroan (seperti ginjal dan hati), ayam, sapi, babi, ikan berlemak seperti ikan sarden, bayam, brokoli, dan gandum utuh. Suplemen jantung CoQ10 juga tersedia dalam bentuk IV dan kaspul atau tablet. Namun, sebelum menggunakan suplemen apapun, konsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Suplemen jantung CoQ10 tampak aman dikonsumsi dan dapat ditoleransi oleh tubuh dengan baik. Beberapa efek samping ringan yang dapat muncul di antaranya adalah gangguan pencernaan, sakit kepala, insomnia, ruam, lelah, pusing, sensitivitas terhadap cahaya, dan mudah marah. Mengonsumsi statin dapat mengurangi jumlah CoQ10 di dalam darah seseorang. Sebagai tambahan, CoQ10 juga dapat mengurangi efektivitas obat-obatan pengencer darah, seperti warfarin, sehingga dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah. CoQ10 juga dapat mengganggu efektivitas insulin dan obat-obatan chemotherapy.

Yuk Ketahui, 7 Manfaat Serai untuk Tubuh Anda!

Serai adalah salah satu jenis rempah-rempah yang banyak digunakan untuk menambah cita rasa pada makanan. Manfaat serai tidak hanya untuk itu, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Serai sering dimanfaatkan juga sebagai tanaman obat, di mana daun dan minyaknya digunakan untuk membuat racikan obat. Tanaman serai biasanya dikonsumsi langsung, dioleskan ke kulit, atau dihirup sebagai aromaterapi.

Manfaat serai adalah dapat membantu mencegah pertumbuhan beberapa bakteri dan jamur. Serai juga dipercaya dapat meredakan nyeri dan bengkak, menurunkan demam, menstimulasi rahim dan darah menstruasi, serta bersifat antioksidan. Untuk lebih lengkapnya, inilah manfaat serai dan cara menggunakannya.

  • Mengontrol ketombe.

Adanya kandungan antimikroba dan antiinflamasi memungkinkan minyak esensial serai dapat melawan infeksi jamur Malassezia furfur. Jamur ini yang berkaitan dengan adanya ketombe di kulit kepala.

Cara menggunakan:

Sebelum digunakan, encerkan sedikit minyak dan oleskan ke area kulit untuk mendeteksi adanya reaksi alergi. Gunakan sampo yang mengandung minyak serai untuk menambah ekstra manfaat sereh dalam mengurangi ketombe.

  • Mengatasi anemia.

Anemia adalah kondisi seseorang merasa lemah dan mudah lelah akibat kurangnya sel darah merah yang sehat untuk membawa suplai oksigen yang cukup ke jaringan tubuh. Sebuah penelitian menemukan bahwa teh serai dapat meningkatkan eritropoiesis, yaitu produksi sel darah merah di tubuh. Hal ini diduga karena adanya kandungan nutrisi asam folat, tiamin, tembaga, besi, seng, serta senyawa yang bersifat antioksidan.

Cara menggunakan:

Konsumsi teh serai atau tambahkan serai dalam masakan Anda.

  • Menjaga kesehatan mental.

Manfaat serai dapat menghilangkan rasa cemas yang berlebihan, serta meningkatkan kepercayaan diri dan semangat. Minyak serai juga dapat dimanfaatkan sebagai aromaterapi untuk menghilangkan stres, kecemasan, dan insomnia.

Cara menggunakan:

Konsumsi teh serai atau minyak serai aromaterapi untuk dihirup.

  • Membantu merawat kesehatan gigi.

Manfaat serai juga dapat mengatasi periodontitis (radang gusi) dan gigi berlubang, karena mengandung antibakteri, antiinflamasi, antijamur, dan antioksidan.

Cara menggunakan:

Gunakan produk perawatan untuk periodontitis yang mengandung serai. Ini berfungsi sebagai tambahan untuk root planning dan meningkatkan kesehatan mulut secara keseluruhan. Contoh produk yang biasa digunakan adalah obat kumur herbal, pasta gigi, obat-obatan, dan minyak esensial. Gunakan produk tersebut sesuai dengan petunjuk pada label kemasan.

Manfaat serai lainnya.

Dalam praktik pengobatan Ayurveda, serai digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk masalah pencernaan, demam, gangguan menstruasi, nyeri sendi, peradangan, dan kondisi saraf. Manfaat tambahan lainnya dari tanaman serai adalah sebagai berikut.

  • Mendukung perawatan kulit.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2017 menunjukkan bahwa minyak esensial serai (Cymbopogonflexuosus) memiliki efek antiinflamasi pada sel kulit manusia. Oleh sebab itu, minyak esensial serai merupakan obat alami yang baik untuk kulit yang meradang.

  • Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan minyak serai memiliki efek penurunan kolesterol. Maka dari itu, manfaat serai juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, hipertensi, aterosklerosis, dan sejenisnya.

  • Digunakan sebagai pengusir serangga.

Serai kaya akan citral dan geraniol, yaitu senyawa yang dapat mengusir serangga. Oleh sebab itu, tanaman serai juga banyak digunakan dalam produk-produk untuk mengusir nyamuk, kecoak, semut, kumbang, dan tawon.

Inilah ragam manfaat serai yang dapat Anda peroleh, baik itu dikonsumsi, dioleskan, ataupun dihirup sebagai aromaterapi. Hanya saja, pada ibu hamil dan menyusui tidak disarankan mengonsumsi serai secara oral. Ini berkaitan dengan fungsinya yang dapat melancarkan menstruasi, sehingga dikhawatirkan menyebabkan keguguran. Meskipun belum ada informasi yang cukup mengenai hal ini, tetaplah berhati-hati. Selalu konsultasikan dengan dokter terkait keamanan Anda mengonsumsi serai selama hamil maupun menyusui.

Ini 6 Makanan dan Minuman Tinggi Kalori Namun Tidak Sehat

Jika sedang menjalankan program diet? Mungkin Anda disarankan untuk menghindari makanan yang tergolong empty calories. Istilah ini mengacu pada jenis makanan yang tinggi kalori, yang hanya memasok energi tanpa disertai nutrisi, termasuk vitamin, mineral, protein, dan asam lemak. Makanan jenis ini mudah ditemui di gerai makanan siap saji atau supermarket.

Makanan dan minuman tersebut mengandung gula berlebih, sedangkan para pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi konsumsi gula tidak lebih dari enam sendok teh per hari. Pakar nutrisi di London, mengatakan tidak ada larangan mengonsumsi empty calories. Namun, disarankan untuk memilih alternatif lain yang lebih sehat. Hal ini dikarenakan tubuh Anda membutuhkan makanan yang tidak hanya memasok energi, tapi juga nutrisi yang seimbang.

  1. Minuman beralkohol

Minuman beralkohol adalah produk yang paling pas untuk menjadi rujukan kalori kosong karena tidak mengandung nutrisi. Jika pun ada, nutrisinya itu tidak cukup untuk memberikan manfaat baik bagi tubuh. Hal ini juga berlaku pada anggur merah, yang kerap disebut baik untuk kesehatan jantung.

  • Minuman bersoda

Pada satu kaleng minuman bersoda merk terkenal memasik 139 sampai 141 kalori bagi tubuh Anda, Selain itu, pasokan tersebut masuk secara bersamaan dan membuat kadar gula tubuh menjadi melonjak seketika. Oleh karena itu, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

  • Permen manis

Perlu Anda tahu, permen manis hanya mengandung gula tanpa nutrisi apa pun. Jadi, dengan memberikan anak Anda permen, sama dengan membiarkannya makan gula pasir. Oleh karena itu, sebaiknya Andan bisa menggantinya dengan cokelat meskipun hanya mengandung sedikit nutrisi.

  • Cokelat

Tidak seperti yang tertulis pada kemasannya, kebanyakan produk cokelat ternyata hanya mengandung kalori. Jika Anda ingin tetap mengonsumsi cokelat, sebaiknya pilih dark chocolate. Pasalnya cokelat gelap mengandung lebih banyak kakao yang mengandung flavanoid, antioksidan yang membantu melawan penyakit.

  • Kue manis

Kue manis seperti pai, brownies, dan lain-lain yang dijual di pasaran mengandalkan kandungan gula yang tinggi untuk menciptakan rasa manis yang lezat. Oleh karena itu, Anda perlu membatasi konsumsi kue. Jika memungkinkan, buat kue sendiri sehingga Anda dapat mengatur kadar gula di dalamnya.

  • Minuman rasa buah dengan pemanis

Banyak orang kecele dengan slogan “kaya vitamin” yang terpampang di kemasan jus buah. Lambert mengatakan kebanyakan minuman jenis itu tidak lebih dari minuman rasa buah. Minuman itu mengandalkan pemanis buatan untuk memberi rasa enak, sementara hampir tidak mengandung nutrisi. Dia menyarankan kita membuat sendiri jus langsung dari buah segar.