Ketahui Prosedur Laparoskopi di RS Siloam Mataram

Laparoskopi adalah suatu prosedur diagnostik bedah yang digunakan untuk memeriksa organ yang ada di di dalam perut. Prosedur medis ini memiliki risiko rendah, dan hanya butuh prosedur invasif minimal yaitu dengan sayatan kecil. Jika Anda membutuhkan prosedur laparoskopi, Anda bisa mendapatkannya di rumah sakit, termasuk RS Siloam Mataram.

Laparoskopi menggunakan suatu alat yang disebut laparoskop untuk melihat organ perut. Laparoskop adalah tabung tipis panjang dengan cahaya berintensitas tinggi dan kamera beresolusi tinggi di bagian depan. Instrumen tersebut dimasukkan melalui sayatan di dinding perut. Saat bergerak, kamera mengirimkan gambar ke monitor video.

Laparoskopi memungkinkan dokter untuk melihat bagian dalam tubuh secara real time, tanpa harus melakukan operasi terbuka. Dokter juga dapat memperoleh sampel biopsi selama prosedur laparoskopi ini.

Manfaat Prosedur Medis Laparoskopi 

Bekerja dengan metode laparoskopi yang bisa dilakukan di RS Siloam Mataram ini memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan operasi tradisional. Hal ini karena melibatkan lebih sedikit pemotongan atau sayatan pada tubuh. Berikut manfaat melakukan prosedur medis laparoskopi:

  • Anda memiliki bekas luka yang lebih sedikit.
  • Anda keluar dari rumah sakit lebih cepat.
  • Anda akan merasakan lebih sedikit rasa sakit saat bekas luka sembuh, dan sembuh lebih cepat.
  • Anda bisa kembali menjalankan aktivitas normal sehari-hari Anda lebih cepat.
  • Anda mungkin memiliki lebih sedikit jaringan parut internal daripada dibandingkan cara tradisional lain.

Dengan metode tradisional, Anda mungkin menghabiskan waktu selama seminggu atau lebih di rumah sakit untuk operasi usus, dan harus pemulihan total yang bisa memakan waktu 4 hingga 8 minggu. Jika Anda menjalani operasi laparoskopi, Anda mungkin hanya tinggal 2 malam di rumah sakit dan pulih dalam 2 atau 3 minggu. Selain itu, biaya rawat inap yang lebih pendek biasanya lebih murah.

Risiko Prosedur Medis Laparoskopi

Risiko paling umum yang terjadi akibat prosedur medis laparoskopi seperti yang salah satunya dilakukan oleh RS Siloam Mataram adalah pendarahan, infeksi, dan kerusakan organ yang ada di perut. Meski begitu, kejadian tersebut sebetulnya langka terjadi.

Jika setelah melakukan prosedur laparoskopi Anda memperhatikan tanda-tanda munculnya infeksi, segera hubungi dokter. Berikut tanda-tanda infeksi yang harus Anda perhatikan:

  • demam atau kedinginan
  • sakit perut yang menjadi lebih intens dari waktu ke waktu
  • muncul warna kemerahan, pembengkakan, pendarahan di tempat sayatan
  • mual atau muntah secara terus menerus
  • batuk terus-menerus atau tidak kunjung sembuh
  • sesak napas
  • tidak mampu untuk buang air kecil
  • pusing

Selain itu, ada risiko kecil kerusakan pada organ yang diperiksa selama melakukan prosedur laparoskopi. Darah dan cairan lain bisa bocor ke tubuh jika ada organ yang tertusuk. Dalam hal ini, Anda akan memerlukan operasi lain atau operasi tambahan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Risiko yang jarang terjadi akibat melakukan prosedur laparoskopi meliputi:

  • komplikasi dari penggunaan anestesi 
  • radang dinding perut
  • terbentuk gumpalan darah yang dapat menyebar ke panggul, kaki, atau paru-paru

Dalam beberapa kondisi khusus, ahli bedah kemungkinan percaya bahwa risiko laparoskopi diagnostik terlalu tinggi untuk menjamin manfaat menggunakan teknik invasif minimal. Situasi ini sering terjadi pada saat menjalani operasi perut sebelumnya, yang meningkatkan risiko pembentukan perlengketan antara struktur di perut. Melakukan prosedur laparoskopi dengan adanya risiko perlengketan akan memakan waktu lebih lama dan meningkatkan risiko cedera organ. 

Oleh karena itu, sebaiknya semua prosedur medis yang akan dilakukan termasuk prosedur laparoskopi yang salah satunya bisa dilakukan di RS Siloam Mataram tersebut harus diawali dengan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Selain itu, Anda juga bisa menanyakan mengenai risiko yang akan timbul dan gejala yang akan terjadi sehingga Anda bisa menjadi lebih waspada dan bisa mengetahui secara cepat jika ada infeksi.

Tips Memilih Bola Voli yang Bagus

Bola voli merupakan perangkat utama yang vital jika Anda ingin menekuni olahraga yang satu ini. Bahkan untuk sekadar hobi, Anda tidak bisa menggunakan bola voli sembarangan karena bisa berpotensi menimbulkan cedera bagi tangan. Karena itu, mengetahui cara memilih bola voli yang bagus sangat penting ketika Anda ataupun kerabat Anda hendak membelinya. 

Merek bola voli terbaik yang bisa dipilih di pasaran 2021

Sebenarnya, banyak merek lokal maupun global yang sudah membuat bola voli yang bagus. Anda bisa memilih merek-merek terpercaya untuk bisa mendapatkan bola voli yang sesuai standar. Namun kembali lagi, bola voli yang bagus adalah yang sesuai kebutuhan Anda. Tentunya bola voli yang cocok untuk seseorang belum tentu cocok untuk orang lainnya. 

Tapi jangan khawatir, sebenarnya tips untuk memilih bola voli yang bagus tidaklah terlalu sulit. Anda bisa melakukan berbagai cara di bawah ini untuk bisa mendapatkan bola voli yang tidak mengecewakan untuk digunakan saat latihan maupun pertandingan. 

Ukuran Jadi Patokan 

Bola voli yang bagus memiliki ukuran yang mengikuti standar internasional. Di mana ditetapkan ukuran standar dari bola voli adalah yang berdiameter 180—200 milimeter. Sementara itu, kelilingnya berkisar 650—670 meter. Namun jika hendak membelinya, agak sulit untuk mengukur ukuran secara mendetail. Namun, Anda bisa meminta kepada penjual untuk memberikan bola voli sesuai nomor. Ukuran bola voli yang biasa digunakan adalah 4 dan 5. Nomor 4 digunakan untuk pertandingan kelompok umur anak-anak. Sementara itu, bola voli ukuran nomor 5 biasa digunakan untuk pertandingan resmi kejuaraan. 

Pastikan Bobotnya 

Selain ukuran, Anda juga harus memastikan bobot dari bola voli yang hendak Anda beli. Soalnya jika terlalu ringan, bola tersebut akan sulit dikendalikan ketika Anda memainkannya. Sementara jika terlalu berat, risiko tangan Anda mengalami cedera ketika memainkannya akan semakin besar. Untuk itu, pastikan bola voli yang Anda beli memiliki bobo di kisaran 260—280 gram. 

Ketahui Bahan Bola 

Umumnya, bola voli yang bagus terbuat dari bahan kulit sintetis. Namun, jenis-jenis kulit sintetis banyak, bukan? Tidak perlu bingung, Anda cukup menanyakan apakah ada bola voli dengan bahan EVA sebab itu yang kini dianggap terbaik. EVA adalah sejenis busa yang memiliki elastisitas tinggi layaknya karet. Bola voli yang memakai bahan ini akan lebih mudah dikontrol dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, karena elastisitasnya tinggi, bola voli dari bahan EVA juga cukup baik untuk menghasilkan pukulan yang kuat.

Coba Kenyamanan Genggaman 

Kenyamanan genggaman tentu menjadi sangat penting ketika Anda bermain bola voli. Dengan adanya kenyamanan genggaman, Anda bisa lebih mudah mengontrol bola. Sebenarnya, agak sulit menentukan kenyaman genggaman karena semua bergantung dengan individu masing-masing. Namun, jika Anda memilih permukaan bola voli yang berbintik, biasanya itu akan terasa lebih nyaman untuk digenggam sehingga Anda lebih mudah guna mengontrolnya. 

Perhatikan Motif Bola 

Anda jangan mengabaikan motif bola voli ketika hendak membelinya. Motif bola bola bukan hanya sebagai pemanis. Motif tersebut ternyata berfungsi juga melancarkan arah bola ketika dipukul. Lewat motif yang teratur pula, Anda bisa lebih memantau dan memperkirakan gerakan pantulan bola dalam permainan. 

Cek Sertifikatnya 

Tentu saja yang tidak kalah penting Anda harus mengetahui sertifikat dari bola voli yang hendak Anda beli. Bola voli yang bagus setidaknya memiliki sertifikat dari badan resmi. Untuk di Indonesia, bola voli harus berstandar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Sementara bola voli untuk pertandingan internasional, harus ada sertifikat dari Fédération Internationale de Volleyball (FIVB).

 Yuk, mulai sekarang lakukan tips di atas untuk bisa mendapatkan bola voli yang bagus. Yang tidak kalah penting, gunakan pula perlengkapan bermain bola voli yang aman guna menghindari cedera ketika bermain, ya. 

Kandungan Mometason Pada Elocon Atasi Peradangan Kulit

Elocon merupakan obat keras yang mengandung memotason furoate. Kandungan tersebut membantu Elocon krim dalam meringankan peradangan berupa gatal yang diserai ruam pada kulit, yang responsif atau dapat diatasi dengan golongan kortikoseroid. 

Oleh karena itulah, kali ini kami akan membahas apa saja kegunaan dari mometason yang terdapat pada krim tersebut. Yuk, simak ulasannya berikut ini. 

Elocon Krim 

Elocon krim adalah jenis obat keras yang dapat mengatasi peradangan kulit (psoriasis) dan eksim (dermatitis atopik). Cara penggunaannya pun sangat mudah. Anda hanya perlu mengoleskan krim ini pada bagian kulit yang membutuhkan sehari satu kali. 

Beberapa efek samping mungkin dialami oleh beberapa orang. Misalnya saja seperti kesemutan, gatal disertai ruam, sensasi terbakar, serta kulit menipis. Selain itu, Anda pun harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Hentikan penggunaan jika terjadi iritasi atau sensitisasi
  • Penyerapan sistmaktik dapat meningkat apabila permukaan kulit yang diobati luas
  • Hati-hati penggunaan dalam jangka waktu yang lama pada anak dan bayi
  • Hindari kontak dengan mata
  • Wanita hamil dan menyusui

Mometason Furoate

Mometason furoate digunakan untuk mengobati kondisi kulit seperti eksim, psoriasis, alergi dan ruam. Mometason juga dapat mengurangi pembengkakakn (peradangan), gatal, dan kemerahan, serta kortikosteroid berkekuatan sedang. Selain berbentuk krim, obat ini dapat berupa salep atau losion.

Efek samping

Sama dengan jenis obat pada umumnya, obat ini pun memiliki efek samping. Meliputi:

  • Rasa terbakar
  • Gatal
  • Perih 

Efek samping di atas biasanya hanya berlangsung sebentar setelah menggunakan obat tersebut. Namun, beri tahu dokter jika salah satu dari efek samping yang tidak biasa dan serius di bawah ini terjadi pada Anda, seperti:

  • Stretch mark
  • Penipisan/perubahan warna kulit
  • Jerawat
  • Benjolan rambut (folliculitis)

Sedangkan efek samping berikut adalah yang jarang terjadi. Efek samping ini lebih mungkin terjadi pada anak-anak, dan pada orang yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama atau pada area kulit yang luas. 

Beri tahu dokter Anda segera jika salah satu dari efek berikut terjadi:

  • Kelelahan yang tidak biasa atau ektrem
  • Penurunan berat badan 
  • Sakit kepala
  • Pergelangan kaki bengkak
  • Peningkatan rasa haus atau kencing
  • Masalah penglihatan

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, segera dapatkan bantuan medis jika Anda melihat gejala reaksi alergi yang serius, termasuk:

  • Ruam  
  • Gatal/bengkak (terutama pada wajah/lidah/tenggorokan)
  • Pusing parah
  • Kesulitan bernapas

Jadi, untuk menghindari efek samping yang mungkin terjadi, Anda bisa melakukan beberapa pencegahan, seperti:

  • Beritahu dokter atau apoteker jika Anda alergi terhadapnya atau jika Anda memiliki alergi lainnya. 
  • Beri tahu tentang riwayat kesehatan Anda, terutama jika Anda memiliki sirkulasi darah yang buruk, diabetes, masalah sistem kekebalan
  • Kortikosteroid dapat memperburuk infeksi kulit dan lebih sulit diobati. Beri tahu dokter jika Anda mengalami infeksi kulit sehingga dapat diobati
  • Meskipun kecil kemungkinannya, obat ini dapat memperlambat pertumbuhan anak untuk sementara jika digunakan dalam waktu lama. 
  • Selama kehamilan, obat ini harus digunakan hanya jika benar-benar dibutuhkan. Diskusikan risiko dan manfaatnya dengan dokter Anda. 

Jangan berikan mometason kepada orang dengan:

  • Pernah memiliki alergi terhadap mometason
  • Menderita cacar air atau herpes zoster
  • Memiliki infeksi kulit
  • Memiliki kulit yang rusak, luka atau kulit gatal yang tidak meradang atau merah
  • Sedang mencoba untuk hamil atau sedang menyusui

Jadi, kandungan mometason furoate pada Elocon krim sangat baik untuk melakukan perawatan pada kulit yang mengalami gatal seperti peradangan dan eksim. Perhatikan juga aturan penggunaannya, ya!

Obat Sakit Kepala Paling Populer & Ampuh, Termasuk Oskadon

Sakit kepala merupakan rasa sakit atau nyeri di bagian kepala, yang dapat muncul secara bertahap maupun mendadak. Biasanya, sakit kepala dapat diobati dengan berbagai pilihan obat-obatan antinyeri yang dijual secara bebas, seperti Oskadon, Panadol, paramex, Bodrex dan masih banyak lagi.

Sakit kepala merupakan gangguan nyeri yang hampir dialami oleh sebagian besar manusia. Sakit kepala bisa terasa ringan hingga berat dan dapat terjadi beberapa jam hingga berhari-hari. Rasa nyeri dapat terjadi di salah satu sisi kepala, atau di seluruh bagian kepala. 

Umumnya, sakit kepala disebabkan aktifnya saraf nyeri yang berada di kepala. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat, seperti telat makan, kurang tidur atau pilihan makanan yang kurang tepat.sakit kepala juga dapat dipicu oleh sejumlah penyakit, seperti sakit gigi, hipertensi bahkan tumor otak.

Berikut beberapa rekomendasi obat untuk mengatasi sakit kepala, antara lain:

  1. Panadol 

Sakit kepala memang bisa menyerang kapanpun. Oleh sebab itu, Panadol dapat diminum sebelum maupun setelah makan karena formula aman bagi lambung. Jadi, apabila kamu memiliki masalah dengan lambung, bisa mengonsumsi Panadol meskipun belum makan. 

  1. Bodrex Migran

Bodrex Migra merupakan salah satu obat populer dan ampuh untuk mengatasi sakit kepala, khususnya migran. Migran merupakan jenis sakit kepala yang terasa seperti berdenyut, dan biasanya hanya terjadi pada salah satu sisi kepala. Selain itu, obat ini juga bersifat antipiretik yang berguna untuk menurunkan demam. 

  1. Biogesic

Biogesic merupakan obat sakit kepala yang aman untuk seseorang yang memiliki gangguan lambung karena tidak mengandung kafein. Selain sakit kepala, Biogesic juga dapat meredakan berbagai gejala nyeri lainnya, seperti sakit gigi, nyeri saat haid, nyeri sendi dan otot. Obat ini juga aman digunakan untuk wanita hamil dan anak-anak.

  1. Poldan Mig

Poldan Mig memiliki kandungan parasetamol dan aspirin yang mampu untuk mengatasi sakit kepala akibat migrain, sakit gigi, infeksi telinga, nyeri saat haid serta menurunkan demam. Poldan Mig memiliki kandungan parasetamol sebagai antipiretik dan analgesik, asetosal sebagai anti inflamasi non steroid (AINS), dan kafein untuk mencegah kantuk

  1. Oskadon

Oskadon berguna untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, peradangan sendi, nyeri ringan lainnya serta menurunkan demam. Oskadon mengandung zat aktif, seperti parasetamol, ibuprofen dan caffeine anhydrous yang bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin, sehingga mampu meredakan nyeri dan demam.

  1. Paramex

Paramex memiliki kandungan parasetamol dan propyphenazone yang diformulasikan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, sakit telinga dan nyeri sendi. Paramex memiliki tiga varian produk, yaitu Paramex original, Paramex Flu & Batuk dan Paramex Nyeri Otot. 

  1. Puyer BIntang Toedjoe No. 16

Puyer Bintang Toedjoe No. 16 adalah obat sakit kepala yang telah dipercaya karena sudah diproduksi sejak tahun 1974. Obat ini memiliki bahan aktif, yaitu parasetamol yang berfungsi untuk mengatasi sakit kepala, sakit gigi, sakit telinga, nyeri haid dan nyeri lainnya. 

  1. Saridon

Saridon termasuk obat anti nyeri yang berguna untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, neuralgia, dismenore dan menurunkan demam. Obat produksi Bayer ini dapat diminum oleh anak usia 6 tahun ke atas dengan dosis dan aturan pakai yang tertera di kemasan.

Oskadon, Panadol, Paramex dan Biogesic merupakan obat pereda sakit kepala yang dijual secara bebas. Namun, penggunaannya harus sesuai dengan dosis dan aturan pakai yang tertera di setiap kemasan. Jika terjadi reaksi alergi, segera periksakan diri kepada dokter terdekat.

Manfaat Serta Kegunaan dari Plester Luka Belum Diketahui

Plester luka adalah item penting di semua kotak P3K dan penting bagi Anda untuk dilengkapi dengan jenis yang tepat untuk situasi apa pun.

Meskipun kita semua tahu apa itu plester, Anda akan dimaafkan jika menemukan berbagai variasi yang sedikit membingungkan.

Rekomendasi plester luka yang bagus antara lain Betadine, Hansaplast, dan Hypafix

Juga disebut sebagai pembalut perekat, plester adalah pembalut steril yang digunakan untuk menutupi luka ringan, lecet dan luka berdarah ringan. Melindungi cedera tersebut membantu mencegah mereka dari infeksi dan kerusakan lebih lanjut.

Dengan begitu banyak bentuk, warna, dan ukuran plester yang berbeda di luar sana, mungkin tergoda saat ini untuk memilih apa pun yang tersedia. Namun, memilih plester yang tepat untuk pekerjaan itu dapat memberikan peningkatan substansial baik dalam hal kenyamanan dan daya tahan, sehingga menghasilkan proses penyembuhan yang lebih efektif.

Ada tiga jenis plester utama yang digunakan untuk pertolongan pertama: plester tahan cuci, kain, dan biru.

Di antara yang paling umum adalah plester tahan cuci yang biasanya berwarna merah muda. Seperti namanya, plester tahan cuci menawarkan manfaat karena mampu mengatasi kondisi lembab dan basah. Mereka adalah pilihan praktis untuk cedera tangan dan siapa saja yang khawatir plester terlepas saat berenang atau mencuci.

Plester kain menawarkan tingkat daya tahan dan sirkulasi udara yang lebih tinggi. Meskipun memiliki kekuatan perekat yang baik membuatnya ideal untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama, mereka tidak dilengkapi dengan baik di lingkungan basah dan tidak akan membuat luka tetap kering.

Plester biru memiliki kualitas khusus yang dirancang untuk digunakan oleh mereka yang bekerja di lingkungan makanan dan katering. Sementara kekuatannya mencegah kontaminasi silang antara darah dan produk makanan, warna cerah dari plester biru memastikan mereka mudah dikenali jika terlepas dari luka ke area penanganan dan persiapan makanan. Kemudahan deteksi ini semakin diperkuat dengan adanya strip logam tipis di dalam plester yang memungkinkan makanan dipindai dari jarak jauh dengan detektor logam.

Perekat khusus lainnya termasuk plester anak-anak. Anak-anak kecil rentan terhadap benturan dan goresan, dan melihat darah dan luka kecil bisa menjadi traumatis. Warna-warna ceria dan cetakan karakter yang ditemukan pada plester ini dapat membantu membuat cobaan itu sedikit kurang menjengkelkan.

Anda juga akan menemukan varian plester yang disesuaikan untuk kulit sensitif dan lecet. Yang terakhir terasa berbeda dengan jenis plester lainnya karena penggunaan bantalan gel yang dirancang untuk mengurangi tekanan pada lepuh sekaligus mempertahankannya dari iritasi.

Bentuk plester

Plester luka ada dalam berbagai ukuran dan bentuk. Meskipun bentuk standar strip panjang akan cocok untuk sebagian besar luka kecil, Anda mungkin memerlukan alternatif yang lebih nyaman dan nyaman untuk area tubuh yang bergerak seperti persendian. Dressing juga dapat dipotong sesuai ukuran dengan gunting jika diperlukan.

Pembalut dan plester steril

  • Plester

Plester luka  dapat digunakan untuk luka kecil. Idealnya Anda harus memiliki strip plester kain, jadi berapa pun ukuran atau bentuk lukanya, Anda dapat memotong plester sesuai ukuran.

  • Bantalan steril

Jika luka membutuhkan lebih banyak bantalan, Anda dapat menggunakan bantalan steril yang direkatkan dengan selotip.

  • Pembalut luka steril

Pembalut luka steril adalah pembalut steril yang menempel pada perban. Ini adalah untuk luka yang lebih besar untuk memberikan tekanan untuk membantu menghentikan pendarahan. Mereka cepat dan mudah dipakai dalam keadaan darurat.

Batuk Kering? Atasi dengan Bodrex Flu

bodrex flu

Batuk adalah sebuah tindakan refleks untuk membersihkan saluran udara dari iritan dan lendir. Ada dua jenis batuk, yaitu produktif dan nonproduktif. Batuk produktif akan memproduksi lendir atau dahak, yang akan dibersihkan dari paru-paru. Sementara itu, batu non-produktif, atau dikenal pula dengan sebutan batuk kering, tidak menyebabkan lendir atau dahak.

Banyak hal, mulai dari alergi hingga refluks asam, dapat menyebabkan batuk kering. Namun, dalam beberapa kasus tertentu penyebab pasti kondisi ini tidak diketahui. Dalam kasus ringan, batuk kering dapat diobati menggunakan Bodrex Flu atau obat-obatan OTC lainnya. Namun apabila batuk tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari, kunjungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, diagnosis, dan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda. 

Batuk kering yang terus menerus terjadi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, terutama apabila batuk kering terjadi dan berubah menjadi semakin parah di malam hari. Anda bisa menggunakan Bodrex Flu untuk mengatasi batuk kering. Atau, tergantung penyebabnya, dokter akan merekomendasikan pilihan perawatan yang sesuai. Adapun beberapa penyebab batuk kering yang sering dijumpai di antaranya adalah:

  • Asma

Asma adalah sebuah kondisi di mana saluran pernapasan Anda membengkak dan menjadi sempit. Batuk yang berhubungan dengan asma dapat bersifat produktif ataupun non-produktif, namun biasanya adalah batuk kering. Batuk merupakan sebuah gejala asma yang paling sering dijumpai. Gejala lain asma di antaranya adalah mengi, sesak napas, rasa sesak di dada, kesulitan tidur akibat batuk atau mengi, serangan mengi dan batuk, serta suara seperti bersiul saat menghembuskan napas. Perawatan asma jangka panjang biasanya melibatkan penggunaan obat-obatan yang bekerja lama seperti corticosteroid hirup, contohnya fluticasone, triamcinolone, dan budesonide. Obat-obatan bekerja cepat yang digunakan untuk perawatan asma di antaranya adalah bronchodilator inhaler seperti albuterol. 

  • Penyakit refluks gastroesofagus

GERD merupakan sejenis refluks asam kronis yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dengan teratur. Asam lambung dapat mengiritasi kerongkongan Anda dan memicu refleks batuk. Gejala lain dari GERD di antaranya adalah maag, nyeri dada, memuntahkan makanan atau cairan asam, adanya rasa mengganjal di bagian belakang tenggorokan, batuk kronis, radang tenggorokan kronis, suara serak, dan sulit menelan. Kebanyakan orang dapat mengatasi gejala GERD dengan kombinasi antara perubahan gaya hidup dan pengurang asam OTC seperti omeprazole dan lansoprazole. 

  • Infeksi virus

Ketika Anda terinfeksi banyak virus yang menyebabkan demam, gejala jangka pendek Anda biasanya akan bertahan selama kurang dari satu minggu. Namun, tidak jarang untuk batuk kering terjadi lebih lama dibandingkan dengan gejala yang telah sembuh lainnya. Batuk pasca demam biasanya bersifat kering dan dapat bertahan selama lebih dari 2 bulan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh iritasi di saluran udara, yang biasanya sangat sensitif setelah penyakit yang disebabkan oleh virus.

Jenis batuk ini sulit untuk diobati dan sering membutuhkan lebih banyak waktu dan kesabaran. Batuk hanya akan meningkatkan iritasi di saluran udara, sehingga cobalah untuk menggunakan lozenge tenggorokan dan cairan hangat untuk menenangkan tenggorokan. Cara ini dapat membantu mengurangi batuk, memberi waktu bagi saluran udara kesempatan untuk sembuh. 

Batuk kering dapat menjadi sebuah kondisi yang sangat mengganggu, terutama apabila kondisi ini terjadi selama berminggu-minggu. Jika Anda tidak yakin tentang apa yang menyebabkannya, bekerjasamalah dengan dokter untuk menemukan jenis perawatan yang terbaik. Kombinasi antara home remedies dan obat OTC seperti Bodrex Flu dapat menyediakan sedikit kelegaan dari batuk yang mengganggu.

Bagi Ibu Hamil, Penuhi Asupan Kalsium dengan Cavit D3

cavit d3

Saat sedang hamil, Anda memerlukan banyak asupan nutrisi yang lebih tinggi dari biasanya. Salah satu nutrisi penting yang Anda perlukan saat hamil adalah kalsium. Anda bisa meningkatkan asupan kalsium selama masa kehamilan dengan suplemen Cavit D3.

Suplemen ini ditujukan khusus untuk ibu hamil. Di dalam suplemen ini, terdapat kandungan kalsium yang bisa membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian Anda. 

Selain itu, ada juga kandungan vitamin D di dalam suplemen ini. Vitamin D berfungsi untuk membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih maksimal. 

Apa itu suplemen Cavit D3?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, suplemen ini membantu ibu hamil untuk mendapatkan asupan kalsium. Ditambah lagi, ada kandungan vitamin D yang mendukung penyerapan kalsium Anda. 

Di masa kehamilan, Anda menjadi lebih rentan untuk kekurangan kalsium. Karena, kalsium yang ada pada tubuh Anda akan disalurkan ke bayi di dalam kandungan. Hal yang sama juga terjadi pada wanita menyusui.

Dalam banyak kasus, kurangnya kalsium bisa memicu hipertensi pada wanita hamil. Oleh sebab itu, penting sekali bagi Anda untuk meningkatkan asupan kalsium selama masa kehamilan.

Di sinilah peran dari suplemen Cavit D3. Anda bisa menggunakan suplemen ini untuk meningkatkan kebutuhan kalsium Anda selama masa kehamilan. 

Pentingnya kalsium bagi wanita hamil

Kalsium memiliki banyak manfaat bagi tubuh Anda, khususnya untuk ibu hamil. Manfaatnya bahkan bukan hanya bagi diri Anda, tapi juga untuk kesehatan janin.

  • Manfaat kalsium untuk bayi

Bagi bayi di dalam kandungan, kalsium berkontribusi dalam membentuk kesehatan tulang dan gigi. Bayi Anda sedang dalam proses pembentukan tulang selama masa kehamilan. Karena itu, bayi akan sangat memerlukan kalsium.

Selain itu, kalsium juga diperlukan sebagai sumber nutrisi untuk jantung, otot, saraf, serta hormon dalam tubuh bayi Anda. 

  • Manfaat kalsium untuk sang ibu

Untuk ibu yang sedang mengandung, kalsium bermanfaat untuk mencegah komplikasi. Komplikasi ini bisa terjadi apabila Anda kekurangan kalsium karena seluruh kalsium dalam tubuh Anda diserap oleh bayi.

Anda menjadi terancam mengalami osteoporosis nantinya. Ini bisa terjadi karena tulang Anda menjadi keropos. 

Baik sang ibu maupun bayi dalam kandungan sama-sama membutuhkan asupan kalsium. Oleh sebab itu, jangan remehkan penggunaan suplemen kalsium seperti Cavit D3.

Bayi akan terus menyerap kalsium dari dalam tubuh Anda, tak peduli berapa banyak kalsium yang tersisa. Jadi, teruslah tingkatkan asupan kalsium Anda sehari-hari. 

Sumber kalsium selain suplemen

Suplemen memang bisa menjadi salah satu sumber kalsium yang efektif. Akan tetapi, Anda juga bisa mendapatkan kalsium dari sumber-sumber lainnya, contohnya seperti: 

  • Produk susu

Produk susu sangat terkenal sebagai sumber makanan yang tinggi akan kalsium. Anda bisa mengonsumsi susu untuk meningkatkan kalsium, atau produk lainnya yang diolah dari susu, seperti keju atau yogurt.  

  • Sayuran

Beberapa jenis sayuran juga bisa Anda jadikan sebagai sumber kalsium. Contohnya seperti sayur kubis, tahu, dan sayur bok choy

  • Sumber lainnya

Selain produk susu dan sayuran, kalsium juga bisa Anda dapatkan dari makanan lain seperti salmon, sereal, sarden, dan jus jeruk.

Ingatlah untuk selalu meningkatkan asupan kalsium selama Anda berada di tengah masa kehamilan. Gunakan Cavit D3 sesuai anjuran pemakaian untuk memaksimalkan efek penggunaannya. Akan lebih baik lagi kalau Anda berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menggunakan.

RS Surya Husadha, Rumah Sakit Di Denpasar Yang Menyediakan Layanan Fisioterapi Terlengkap 

RS Surya Husadha, Rumah Sakit Di Denpasar Yang Menyediakan Layanan Fisioterapi Terlengkap

Rumah sakit di Denpasar merupakan rumah sakit yang memiliki fasilitas terbaik, tidak kalah dengan rumah sakit seperti rumah sakit di pusat. Salah satunya adalah pelayanan fisioterapi yang ada di RS Surya Husadha. Rumah sakit ini merupakan partner dari SehatQ.

Fisioterapi atau terapi fisik adalah prosedur untuk memeriksa, menangani, dan mengevaluasi pasien yang mengalami keterbatasan pada gerak dan fungsi tubuh. Fisioterapi juga dapat dilakukan untuk mencegah cacat fisik dan mengurangi risiko terjadinya cedera atau gangguan gerakan di kemudian hari.

Dalam menjalani fisioterapi, pasien akan diarahkan dan dibantu oleh seorang fisioterapis, yaitu orang yang ahli dalam menerapkan prinsip-prinsip dan praktik fisioterapi.

Prosedur ini bisa dilakukan kepada pasien dari semua rentang usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Atlet merupakan salah satu kelompok yang paling sering memerlukan fisioterapi untuk memulihkan kondisi tubuh mereka.

Umumnya, dokter akan menyarankan fisioterapi bagi pasien yang mengalami kondisi-kondisi seperti berikut ini.

  • Gangguan pada sistem otot dan rangka tubuh

Fisioterapi dapat dilakukan pada pasien yang mengalami gangguan sistem otot dan rangka tubuh atau gangguan neuromuskuloskeletal, seperti nyeri punggung, nyeri leher, nyeri bahu, dan arthritis.

  • Gangguan sistem saraf

Beberapa kondisi yang termasuk ke dalam gangguan sistem saraf, yaitu stroke, multiple sclerosis, dan penyakit Parkinson, dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan fisioterapi. Pada kondisi-kondisi tersebut, fisioterapi dilakukan untuk mengurangi gangguan fungsi tubuh, seperti sulit berbicara dan sulit bergerak, serta untuk mengurangi nyeri.

  • Gangguan pernapasan

Gangguan pernapasan, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik, atau fibrosis kistik, adalah kondisi yang dapat dipertimbangkan untuk mendapat fisioterapi. Pada kondisi ini, fisioterapis akan memberikan edukasi sekaligus membantu pasien memulihkan kondisi, seperti dengan menjelaskan serangkaian cara mengontrol pernapasan dengan tepat.

  • Penyakit kardiovaskular

Penyakit jantung koroner dan rehabilitasi setelah serangan jantung adalah contoh kondisi yang bisa mendapatkan fisioterapi. Fisioterapis akan mengarahkan pasien untuk melakukan aktivitas fisik yang dapat memicu kerja jantung, seperti jalan santai, senam aerobik, atau lari santai.

Biasanya fisioterapi dapat berlangsung 30–60 menit per satu kali sesi, tapi bisa juga lebih cepat ataupun lebih lama. Dalam satu minggu, pasien bisa melakukan beberapa kali sesi, tergantung dari rencana program dan kondisi pasien. Frekuensi dan waktu terapi juga dapat berubah, disesuaikan dengan hasil fisioterapi terakhir. Ada tiga pendekatan utama dalam program fisioterapi, yaitu

  • Terapi manual

Terapi manual dilakukan oleh fisioterapis dengan cara menggerakkan atau memijat  bagian tubuh pasien yang mengalami gangguan. Kegunaan terapi manual adalah untuk meningkatkan rentang gerak tubuh, melancarkan aliran darah, mengatasi nyeri atau kaku pada sendi dan otot, serta memberikan sensasi relaksasi.

  • Latihan pergerakan

Pada terapi ini, fisioterapis akan memberikan latihan kepada pasien yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan gerak (mobilitas) serta menguatkan bagian tubuh tertentu. Contohnya, latihan menggerakkan seluruh tubuh, berjalan dengan bantuan tongkat, atau terapi dalam kolam dengan air hangat dan dangkal atau hidroterapi. Selain itu, fisioterapis juga akan mengajarkan gerakan-gerakan latihan yang dapat pasien lakukan di rumah untuk mencegah cedera dan meredakan nyeri.

  • Edukasi dan saran

Selain latihan pergerakan dan terapi manual, edukasi mengenai gaya hidup sehat, seperti menjaga berat badan ideal dan olahraga teratur, juga bagian penting dari program fisioterapi. Fisioterapis juga akan memberikan saran mengenai posisi tubuh yang benar dalam menjalani aktivitas sehari-hari, seperti saat mengangkat benda berat, duduk, berjalan, termasuk tidur, guna mengurangi nyeri dan mencegah cedera.

Selain melalui tiga pendekatan utama di atas, fisioterapis juga dapat menerapkan teknik-teknik di bawah ini untuk membantu penyembuhan pasien.

  • Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS)

TENS bertujuan untuk meredakan nyeri. Metode ini dilakukan dengan mengirimkan sinyal listrik menggunakan alat khusus ke daerah yang mengalami gangguan.

  • Terapi ultrasound

Terapi ultrasound memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk mengurangi rasa nyeri, ketegangan, dan mempercepat proses pemulihan.

Teknik di atas umumnya tidak dianjurkan untuk digunakan pada pasien yang mengalami nyeri punggung, terutama nyeri punggung bagian bawah. Hal itu dikarenakan belum ada bukti yang kuat bahwa teknik tersebut efektif mengatasi nyeri punggung.

Jadi, jika Anda ingin melakukan fisioterapi di RS Surya Husadha atau rumah sakit di Denpasar lainnya, bisa melalui SehatQ untuk melakukan online booking.

Lakukan Apa Ketika Tulang Kering Sakit Saat Lari?

Lakukan Apa Ketika Tulang Kering Sakit Saat Lari?

Berlari jadi salah satu aktivitas olahraga yang banyak digemari khalayak. Mulai dari berlari di atas treadmill, hingga berlari di luar ruangan, sama-sama dinilai baik bagi kesehatan dan punya beragam manfaat lainnya. Namun, saat melakukan aktivitas ini, banyak orang mengeluhkan tulang kering sakit saat lari. Lantas bagaimana mengatasinya?

Meski tidak melulu, tapi hampir sebagian besar kasus tulang kering saat lari disebabkan oleh suatu kondisi yang disebut bidai tulang kering. Dalam istilah medis, kondisi ini punya nama medial tibial stress syndrome.

Berlari jadi aktivitas paling potensial bagi terjadinya bidai tulang kering, karena, ketika berlari tulang kering dan jaringan ikat yang ada di sekitarnya mengalami tekanan yang berulang-ulang sehingga tungkai bawah menjadi rusak. Terlebih jika seseorang tidak melakukan pemanasan yang cukup sebelum mulai berlari, maka kemungkinannya akan semakin besar.

Pada dasarnya, medial tibial stress syndrome bukanlah suatu kondisi kesehatan yang serius. Akan tetapi, kita tak bisa mengabaikannya begitu saja. Kita harus melakukan sesuatu agar kondisinya tidak semakin parah. Jika kamu merasakan tulang kering sakit saat lari, jangan dipaksakan. Segeralah lakukan upaya-upaya pertolongan pertama agar gejalanya bisa teratasi.

Lebih lanjut, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat merasakan tulang kering sakit saat lari:

  • Istirahat

Segeralah menepi dan istirahat sejenak ketika tiba-tiba tulang keringmu terasa sakit saat berlari. Setelah itu, hindari aktivitas fisik yang dapat memperparah rasa nyeri atau mengakibatkan bengkak dan rasa tidak nyaman. Namun, bukan berarti kamu tidak beraktivitas sama sekali.

Sembari menunggu rasa nyeri itu reda, kamu bisa melakukan pendinginan. Dalam tahap ini, kamu tetap dapat melakukan olahraga, khususnya low-impact, seperti berenang, yoga, dan bersepeda. Akan tetapi, hindari berlari selama kaki kamu masih nyeri karena hanya akan memperparah kondisinya.

  • Kompres es

Tempelkan kompres dingin pada area tulang kering kaki yang terasa sakit. Caranya, bungkus es dalam plastik dan lapisi dengan lap atau hamduk agar es tidak langsung menyentuh kulit. Kompres area yang nyeri selama 15-20 menit. Ulangi sebanyak 4-8 kali dalam sehari sampai terasa lebih baik.

  • Pereda nyeri

Jika sakit di bagian tulang keringmu sudah tidak tertahankan, kamu boleh saja mengambil dosis atau mengonsumsi pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol yang dapat kamu beli di warung atau toko obat. Meski sebagian besar obat pereda nyeri dapat ditebus tanpa resep dokter, tetapi ada baiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau setidak-tidaknya apoteker, ya.

Biasanya pengidap cedera yang menyerang tulang kering ini bisa pulih dalam waktu beberapa minggu. Intinya, seseorang tak boleh memberikan beban yang berat terhadap tulang keringnya selama masa recovery.

Di samping itu, kamu juga perlu menghindari HARM (heat, alcohol, rungging, and massage) selama beberapa hari pertama setelah cedera. Pasalnya, hal-hal di atas merupakan faktor yang bisa meningkatkan suplai darah ke daerah cedera. Nah, hal inilah yang nantinya bisa menyebabkan lebih banyak peradangan.

Untuk menjaga kondisi tulang kering tetap terjaga, kamu juga bisa memanfaatkan perban elastis (Tensor atau Ace) untuk membebat kakimu. Kamu juga bisa mengenakan pembungkus otot neoprene dimulai dari bawah lutut sampai pergelangan kaki. Perban elastis dan pembungkus otot berguna menyangga dan menghangatkan otot di sekitar tulang kering serta memadatkan tendon ke tulang kering agar tidak mengalami tekanan dan ketegangan.

Namun, jika tulang kering sakit saat lari yang dialami tempo hari tak kunjung sembuh meski sudah melakukan banyak upaya, jangan ragu minta bantuan profesional. Kamu bisa mendatangi dokter spesialis orthopedi atau fisioterapis. Yang terpenting, jangan biarkan sakit yang dialami kakimu terjadi berlarut-larut.

Cara Mengatasi Nyeri Sendi dengan Counterpain Cream

Nyeri sendi adalah suatu kondisi yang mengacu pada ketidaknyamanan, nyeri pada salah satu sendi tubuh. Nyeri sendi biasa terjadi, sehingga tidak memerlukan pengobatan hingga ke rumah sakit. Anda juga bisa mengobati nyeri sendi dengan obat yang dijual bebas di apotek seperti Counterpain Cream.

Penyebab Nyeri Sendi

Nyeri sendi adalah akibat dari suatu penyakit atau cedera. Berikut adalah penyebab nyeri sendi.

Radang Sendi

Penyebab paling umum nyeri sendi adalah artritis. Ada dua jenis artritis yaitu osteoartritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA). OA biasanya terjadi pada orang dewasa di atas 40 tahun dan sering terjadi pada pergelangan tangan, tangan, pinggul dan lutut. Nyeri sendi tersebut biasanya diakibatkan karena terjadi kerusakan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan dan peredam kejut pada sendi.

Sedangkan RA menyebabkan nyeri, peradangan, dan penumpukan cairan di persendian karena sistem kekebalan tubuh menyerang selaput yang melapisi persendian.

Nyeri sendi juga bisa diakibatkan karena faktor sebagai berikut:

  • bursitis, atau radang pada bantalan di sekitar persendian
  • lupus
  • encok
  • penyakit infeksi tertentu, seperti gondongan, influenza, dan hepatitis
  • chondromalacia dari patella, atau kerusakan tulang rawan di tempurung lutut
  • luka
  • tendinitis, atau radang tendon
  • infeksi pada tulang atau sendi
  • terlalu sering menggunakan sendi
  • kanker
  • fibromyalgia
  • osteoporosis
  • sarkoidosis
  • rakhitis

Pengobatan untuk Mengatasi Nyeri Sendi

Perawatan untuk nyeri sendi berbeda-beda dan bervariasi, tergantung dari penyebabnya. Biasanya, dokter akan memberikan resep obat pereda nyeri untuk mengurangi nyeri sendi. Misalnya, untuk radang sendi akibat artritis, dokter bisa menyarankan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), kortikosteroid atau obat DMARDs (disease-modifying antirheumatic drug).

Jika nyeri sendi disebabkan karena infeksi bakteri, maka dokter akan memberi resep antibiotik, sedangkan jika disebabkan karena infeksi virus, maka dapat diberikan antivirus untuk mengurangi dan mengatasi gejala nyeri sendi. Jika rasa sakit pada sendi disebabkan karena cedera atau radang sendi, dokter dapat memberikan rujukan kepada ahli terapi fisik untuk mendapatkan tindakan rehabilitasi. Jika kasus nyeri sendi sudah semakin parah, atau rasa sakit terus menerus berlanjut, dokter dapat merekomendasikan untuk menjalani tindakan operasi.

Pengobatan rumahan juga dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri sendi. Anda dapat mengatasi nyeri sendi sendiri di rumah dengan mengonsumsi obat NSAID yang dijual bebas seperti ibuprofen atau menggunakan capsaicin topikal. Anda dapat menggunakan metode RICE untuk mengurangi rasa sakit. Metode tersebut dilakukan dengan cara mengistirahatkan area yang mengalami nyeri sendi, kompres dengan es, bungkus area yang mengalami nyeri sendi dengan perban elastis dan mengangkat area tersebut untuk mengurangi pembengkakan.

Anda juga dapat mengoleskan krim yang dapat meredakan nyeri sendi seperti Counterpain Cream. Counterpain Cream mengandung metil salisilat 102 mg, eugenol 13.6 mg, mentol 54.4 mg dan dipercaya memiliki khasiat meredakan nyeri otot dan nyeri sendi yang diakibatkan beberapa faktor seperti terkilir, memar, nyeri punggung dan cedera ketika olahraga.

Meski Counterpain Cream bisa meredakan nyeri sendi, tetapi jangan gunakan Counterpain Cream pada luka terbuka karena justru akan memperparah keadaannya. Counterpain Cream juga dapat digunakan untuk ibu hamil, tentunya setelah melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, serta jika memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan risiko yang akan diterima janin.

Anda bisa menggunakan Counterpain Cream untuk meredakan nyeri sendi dan dioleskan pada bagian yang membutuhkan kemudian diratakan dengan lembut. Counterpain Cream dapat ditemukan dengan mudah karena dijual bebas di apotek, minimarket atau toko terdekat Anda dengan harga Rp 21.240 untuk ukuran 15 gram.